31.5 C
Jakarta
Selasa, 28 September, 2021

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp550 Jutaan, Uruguay Susun RUU Bitcoin

Harga Bitcoin hari ini masih menyentuh Rp550 juta. Ini adalah masa sideways dimana Bitcoin sempat rally selama lebih dari satu pekan di akhir Juli lalu. Selain itu, Uruguay juga telah menyusun RUU tentang Bitcoin dan cryptocurrency.

Bitcoin sendiri dalam masa sideways yang diprediksi akan terjadi sedikit penurunan dalam jangka pendek. Meski demikian, harga Bitcoin hari ini masih akan naik dalam jangka waktu yang panjang.

Belum lagi, para developer Bitcoin telah melakukan kampanye untuk memperkenalkan Bitcoin dan menepis anggapan miring di seluruh dunia. Hingga akhirnya, secara bertahap orang mulai menyadari tentang penggunaan Bitcoin.

Salah satunya fungsi Bitcoin bisa menjadi nilai lindung inflasi yang baik dan juga bisa meningkatkan literasi keuangan digital.

Kemudian, El Salvador telah menyadari hal ini dan telah menjadikan Bitcoin sebagai mata uang resminya, beberapa waktu lalu. Sejumlah analis memprediksi langkah ini akan diikuti oleh negara lain.

Uruguay mungkin bisa menjadi negara berikutnya. Pasalnya, Uruguay sudah menyusun Rancangan Undang-undang (RUU) untuk menerima pembayaran dengan Bitcoin dan crypto lain, (laporan Coindesk.com).

Baca Juga : Apa itu Blockchain? Ini Penjelasan Lengkap Tentang Blockchain

Baca Juga : Apa Itu NFT? Apa Hubungannya NFT dengan Aset Kripto?

Jika RUU tersebut menjadi undang-undang, pemerintah akan mengeluarkan lisensi pertama yang memungkinkan perusahaan untuk memperdagangkan aset kripto di bursa. Lisensi kedua akan memungkinkan menyimpan, menahan, atau mengamankan aset kripto. Sementara yang ketiga akan digunakan untuk mengeluarkan aset kripto atau token utilitas dengan karakteristik keuangan.

Menurut RUU itu, cabang eksekutif Uruguay akan memberikan lisensi kepada entitas yang sesuai dengan sekretariat anti pencucian uang (Senaclaft) dan Bank Sentral Uruguay. Untuk transaksi lain, penggunaan semua instrumen ini akan gratis dan tidak memerlukan persetujuan, izin, atau lisensi sebelumnya.

RUU Sartori juga menetapkan peraturan penambangan kripto. Penambang tidak memerlukan izin khusus seperti dokter, tetapi akan membutuhkan izin dari Kementerian Perindustrian, Energi, dan Pertambangan Uruguay untuk dapat beroperasi.

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Kucurkan Kredit Rp2,24 triliun, Modal Rakyat Berhasil Jaga NPL 0,03%

Platform digital berbasis pinjaman, Modal Rakyat, berhasil menjaga tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) di level yang sangat rendah yaitu sebesar 0,03%. CEO...

Trade Expo Indonesia : Mendag Target Transaksi Rp21,4 triliun 

Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 dengan tema ‘Reviving Global Trade'. Pameran ini digelar secara digital dan melibatkan aktor global. Menteri Perdagangan Muhammad...

Daftar Aplikasi Menambang Bitcoin di Android

Bitcoin saat ini semakin dikenal di tanah air. Adapun harganya yang melambung tinggi dengan cepat, diketahui telah menarik perhatian para investor untuk mulai terjun...

OJK dan Industri Jasa Keuangan Dukung Pengembangan UMKM

Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech, yaitu akan meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan...

Modal Rakyat Beri Pinjaman untuk Usaha dengan Bunga Kompetitif

Modal Rakyat merupakan layanan pinjaman uang berbasis digital yang menjadi wadah pertemuan antara peminjam, yaitu usaha kecil dan menengah (UKM) dan pendana, yaitu individu...
LANGUAGE