29.5 C
Jakarta
Minggu, 29 Mei, 2022

Home Credit Luncurkan Home Credit Card untuk Dukung Cashless Society

DuniaFintech.com – Masifnya perkembangan teknologi mengubah perilaku konsumen dalam berbelanja dan bertransaksi. Kini penggunaan fasilitas pembayaran non-tunai atau biasa disebut cashless pun semakin marak. Selain lebih efektif dan efisien, transaksi non-tunai dinilai sebagai alat pembayaran yang paling aman dalam kondisi new norma saat ini. Demi mendukung gerakan tersebut Home Credit luncurkan Home Credit Card.

Hadirnya Home Credit Card diharapkan bisa menjadikan Home Credit sebagai partner berbelanja yang terpercaya dan memberikan pengalaman yang aman, mudah, dan disertai dengan beragam penawaran menarik setiap harinya. Inilah yang melatarbelakangi Home Credit luncurkan Home Credit Card sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia Home Credit di penghujung Juni lalu.

Marketing & Strategy Director Home Credit Indonesia, Moin Uddin mengatakan, “kehadiran Home Credit Card juga merupakan bentuk nyata perusahaan dalam mendukung program pemerintah yang mengarahkan masyarakat untuk menuju transaksi non-tunai. Sebagai perusahaan pembiayaan berbasis teknologi, inovasi digital merupakan hal penting yang harus diimplementasikan oleh perusahaan agar bisa meningkatkan kualitas pelayanan untuk para pelanggan.”

Baca Juga:

Moin menambahkan, Home Credit luncurkan Home Credit Card hadir dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan. Salah satunya adalah proses verifikasi data pelanggan yang sangat cepat. Untuk mendapatkan Home Credit Card, pelanggan hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit untuk proses verifikasi persetujuan sejak melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan. Namun demikian, Home Credit tetap berkomitmen dan menerapkan prinsip kehati-hatian sesuai dengan aturan yang berlaku dari regulator.

Hal menarik lainnya yang ditawarkan oleh Home Credit Card adalah cashback 5% hingga Rp100.000 setiap bulannya untuk transaksi Home Credit Card di supermarket, minimarket, dan transaksi online. Saat ini, Home Credit Card berlaku dan bisa digunakan di merchant/toko yang memiliki logo Visa di seluruh dunia. seperti Happy Fresh, Gokana Teppan, Bakmi GM, Raa Cha, Platinum, Bakso Lapangan Tembak, dan sebagainya.

Bukan hanya itu, Home Credit Card juga menawarkan cicilan hingga 36 bulan. Salah satu program cicilan yang bisa dipilih oleh pengguna Home Credit Card adalah BRILIAN (Belanja Ringan Pakai Cicilan). BRILIAN by Home Credit Card merupakan suatu fasilitas di mana transaksi pembelanjaan yang dilakukan dengan menggunakan kartu dikonversikan ke angsuran berdasarkan ketentuan khusus yang disetujui berdasarkan permintaan pemegang Home Credit Card melalui telepon atau aplikasi My Home Credit.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pembatalan Polis Asuransi Mobil: Prosedur dan Risikonya

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pembatalan polis asuransi mobil merupakan cara menyelesaikan polis asuransi mobil yang masih dalam masa pertanggungan. Dalam arti, belum satu...

Baik Online Maupun Offline, Begini Cara Bayar Mandiri Virtual Account

JAKARTA, duniafintech.com – Pengertian Mandiri virtual account adalah metode pembayaran dari Bank Mandiri untuk bertransaksi di e-commerce atau aplikasi belanja online dengan menggunakan nomor...

2.290 Calon Jemaah Haji Riau Siap Berangkat ke Tanah Suci Awal Juni 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Sebanyak 2.290 orang calon jemaah haji dari Provinsi Riau siap berangkat ke Tanah Suci. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau...

Investasi Bodong Minyak Goreng, Emak Asal Ponorogo ini Masuk Penjara 4 Tahun

JAKARTA, duniafintech.com - EV (30) warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, Ponorogo, diamankan Satreskrim Polres Ponorogo usai melakukan penipuan investasi bodong, dengan kedok jual minyak...

Indonesia Masuk Jebakan Utang dari China?, Ini Jawaban Luhut..

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait anggapan bahwa Indonesia telah terperangkap jebakan utang...
LANGUAGE