27.5 C
Jakarta
Jumat, 29 Mei, 2020

Grayscale: Mayoritas Investasi di Kuartal 1 2019 Jatuh Pada Bitcoin

duniafintech.com – Manajer aset digital Amerika, Grayscale Investments melaporkan pertumbuhan 42% dalam arus masuk produknya pada Q1 2019 selama kuartal sebelumnya. Pengumuman ini dibuat dalam laporan keuangan baru yang diterbitkan pada 13 Mei kemarin.

Grayscale secara khusus menggaris bawahi adanya bullish pada cryptocurrency Bitcoin (BTC). Mereka juga melaporkan bahwa sebagian besar investasi di kuartal pertama pada 2019 dilakukan investor  dalam bentuk Bitcoin Investment Trust (BIT).

Menurut laporan itu, Bitcoin Trust mengamankan $3,2 juta dalam investasi mingguan rata-rata dari total investasi mingguan rata-rata $3,3 juta. Dengan demikian, produk investasi non-Bitcoin berjumlah kurang dari $0,1 juta saja, tulis perusahaan itu.

Baca juga: Pertinggi Bank: Perbankan Tidak Bersaing dengan Fintech

Investasi non-Bitcoin termasuk produk-produk seperti Ethereum Trust, XRP Trust, Bitcoin Cash Trust, dan lainnya, perusahaan menjelaskan.

Total investasi ke dalam produk Grayscale meningkat dari $30,1 juta pada kuartal keempat 2018 menjadi $ 42,7 juta pada kuartal pertama 2019, dengan 73% investor merupakan investor yang berasal dari institusi. Perusahaan juga menulis bahwa dana lindung nilai meningkatkan investasi mereka secara signifikan dari kurang dari $1 juta pada kuartal keempat 2018 menjadi sekitar $ 24 juta pada kuartal pertama 2019.

Berhubungan dengan Kenaikan Harga Bitcoin

Seperti yang kita ketahui, beberapa minggu terakhir Bitcoin terus menerus mengalami lonjakan harga. Saat artikel ini ditulis, Bitcoin tercatat berada pada harga Rp115.260.000 di bursa perdagangan Indodax. Selama 24 jam terakhir, Bitcoin berhasil mencatatkan harga terbaiknya pada titik Rp116.425.000. Bahkan harga terendahnya masih berada di atas Rp100.000.000.

Baca juga: BlueChilli Meluncurkan HealthTech Accelerator untuk Asia Tenggara  

Kenaikan harga Bitcoin ini konon menjadi faktor terbesar kenapa banyak perusahaan investasi dan pertukaran merasakan adanya kenaikan volume transaksi Bitcoin. Sebaliknya, kenaikan transaksi juga bisa membantu mendongkrak harga Bitcoin. Jika arus seperti ini terus bertahan, kita mungkin akan melihat kenaikan-kenaikan selanjutnya dari volume perdagangan perusahaan-perusahaan besar termasuk Indodax.

Tentang Grayscale

Didirikan pada 2013 oleh perusahaan modal ventura kripto utama, Digital Currency Group, produk investasi Grayscale termasuk Grayscale Bitcoin Trust (OTCQX: GBTC), Grayscale Ethereum Classic Trust (OTCQX: ETCG), dan produk terdiversifikasi yang disebut Grayscale Digital Large Cap Fund .

Pada tanggal 1 Mei, perusahaan memulai debut komersial bitcoin yang provokatif “Drop Gold” dengan mendesak investor untuk berinvestasi di BIT Grayscale alih-alih berpegang pada emas, yang oleh perusahaan ditandai sebagai aset kuno yang membebani portofolio investor.

picture: pixabay.com

-Dita Safitri-

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indofund.id

Tentang Indofund.id Indofund.id adalah perusahaan P2P (Peer to Peer) lending yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)....

TaniFund

Tentang TaniFund TaniFund merupakan anak perusahaan dari TaniHub (Marketplace Produk Pertanian). TaniHub menghubungkan para petani dari berbagai daerah di Indonesia...

Pinjam Gampang

Tentang Pinjam Gampang Pinjam Gampang adalah PT Kredit Plus Teknologi yang didirikan pada November 2017. Perusahaan ini merupakan...

Crowde

Tentang Crowde Crowde adalah platform investasi yang bergerak khusus di agrikultur, didirikan sejak September 2015. Platform ini berupaya...

Kredito

Tentang Kredito Kredito bukan hanya sekedar penyedia layanan peminjaman berbasis teknologi namun lebih dari itu, perusahaan ini mempunyai...
LANGUAGE