32.1 C
Jakarta
Minggu, 21 Juli, 2024

Guru Trading Indra Kenz, Fakarich Terancam Dijemput Paksa Polisi

JAKARTA, duniafintech.com – Pemanggilan ulang terhadap guru trading dari tersangka kasus Binomo Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama atau Fakarich, kembali diagendakan oleh Bareskrim Polri.

Bahkan, kepolisian pun mengancam bakal menjemput paksa Fakarich jika yang bersangkutan kembali mangkir dari panggilan tersebut.

Sebagai informasi, Bareskrim Polri telah melayangkan panggilan kedua terhadap guru tersangka aplikasi Binomo Indra Kenz itu. Terbaru, pada lusa (Kamis, 31 Maret 2022), Fakarich diminta menghadap ke Bareskrim Polri.

“Panggilan kedua hari Kamis, tanggal 31 Maret 2022, jam 10.00 WIB, terhadap saudara FSP alias Fakarich,” uca Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Gatot Repli, seperti dikutip dari Detik.com, Selasa (29/3/2022).

Disampaikan Gatot, Fakarich bakal diperiksa sebagai saksi dan ditanyakan soal perannya sebagai perekrut afiliator Binomo. Adapun Fakarich bakal diperiksa terkait keterkaitannya sebagai perekrut afiliator Binomo. Diduga, Fakarich merekrut para calon korban ini lewat media sosial.

“Terkait peran yang bersangkutan selaku perekrut afiliator Binomo melalui medsos. Penyidik terus melakukan tracing aset,” sebut Gatot.

Gatot pun meminta Fakarich untuk memenuhi panggilan polisi kali ini. Dikatakannya, jika Fakarich datang ke Bareskrim Polri, tidak ada yang perlu dipersoalkan.

“Ya kalau dia datang, enggak masalah. Kalau tidak, tentu ada upaya yang dilakukan,” tuturnya, merujuk pada upaya penjemputan paksa terhadap Fakarich.

Sebelumnya, Fakarich sendiri sempat dipanggil oleh polisi terkait kasus Binomo. Akan tetapi, Fakarich diketahui mangkir dari panggilan penyidik tersebut.

“Yang bersangkutan tidak datang Senin kemarin,” kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim, Kombes Candra Sukma Kumara, pada Kamis (24/3/2022) lalu.

Menurut Candra, Fakarich tidak memberi alasan tak dapat hadir ke gedung Bareskrim Polri.

“Tidak ada (alasan kenapa tidak datang, red),” imbuhnya.

Diduga bantu Indra Kenz

Adapun Bareskrim Polri sebelumnya juga sempat menyebut bahwa Indra Kenz menghilangkan barang bukti seperti ponsel dan laptop serta memindahkan uang terlebih dahulu dari rekening yang disita.

Dalam hal ini, Bareskrim menduga bahwa Indra Kenz atau yang bernama asli Indra Kesuma itu telah diajari oleh seseorang untuk menghilangkan barang bukti. Oleh sebab itu, untuk melacak sosok yang mengajari Indra Kenz tersebut, polisi kemudian memanggil Fakarich, yang disebut-sebut sebagai guru trading dari pria berjuluk crazy rich Medan itu.

 

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Admin: Panji A Syuhada

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU