29.3 C
Jakarta
Rabu, 28 September, 2022

HARGA BITCOIN TEMBUS $4.620, PENGAMAT OPTIMIS BISA TEMBUS $6.000

duniafintech.com – Untuk pertama kalinya sejak 8 September, harga Bitcoin telah tembus $ 4,620. Ini menunjukkan bahwa Bitcoin sudah sepenuhnya pulih semenjak pemerintah Cina mengeluarkan larangan terhadap pertukaran mata uang digital beberapa waktu lalu.

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin relatif stabil di angka $ 4.600, sebentar turun di bawah $ 4.580 dan rebound melampaui margin $ 4,610. Dengan volume perdagangan harian di wilayah-wilayah utama termasuk Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan meningkat pesat. Indikator momentum jangka pendek termasuk moving average convergence divergence (MACD) juga menunjukkan adanya pergerakan  yang kuat di masa depan.

Analis dan investor terkemuka termasuk Tuur Demeester telah menyatakan kepercayaan pada kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan momentum kenaikannya dalam beberapa minggu mendatang.

Jepang dan Korea Selatan di Pusat Perdagangan Bitcoin Global

Selama beberapa minggu terakhir, investor seperti Demeester telah terus menganalisis harga Bitcoin dan tren jangka pendeknya dengan pertukaran Bitcoin ke Won Korea (KRW) karena saat ini Korea Selatan telah menjadi pasar utama pertukaran Bitcoin bersama dengan Jepang. Nilai kedua pasar pertukaran Bitcoin (Korea Selatan dan Jepang) saat ini mencapai hampir 70 persen perdagangan Bitcoin global.

Lebih penting lagi, investor profesional, berskala besar, institusional, dan ritel mulai memasuki pasar pertukaran cryptocurrency di Jepang dan Korea Selatan karena kerangka peraturan yang ramah dan praktis yang ditetapkan oleh kedua pemerintah.

Baru-baru ini, pemerintah Jepang secara resmi memberi kuasa pada 11 tempat pertukaran Bitcoin termasuk BitFlyer, platform perdagangan mata uang digital terbesar di negara ini dengan lebih dari 800.000 pengguna aktif.

Jika pasar Bitcoin Jepang dan Korea Selatan terus menunjukkan momentum yang kuat dalam beberapa minggu mendatang, tren harga jangka pendek dan menengah dari Bitcoin harus mengarah pada target sementara sebesar $ 6.000 yang ditetapkan oleh analis dan investor terkemuka di sektor mata uang digital termasuk Max Keizer dari RT dan Demeester.

Source: cryptocoinsnews.com

Written by : Dita Safitri

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indodax Trading Fest Oktober 2022 Berhadiah Ratusan Juta, Komitmen Indodax Demi Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com – Indodax, platform kripto terbesar di Indonesia dengan 5,5 juta member terdaftar kembali menggelar Indodax trading fest Oktober 2022 secara rutin.  Pelaksanaan lomba atau...

Sri Mulyani Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, tertinggi se-Asia Tenggara. Hal itu tercermin sejak...

Erick Keluhkan Generasi Saat Ini Tidak Mau Jadi Petani

JAKARTA, duniafintehch.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai generasi muda saat ini enggan menjadi Petani lantaran tidak memiliki jaminan masa...

Pertamina Bantah Tudingan Produk Pertalite Bikin Boros

JAKARTA, duniafintech.com - Pertamina buka suara terkait beberapa hari ini viral mengenai keluh kesah konsumen pengendara yang menggunakan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite. Para...

Cara Cicil iPhone di iBox, Bisa Pakai Shopee Juga Lho!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cicil iPhone di iBox dengan kartu kredit hingga Shopee berikut ini penting banget lho untuk diketahui. Pasalnya, hingga detik ini, iPhone...
LANGUAGE