25 C
Jakarta
Minggu, 27 November, 2022

GELOMBANG PERTAMA ACCELERATOR PNP INDONESIA UNTUK STARTUP FINTECH DAN MOBILE

duniafintech.com – Geliat usaha rintisan digital sedang menapaki anak tangga yang memungkinkan untuk mencapai target yaitu 1000 startup nasional. Dukungan terus mengalir dari pemerintah, swasta, perbankan, dan sebagainya. Adanya program binaan untuk startup menjadi tambahan warna agar usaha rintisan digital ini terus melaju dan mantap di pasar.

Plug and Play (PnP) Indonesia, adalah perusahaan akselerator yang mengembangkan bisnisnya di tanah air untuk usaha rintisan. Dengan berkantor pusat di Silicon Valley, PnP telah menginvestasikan kepada PayPal, DropBox, Lending Club, dan perusahaan lainnya di seluruh dunia.

Saya percaya akan banyak peluang dengan orang muda di antara populasi yang besar,” ujar Saeed Amidi, Founder dan Chief Executive Officer Plug and Play Tech Center. Kita sangat yakin masuk pada waktu yang tepat, di tempat yang tepat dan membuat investasi luar biasa.” Tambahnya.

Membuka cabang di Indonesia, PnP menggelar program akselerator bersama dengan Gan Kapital yang di gelombang pertama ini memfokuskan pada bidang fintech dan mobile.

Kita akan seleksi startup di Indonesia, khususnya dari bidang Fintech dan mobile. Startup yang lolos nantinya akan diberikan dana, bimbingan, ruang kerja gratis dan dukungan lainnya melalui program akselerator selama tiga bulan.” Kata Wesley Harjono, Managing Director Fin Services & IT Gan Kapital.

Di gelombang pertama ini banyak peserta yang mengikuti pembinaan selama tiga bulan. Namun hanya sembilan startup yang masuk ke tahapan Demo Day, yaitu : Astronaut, Bus Tiket, Dana Didik, Karta, KYCK, Otospector, Sayur Box, Wonderworx, dan Brankas (baca juga : BRANK.AS, MANAJEMEN KEUANGAN KONSUMEN DAN USAHA KECIL).

Belum lama ini, kesembilan startup tersebut datang berkunjung ke kantor Balai Kota untuk bertemu Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Kunjungan tersebut sebagai laporan update berita tentang pencapaian PnP Indonesia yang memasuki tahap Demo Day, dan tentunya sebagai bentuk tanggung jawab untuk mengembangkan startup di Indonesia, sebagaimana kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada PnP Indonesia.

Pemerintah sudah memberikan dukungan yang luar biasa untuk perkembangan startup. Ditambah lagi selama empat bulan ini, kami melihat perkembangan yang pesat pada startup-startup ini. Melalui pertemuan ini, kami berharap mereka dapat bekerja sama dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk memberi kontribusi kepada masyarakat dan perkembangan ekonomi digital,” terang Wesley.

Source :

  • beritasatu.com
  • kompas.com
  • liputan6.com

Written by : Fenni Wardhiati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Menghitung Obligasi pada Harga Diskonto dan Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghitung obligasi perlu dipahami oleh mereka yang memilih menggunakan instrumen investasi yang satu ini. Tujuannya adalah agar para investor, khususnya pemula,...

Cara Berinvestasi di Bank dan Beberapa Keuntungannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara berinvestasi di bank tentu saja akan sangat penting diketahui oleh masyarakat secara luas sekarang ini. Investasi di bank sendiri menjadi solusi...

Tipe Kemitraan Shopee Affiliate: Cashback hingga Mitra Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Tipe kemitraan Shopee Affiliate penting dipahami saat kamu akan mengisi formulir pendaftaran Shopee affiliate. Seperti diketahui, banyak orang yang tertarik dengan kemitraan...

Surat Berharga Negara: Jenis-jenis hingga Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Surat Berharga Negara (SBN) masih menjadi salah satu pilihan instrumen investasi yang bisa dipertimbangkan. Bagi para pemula, SBN pun layak untuk dimiliki....

Indonesia Krisis Beras dan Pemerintah Harus Impor?

JAKARTA, duniafintech.com - Indonesia saat ini harus dihadapi dengan adanya ancaman bahaya pangan, stok beras beras nasional sedang berada titik terendah atau krisis. Hal semacam...
LANGUAGE