26.8 C
Jakarta
Jumat, 14 Juni, 2024

HARGA BITCOIN CASH NAIK PASCA KEGAGALAN SEGWIT2X

duniafintech.com – Segwit alias Segregated Witness yang disimpan di Blockchain untuk membantu para penambang Bitcoin baru-baru ini di-upgrade lewat Segwit2x. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas per-blok yang tadinya hanya 1MB menjadi 2MB seiring dengan semakin tingginya transaksi Bitcoin dunia.

Sebelum dilaksanakan, program ini memang telah mengalami berbagai perdebatan dan kontroversi sampai akhirnya benar-benar dilaksanakan. Sayangnya, baru-baru ini protocol update itu dibekukan lewat pengumuman yang dibuat oleh CEO BitGo, Mike Belshe yang menjadi salah satu otak dari program ini. Pembatalan ini membuat harga Bitcoin sempat turun.

Bitcoin Cash Raih Harga Tertinggi Sepanjang Masa

Lain Bitcoin, lain pula dengan yang dialami oleh Bitcoin Cash (BCH). Saudara Bitcoin yang diluncurkan 1 Agustus lalu ini malah mengalami kenaikan harga pasca kegagalan Segwit2x.

Harga Bitcoin Cash mengalami kenaikan yang meroket ke level tertinggi sepanjang masa di US $ 2.390, memontum kenaikannya sempat mereda dan berhenti di sekitar US $ 1.500. Pada puncaknya sebesar US $ 30 miliar, Bitcoin Cash secara singkat melampaui kapitalisasi pasar Ethereum untuk menjadi cryptocurrency kedua yang paling berharga. Volume perdagangan 24 jam juga mencapai US $ 11,2 miliar, melebihi nilai bitcoin US $ 8,7 miliar.

Menariknya, sebagian besar peminat Bitcoin Cash berasal dari investor Korea. Menurut data Coinmarketcap, lebih dari 48 persen volume perdagangan berasal dari bursa utama yang menawarkan Bitcoin Cash / Won trading pair Korea, yaitu Bithumb, Coinone dan Korbit.

Bitcoin Cash adalah hasil hard fork dari Blockchain Bitcoin yang terjadi pada bulan Agustus 2017. Perbedaan utama antara keduanya adalah ukuran blok mereka: Bitcoin, seperti yang disebutkan sebelumnya, memiliki ukuran blok 1MB, sementara Bitcoin Cash menawarkan satu blok ukuran 8MB Jika beroperasi pada hashrate serupa dengan Bitcoin, Bitcoin Cash dapat memproses sekitar 2 juta transaksi setiap hari.

Bitcoin Cash berusaha memecahkan masalah skalabilitas Bitcoin dengan meningkatkan batas-batas ukuran blok maksimum basis kode Bitcoin. Menurut situsnya, penelitian saat ini sedang dilakukan untuk memungkinkan peningkatan ukuran blok di masa depan. Jika adopsi meningkat di masa depan, ini akan membantu skala Bitcoin dengan mudah.

Bagaimana Kenaikan Ini Bisa Terjadi?

Kegagalan Segwit2x dan turunnya harga Bitcoin mungkin bisa menjadi awal mula bersinarnya Bitcoin Cash. Dengan ukuran blok yang lebih besar, Bitcoin Cash menjanjikan pembayaran lebih cepat dan biaya transaksi yang lebih rendah, sehingga memungkinkan untuk transaksi mikro. Ini saja akan menjadi faktor yang menarik untuk adopsi bisnis mainstream.

Lonjakan harga Bitcoin Cash ini kebetulan membuat penambangannya lebih menguntungkan. Blockchain Bitcoin Cash sekarang memiliki kekuatan yang besar untuk memproses segala transaksi dan verifikasi jaringan yang saat ini sudah melampaui Blockchain milik Bitcoin. Padahal seminggu yang lalu, Bitcoin-lah yang memegang lima kali lipat kekuatan yang dimiliki oleh Bitcoin Cash itu.

Mampukah Bitcoin Cash membuat gebrakan baru setelah kenaikan ini? Anda bisa terus mengikuti perkembangannya di duniafintech.com. Jika tertarik untuk mulai berinvestasi dengan Bitcoin Cash, Anda bisa mendaftar langsung di Bitcoin.co.id.

Source: techinasia.com

Written by : Dita Safitri

 

Iklan

ARTIKEL TERBARU