30.3 C
Jakarta
Sabtu, 28 Januari, 2023

GOLDMAN SACHS AKHIRNYA MENGAKUI KEKUATAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN

duniafintech.com – Dalam inisiatif terbaru untuk mempromosikan penerimaan teknologi Blockchain, salah satu institusi perbankan investasi terkemuka AS, Goldman Sachs, telah membentuk sebuah microsite yang didedikasikan untuk menjelaskan manfaat teknologi Blockchain.

Kemudian disusul dengan tweet pada 1 Juli yang dengan jelas mengirimkan pesan raksasa perbankan yang akhirnya merangkul teknologi yang sama dengan kekuatan Bitcoin.

Halaman ini dibuat untuk tujuan memberi orang gagasan tentang bagaimana teknologi Blockchain digunakan dan bagaimana cryptocurrency seperti Bitcoin dijalankan pada program ini.

Baca juga : https://duniafintech.com/mengapa-bisnis-anda-belum-menerima-bitcoin/

Salah satu pesan utama mereka termasuk fitur keamanan teknologi Blockchain:

Blockchain dirancang untuk menyimpan informasi dengan cara yang membuatnya hampir tidak mungkin untuk menambahkan, menghapus atau mengubah data tanpa terdeteksi oleh pengguna lain.

Goldman Sachs pada proyek berbasis Blockchain

Meskipun sektor keuangan belum benar-benar sangat tertarik pada cryptocurrency, Goldman Sachs telah terlibat dalam beberapa perusahaan berbasis teknologi Blockchain seperti Circle and even Digital Asset Holdings.

Sementara raksasa perbankan telah membantu para startup seperti ini, sekarang mereka telah mengumumkan penerimaan teknologi Blockchain secara resmi.

Masa depan Blockchain di sektor keuangan

Meski mengalami volatilitas harga, tidak diragukan lagi bahwa teknologi Blockchain membuat gelombang di berbagai industri, termasuk sektor keuangan.

Sebenarnya, sebuah laporan oleh Accenture menunjukkan data biaya delapan bank investasi terbesar di dunia menyatakan bahwa teknologi Blockchain dapat membantu mengurangi biaya bank investasi sebanyak $ 12 miliar per tahun pada saat 2025 datang.

Ini adalah hal yang besar bagi bank investasi karena tidak hanya teknologi baru ini akan membantu membuat transaksi data lebih aman dan lebih aman, namun juga akan membantu menurunkan biaya.

Perampokan raksasa perbankan, keuangan dan teknologi mainstream ke sektor crypto menunjukkan masa depan teknologi Blockchain yang menjanjikan dan aplikasinya di berbagai segmen industri.

Gelombang awal disebabkan karena meningkatnya ancaman terhadap metode perbankan konvensional oleh Bitcoin, yang dapat melakukan transaksi lintas batas lebih cepat pada tingkat yang jauh lebih murah sambil tetap terdesentralisasi sepanjang waktu.

Kini, dengan kemampuan teknologi cryptocurrency yang sudah terkenal, mungkinkah penerapannya akan meluas sesuai yang diharapkan dalam 3-4 tahun ke depan?

Source : cointelegraph.com

Written by : Arina Calista Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Menguat Tipis, Cek Harga Kripto Hari Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini terkait harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya menjelang akhir pekan, Sabtu (28/1/2023). Pada perdagangan hari ini, Bitcoin cs...

Cara Beli Koin Shopee: Syarat hingga Manfaatnya bagi Customer & Seller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara beli koin Shopee tentu akan sangat penting diketahui, khususnya oleh seller di platform e-commerce ini. Pasalnya, koin ini bisa digunakan untuk...

Normalisasi APBN, Pemerintah tidak Tanggung Biaya Pasien Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seluruh belanja APBN 2023 telah dinormalisasi atau normalisasi APBN. Artinya, seluruh belanja APBN...

Masa PPKM Dicabut, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Pasca Pandemi

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terkendalinya laju kasus pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini telah mendorong perbaikan kondisi perekonomian nasional yang...

Apa Itu Crypto Winter dan Bagaimana Dampaknya terhadap Investor?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu crypto winter? Istilah ini kian santer terdengar belakangan ini, utamanya di kalangan peminat kripto. Sebagai informasi, saat ini di dunia...
LANGUAGE