33.4 C
Jakarta
Jumat, 19 Agustus, 2022

Kunjungi Manado, Home Credit Indonesia Dorong Generasi Muda Mengelola Keuangan

duniafintech.com – 28 Juni 2019 – Fenomena banyaknya kesalahan dalam mengelola keuangan kerap terjadi di Indonesia. Banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, mulai dari gaya hidup, tabunya membicarakan uang karena sering dipandang sebagai hal yang negatif dan sensitif, hingga kurangnya pengetahuan yang diperoleh. Bahkan menurut Teens&Money Survey Findings, 2011, 82% remaja mengaku mendapatkan pendidikan literasi keuangan dari orang tuanya.

Menyikapi hal tersebut, Home Credit Indonesia, perusahaan pembiayaan berbasis teknologi global, menyambangi Universitas Negeri Manado untuk menggelar kelas Literasi Keuangan kepada mahasiswa-mahasiswi yang bertemakan “Jadilah Wirausaha dan Cerdas Finansial”.

Semenjak 2014, Home Credit Indonesia sudah melakukan kelas Literasi Keuangan yang diikuti oleh 5.375 peserta di Indonesia. Manado menjadi kelas literasi keuangan ke 53 dengan jumlah peserta sebanyak 125 orang. Home Credit Indonesia menyadari bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai mengenai produk dan layanan keuangan. Bahkan, berdasarkan data yang diungkap OJK, baru 29,7% masyarakat yang memahami literasi keuangan, ini masih dibawah target 2019 sebesar 35%. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Home Credit Indonesia untuk berperan aktif dalam mendukung pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan serta penggunaan produk dan layanan lembaga keuangan.

Andy Nahil Gultom, Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia mengatakan:

“Sebagai perusahaan pembiayaan yang lancar, andal, dan aman di dunia yang semakin terhubung ini, Home Credit Indonesia senantiasa mendukung pemerintah dalam memberikan edukasi keuangan kepada generasi muda untuk menghadapi era digital. Di tahun 2019 ini, kami kembali hadir di Sulawesi, kali ini khususnya Manado, untuk melanjutkan misi kami dalam memberikan pemahaman literasi keuangan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mendorong generasi muda mengelola keuangannya dengan baik, hingga menumbuhkan jiwa wirausaha.”

Dalam kegiatan ini, Home Credit Indonesia memberikan pemahaman bagaimana mengelola keuangan dengan benar, di antaranya memahami perbedaan kebutuhan vs. keinginan, karena masih banyak sekali masyarakat Indonesia yang belum memahami dengan benar mengenai kebutuhuan dan keinginan, dan terjebak dengan gaya hidup.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini, para mahasiswa-mahasiswi Universitas Negeri Manado diberikan pemahaman mengenai tujuan keuangan, investasi dan tentunya wirausaha yang dapat dilakukan sejak usia muda.

Dalam perkembangan teknologi, Home Credit Indonesia percaya akan adanya tantangan untuk meningkatkan inklusi keuangan digital. Kemampuan literasi digital yang masih rendah, salah satu faktornya adalah kurangnya informasi serta pengetahuan yang diperoleh oleh masyarakat. Oleh sebab itu, untuk menghadapi tantangan tersebut, Home Credit Indonesia senantiasa berkomitmen dalam membangun infrastruktur lunak seperti edukasi merata dan berkelanjutan kepada masyarakat.

Sesuai dengan tema “Jadilah Wirausaha dan Cerdas Finansial”, kegiatan ini dikemas sangat menarik. Selain materi presentasi yang dibawakan oleh Home Credit, para mahasiswa dan mahasiswi diajak bermain sebuah games yang mengasah kemampuan mereka selama sesi pemberian materi dalam kelas berlangsung. Mereka juga diajak untuk terlibat dalam sebuah diskusi interaktif yang membangun pola pikir seorang wirausahawan yang kreatif namun tetap cerdas secara finansial.

“Setelah mengikuti kegiatan bermanfaat ini, diharapkan para generasi muda mampu mengelola keuangannya dengan benar dan menjadi wirausaha yang cerdas finansial di masa mendatang,” tambah Andy.

Sepanjang kuartal pertama di tahun 2019, Home Credit Indonesia telah melaksanakan 3 kegiatan literasi keuangan, termasuk di Manado. Pada Februari lalu, Home Credit Indonesia berkesempatan mengunjungi Universitas Lambung Mangkurat di Banjarmasin dan pada April lalu kegiatan Literasi Keuangan telah berlangsung di Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Melalui 3 kegiatan tersebut, Home Credit Indonesia telah mengedukasi sebanyak 350 generasi muda Indonesia. Inisiatif ini akan terus dilakukan sepanjang tahun 2019 ini dengan menargetkan total 1000 peserta.

Bukan hanya mengedukasi masyarakat melalui kegiatan literasi keuangan, Home Credit Indonesia juga menjalankan program literasi keuangan secara online lewat #DoITCERDAS yang diharapkan dapat lebih menjangkau masyarakat lebih banyak lagi. Home Credit Indonesia secara aktif memposting konten keuangan melalui media sosial Instagram dan YouTube.

 -Press Release-

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Atasi Lupa PIN ATM BCA dengan Gampang & Anti Ribet

JAKARTA, duniafintech.com – Cara atasi lupa PIN ATM BCA tentu saja sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank BCA yang mengalaminya. Adapun lupa nomor...

Asuransi Kesehatan Keluarga Cashless, Inilah Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kesehatan keluarga cashless sejatinya adalah sebuah asuransi yang menyediakan layanan klaim secara non-tunai. Nah, jika kamu sedang mencari asuransi untuk keluarga...

Panduan Lengkap Cara Deposit Indodax lewat Berbagai Metode

JAKARTA, duniafintech.com - Cara deposit Indodax pada dasarnya akan bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai macam metode sesuai pilihan. Langkah ini merupakan langkah awal untuk para...

Geser Pasar Modal, Investor Kripto Indonesia Tembus 15 Juta

JAKARTA, duniafintech.com - Jumlah investor kripto di Indonesia terus meningkat. Bahkan jumlahnya cukup fantastis, melebihi investor pasar modal.  Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan...

Cara Top Up OVO lewat BRI, Dijamin Mudah dan Praktis!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat BRI atau Bank Rakyat Indonesia berikut ini penting diketahui oleh para pengguna layanan ini Seperti diketahui, perkembangan...
LANGUAGE