26.7 C
Jakarta
Jumat, 30 September, 2022

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Era Digital

duniafintech.com – Tanggal 1 Juni masyarakat Indonesia merayakan Hari Lahir Pancasila. Peringatan hari lahirnya Pancasila sudah sejak lama kita rayakan, namun baru dua tahun terakhir atau tepatnya mulai tahun 2016 tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Penetapan Hari Lahir Pancasila sebenarnya sudah lama digadang-gadang, bahkan sejak zaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penetapan tanggal 1 Juni sebagai hari besar nasional baru terwujud di era kepemimpinan Presiden Jokowi yang disampaikan melalui pidatonya pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka Bandung tanggal 1 Juni 2016 lalu. Presiden Jokowi berharap peringatan Hari Lahir Pancasila ini tak sekadar dirayakan tapi menjadi bagian dari jiwa semua masyarakat Indonesia.

Baca juga: ASURANSI HARAPAN, HARTA AMAN PIKIRAN TENANG

Sejarah Hari Lahir Pancasila

Menurut halaman situs Kemendagri, pada masa orde baru penetapan tanggal  Juni sebagai Hari Pancasila sempat diperdebatkan. Sikap ambigu pemerintah terhadap Pancasila membuat perayaan tanggal 1 Juni ini sempat dilarang pada tahun 1970.

Pasca terjadinya reformasi 1998, muncul banyak gugatan mengenai hari lahir Pancasila yang sebenarnya. Setidaknya ada tiga tanggal yang berkaitan dengan hari lahir Pancasila, yaitu tanggal 1 Juni 1945, tanggal 22 Juni 1945 dan tanggal 18 Agustus 1945.

Hingga akhirnya tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila. Karena pada tanggal tersebut kata Pancasila pertama kali diucapkan oleh Bung Karno pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Ketika itu, Soekarno belum diangkat menjadi presiden.

Baca juga: FITUR REQUEST ACCOUNT INFO HADIR DI WHATSAPP

Hari Lahir Pancasila di Era Digital

Seperti yang disampaikan Presiden Jokowi, Hari Pancasila bukanlah sekadar peringatan belaka melainkan bagaimana nilai-nilainya mampu merasuk ke dalam sanubari semua masyarakat Indonesia. Rasa cinta dan keinginan untuk menjaga keutuhan NKRI adalah tujuan utama perayaan ini.

Era digital yang semakin maju membuat perayaan Hari Pancasila jauh berubah dibanding 20 atau 30 tahun yang lalu. Jika dulu pidato-pidato mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan menjadi satu-satunya cara untuk menanamkan nilai Pancasila, sekarang kita bisa memanfaatkan banyak sekali media mulai dari koran, majalah, radio, televisi hingga teknologi teranyar kita: internet.

Sayangnya, kemudahan selalu saja datang bersama tantangan baru. Keberadaan internet tidak hanya membantu kita menyebarkan nilai-nilai luhur Pancasila, namun juga bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan perpecahan. Beberapa insiden terorisme dan gerakan radikal yang  banyak muncul beberapa waktu ke belakang adalah salah satu buktinya.

Lantas bagaimana cara kita memanfaatkan era digital ini sebagai sesuai yang positif di hari Perayaan Hari Lahir Pancasila ini? Mari tebarkan kebaikan. Jangan mudah termakan oleh hasutan-hasutan, apalagi yang bisa memecah persatuan dan keutuhan NKRI melalui media sosial. Mari tanamkan nilai-nilai luhur dalam Pancasila dan bersatu menciptakan kedamaian dan kerukunan di seluruh Nusantara.

Written by: Dita Safitri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Butuh Integrasi Pertumbuhan Hijau

JAKARTA, duniafintech.com - UOB Indonesia berpandangan bahwa proses integrasi pertumbuhan hijau ke dalam strategi pembangunan nasional akan menjadi kunci dari pertumbuhan ekonomi berkelanjutan jangka...

Potensi Resesi di Negara Maju Tahun 2023

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa sebagai negara penggerak perekonomian dunia, diprediksi akan memiliki...

Harga BBM Indonesia Masih Lebih Murah Dibanding Negara Lain

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Jokowi...

Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Timpang, Timbulkan Korban

JAKARTA, duniafintech.com - Literasi keuangan dan inklusi keuangan yang timpang, menjadi sorotan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo menyatakan indeks...

Pinjol Cepat Cair: Prosedur Pengajuan & Daftar Aplikasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana yang cepat. Saat ini, pinjol yang berizin...
LANGUAGE