33.7 C
Jakarta
Minggu, 7 Juni, 2020

IFN Jajaki Peluang Pasar Keuangan Syariah Indonesia

duniafintech.com – Negara Indonesia merupakan rumah bagi penduduk Muslim terbesar di dunia. Namun secara ekonomi, pasar keuangan syariah bisa dibilang seperti raksasa yang menunggu untuk dibangunkan, masih banyak yang belum tergali.

Baca juga

Untuk itu, pemerintah menggenjot pasar keuangan syariah nasional melalui Islamic Finance News (IFN) Forum yang dilaksanakan pada 1 Okober 2018 lalu. Acara yang diselenggarakan di Four Season hotel Jakarta ini akan menjajaki peluang untuk industri keuangan syariah di tanah air.

Dengan berfokus kepada masa depan keuangan syariah dan industri perbankan di Indonesia, pembahasan juga mencakup mengenai pengembangan pasar modal syariah dan fintech industri. Beberapa panelis dari ahli-ahli keuangan baik dari pemerintah maupun non pemerintah juga memberikan suaranya, seperti Irwan Abdalloh, Head divisi pasar modal islam di Bursa Efek Indonesia, Luky Alfirman, Direktur Jenderal anggaran pembiayaan dan manajemen risiko di Departemen Keuangan Republik Indonesia, serta Mohammad Farrukh Raza, managing director IFAAS.

Acara dibagi hingga beberapa sesi dengan topik yang berbeda, antara lain menghadirkan panelis termasuk Arsad Thinoon, Direktur Eksekutif Amundi Islam Malaysia, Endang Astharanri, Direktur Mandiri Mangement Investasi, dan Gunanta Afrima, Direktur Modal Syailendra, kesemuanya membahas industri Islamic Asset di Indonesia.

Setelah makan siang, sesi yang menarik dan tidak lupa untuk dibahas yaitu, pengembangan domestik sukuk sesuai instrumen syariah dan pendalaman pasar sekunder Islam domestik dengan beberapa panelis seperti Abdul Aleem Habib, Manajer Keuangan Corporate untuk Islamic Finance Corporation, Ashraf Arshad, seorang spesialis sektor keuangan World Bank Group dan Kanya Satwika, partner at Assegaf Hamzah & Partners melihat apa yang dibutuhkan untuk membuat hijau industri keuangan dan investasi melalui pengembangan industri tersebut.

Sesi terakhir ditutup dengan pembahasan perkembangan dan kesempatan yang tersedia di industri fintech di Indonesia,dengan fokus pada keuangan Islam. Sesi ini diikuti oleh, antara lain, Abdul Rahman. Managing director Abdul Rahman Lawa Corporation, DimaDjani, CEO ALAMI, serta Matius J Martin, pendiri dan CEO Blossom finance.

Written by: Romy

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Jenis Aset Kripto yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Memulai Investasi

DuniaFintech.com - Istilah cryptocurrency dan aset kripto sering digunakan secara bersamaan. Faktanya, cryptocurrency hanyalah salah satu dari beberapa jenis aset kripto. Oleh karena itu, ada...

Cari Pinjaman Cepat Tanpa Jaminan? 3 Aplikasi ini Siap Bantu

DuniaFintech.com - Seringkali ketika kita tengah membutuhkan dana secara cepat selalu disulitkan oleh berbagai macam persyaratan terutama adanya jaminan. Namun kini banyak...

Aset Digital Ini Buat Uang Anda ‘Bekerja’ di Akhir Pekan!

DuniaFintech.com – Laju pergerakan aset digital pada akhir pekan ini (6/6) layak dicermati. Peningkatan tren positif di hari sebelumnya berpotensi untuk menghadirkan...

Hadapi Era New Normal, Koinworks Fokus Dampingi UMKM Digital

DuniaFintech.com - Seluruh masyarakat Indonesia tengah mempersiapkan diri dalam memasuki era new normal. Begitu pun dengan kondisi perekonomian Indonesia yang perlahan memasuki...

Prediksi Bitcoin Tahun 2020, Ini Analisa Bloomberg

DuniaFintech.com - Setelah Bitcoin Halving Day pada 12 Mei 2020 terjadi, kabar terkait prediksi bitcoin semakin banyak dicari. Prediksi bitcoin di tahun 2020...
LANGUAGE