25.6 C
Jakarta
Senin, 27 Juni, 2022

JALA TECH MUDAHKAN BISNIS TAMBAK UDANG DENGAN TEKNOLOGI IoT

duniafintech.com – Memilih atau menggeluti bisnis tambak udang bukanlah suatu hal yang bisa Anda anggap mudah, mengapa?

Hal ini dikarenakan cukup banyak faktor-faktor yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai bisnis ini seperti kualitas kolam, jenis udang, kondisi air dan lain sebagainya. Jika tidak memperhatikan dan mempertimbangkan faktor –faktor tersebut sudah hampir pasti bisnis tambak udang yang Anda geluti pasti akan gagal dan tidak akan menuai hasil yang menjanjikan.

Untuk mengatasi permasalahan-permasalah tersebut sekelompok pemuda yang terdiri dari  4 orang yakni Raynalfie Rahardjo, Syauqy Nurul Aziz, Hanry Ario, dan Farid Inawan yang merupakan pendiri Jala Tech pada 2015 menciptakan perangkat IoT yang diperuntuhkan bagi para penambak udang yang memungkinkan mereka mengetahui kondisi air pada tambaknya.

Dimana, start-up Jala Tech ini berfokus terhadap pengembangan platform monitoring tambak udang yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Thing (IoT) yang diberi nama Blumbangreksa.

Mengenal Blumbangreksa

Blumbangreksa merupakan sebuah perangkat IoT yang mampu memonitor kualitas air pada tambak udang Anda, sehingga perangkat ini diyakini dapat mengatasi masalah-masalah yang sering kali terjadi pada budidaya udang.

Tidak Cuma itu saja, aplikasi ini juga memberikan data yang akurat seperti mengukur, menganalisa dan memberikan semua rekomendasi berdasarkan kualitas air pada tambak Anda.

Alhasil, para penambak udang tersebut tidak akan membuang-buang waktu mereka hanya untuk mengetahui dan mengecek kondisi air pada tambak mereka, dikarenakan dengan menggunakan Blumbangreksa para penambak tersebut akan diberikan analisa data setiap waktunya mengenai kondisi air pada tambak mereka. Cara ini dianggap sangat praktis dan juga fleksibel bagi para penambak udang.

Aplikasi ini memang masih dalam tahap pengembangan, namun tidak bisa dipungkiri ide yang tertanam pada bisnis start-up ini begitu menjanjikan, sehingga menarik para juri Virtual Startup Hunt 2017 dan sukses meraih penghargaan dalam kategori Most Innovative. Dan, juga pernah memenangi kompetisi ASME (The American Society of Mechanical Engineers).

Dengan penghargaan ini Jala Tech berkesempatan mengikuti bootcamp di Amerika Serikat dan juga Swedia, kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada bulan Februari tahun depan.

Jadi Blumbangreksa ini memiliki berbagai keunggulan layanan, seperti berikut ini:

  • Perangkat dengan sensor yang lengkap, kemudahan untuk mengetahui seperti oksigen terlarut, suhu, PH, salinitas, dan TDS( Total Dissolved Solid) yang tergabung dalam satu perangkat.
  • Pengawasan real time, memberikan data mengenai kualitas air yang dapat diakses kapan dan dimana saja melalui web atau SMS.
  • Analisi dan pembuat keputusan, memberikan informasi dan rekomendasi terkait pengambilan tindakan yang tepat, informasi rekomendasi tersebut berdasarkan kualitas air tambak udang yang telah diukur.

Dengan adanya Blumbangreksa ini, setidaknya Jala Tech sudah ikut serta dalam memajukan teknologi akuakultur di Indonesia.

Source : jala-tech.com

 Writtent by: Febrian Surya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE