26 C
Jakarta
Selasa, 5 Juli, 2022

GOLDMAN SACHS AKHIRNYA MENGAKUI KEKUATAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN

duniafintech.com – Dalam inisiatif terbaru untuk mempromosikan penerimaan teknologi Blockchain, salah satu institusi perbankan investasi terkemuka AS, Goldman Sachs, telah membentuk sebuah microsite yang didedikasikan untuk menjelaskan manfaat teknologi Blockchain.

Kemudian disusul dengan tweet pada 1 Juli yang dengan jelas mengirimkan pesan raksasa perbankan yang akhirnya merangkul teknologi yang sama dengan kekuatan Bitcoin.

Halaman ini dibuat untuk tujuan memberi orang gagasan tentang bagaimana teknologi Blockchain digunakan dan bagaimana cryptocurrency seperti Bitcoin dijalankan pada program ini.

Baca juga : https://duniafintech.com/mengapa-bisnis-anda-belum-menerima-bitcoin/

Salah satu pesan utama mereka termasuk fitur keamanan teknologi Blockchain:

Blockchain dirancang untuk menyimpan informasi dengan cara yang membuatnya hampir tidak mungkin untuk menambahkan, menghapus atau mengubah data tanpa terdeteksi oleh pengguna lain.

Goldman Sachs pada proyek berbasis Blockchain

Meskipun sektor keuangan belum benar-benar sangat tertarik pada cryptocurrency, Goldman Sachs telah terlibat dalam beberapa perusahaan berbasis teknologi Blockchain seperti Circle and even Digital Asset Holdings.

Sementara raksasa perbankan telah membantu para startup seperti ini, sekarang mereka telah mengumumkan penerimaan teknologi Blockchain secara resmi.

Masa depan Blockchain di sektor keuangan

Meski mengalami volatilitas harga, tidak diragukan lagi bahwa teknologi Blockchain membuat gelombang di berbagai industri, termasuk sektor keuangan.

Sebenarnya, sebuah laporan oleh Accenture menunjukkan data biaya delapan bank investasi terbesar di dunia menyatakan bahwa teknologi Blockchain dapat membantu mengurangi biaya bank investasi sebanyak $ 12 miliar per tahun pada saat 2025 datang.

Ini adalah hal yang besar bagi bank investasi karena tidak hanya teknologi baru ini akan membantu membuat transaksi data lebih aman dan lebih aman, namun juga akan membantu menurunkan biaya.

Perampokan raksasa perbankan, keuangan dan teknologi mainstream ke sektor crypto menunjukkan masa depan teknologi Blockchain yang menjanjikan dan aplikasinya di berbagai segmen industri.

Gelombang awal disebabkan karena meningkatnya ancaman terhadap metode perbankan konvensional oleh Bitcoin, yang dapat melakukan transaksi lintas batas lebih cepat pada tingkat yang jauh lebih murah sambil tetap terdesentralisasi sepanjang waktu.

Kini, dengan kemampuan teknologi cryptocurrency yang sudah terkenal, mungkinkah penerapannya akan meluas sesuai yang diharapkan dalam 3-4 tahun ke depan?

Source : cointelegraph.com

Written by : Arina Calista Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ketahuilah, Begini Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis

JAKARTA, duniafintech.com - Ketahuilah bahwa saat ini ada berbagai cara untuk mendapatkan bitcoin gratis dengan mudah dan cepat. Saat ini, aset kripto bitcoin memang...

Kelebihan dan Kekurangan Crowdfunding serta Jenisnya

JAKARTA, duniafintech.com – Meski saat ini sudah dikenal oleh banyak orang, tetapi masih ada yang belum tahu kelebihan dan kekurangan crowdfunding. Crowdfunding sendiri merupakan pendanaan...

Gampang Banget! Begini Cara Mencairkan Bitcoin jadi Rupiah

JAKARTA, duniafintech.com - Cara mencairkan bitcoin ke rupiah amatlah mudah. Ini dapat menjadi informasi yang sangat bermanfaat buat kamu para trader kripto.  Meskipun tidak bisa...

Pengertian Mata Uang Kripto, Definisi hingga Cara Membelinya 

JAKARTA, duniafintech.com - Pengertian mata uang kripto atau cryptocurrency adalah mata uang yang tengah populer dalam beberapa tahun terakhir. Di dunia, ada banyak sekali...

Cara Menonaktifkan Lazada Paylater Lengkap, Ini Tutorialnya

JAKARTA, duniafintech.com – Tutorial cara menonaktifkan Lazada Paylater penting diketahui oleh banyak orang, terutama para pengguna aplikasi Lazada. Cara ini bisa ditempuh jika pengguna lama...
LANGUAGE