26.8 C
Jakarta
Selasa, 16 Agustus, 2022

Indodax Rilis Fitur Stop Order untuk ETH, XRP dan XLM

duniafintech.com – Indodax tidak berhenti menciptakan inovasi baru untuk memuaskan para penggunanya. Salah satunya dengan meluncurkan fitur STOP ORDER. STOP ORDER sendiri merupakan fitur di mana pengguna dapat melakukan trading tanpa harus cemas mengenai kenaikan dan penurunan harga atau saat sedang tidak membuka situs Indodax.

Dengan fitur STOP ORDER ini, transaksi jual beli pengguna di akun Indodax hanya akan tereksekusi jika harga sudah mencapai target yang ditentukan (Stop Price). Jika harga sudah mencapai nilai yang diinginkan, maka order akan tereksekusi secara instan.

Baca juga: Big Data Mesin Pencarian Blockchain di Rilis Google

Sebelumnya layanan STOP PRICE ini hanya tersedia untuk BTC/IDR. Namun mulai hari ini, Kamis, 7 Februari 2019 Anda bisa menikmati layanan ini untuk trading beberapa kripto aset lainnya yakni Ethereum (ETH), Ripple (XRP) dan Stellar Lumens (XLM).

Beli Aset Digital

Pengguna dapat menggunakan fitur Stop Order dengan memasukan Total Rupiah dan Stop Price pada tabel Beli.

  • Contoh :
    Last price ETH adalah Rp10.000.000 dan pengguna ingin membeli dengan Total Rupiah Rp5.000.000 dengan memasang Stop Price Rp11.000.000 Maka transaksi beli pengguna akan tereksekusi secara market instan bila last price ETH naik hingga atau lebih dari Rp11.000.000

Jual Aset Digital

Pengguna dapat menggunakan fitur Stop Order dengan memasukan Total Aset Digital dan Stop Price pada tabel Jual.

Baca juga: Filipina Rilis Peraturan Baru Digital Asset Token Offering

  • Contoh Jual Untuk Take Profit

Nina membeli ETH dengan harga Rp10.000.000, dan last price ETH adalah Rp12.000.000. Untuk Take Profit dari ETH tersebut, Nina memasang Stop Price pada harga Rp11.000.000. Dengan memasang Stop Order pada harga tersebut akan membantu Nina untuk mendapatkan keuntungan sesuai strategi tradingnya. Karena dengan fitur Stop Order Sell ini, order jual Nina akan tereksekusi secara market instan apabila harga ETH turun hingga dibawah Rp11.000.000.

  • Contoh Jual Untuk Stop Loss

Nina membeli ETH dengan harga Rp10.000.000, dan last price ETH adalah Rp9.900.000. Nina memasang Stop Order dengan Stop Price pada harga Rp9.800.000 untuk mengantisipasi dan mengurangi kerugian yang dialami. Maka dengan fitur Stop Order Sell ini, order jual Nina akan tereksekusi secara market instan apabila harga ETH turun hingga dibawah Rp9.800.000

-Dita Safitri-

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Fintech Indonesia: Nama Fintech Legal Dicatut, AFPI Ancam Tempuh Jalur Hukum

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia terbaru kali ini datang dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Untuk diketahui, AFPI melayangkan ancaman terhadap pihak-pihak yang...

Berita Bitcoin Hari Ini: Koreksi, BTC Dibanderol Rp 355 Juta

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini masih seputar pergerakan harga kripto yang mengalami koreksi.  Saat ini, aset kripto dengan kapitalisasi pasar tersebar Bitcoin atau...

Makin Dilirik, Sandiaga Uno Ajak Jelajahi Keindahan Indonesia Lewat Metaverse

JAKARTA, duniafintech.com - Teknologi Metaverse kini semakin dilirik, Sandiaga Uno mengajak untuk menjelajahi keindahan Indonesia melalui Metaverse.  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf ini...

OneAset, Aplikasi Investasi One Stop Solution Favorit Masa Kini

JAKARTA, duniafintech.com - Saat ini investasi sudah mulai dikenal luas oleh masyarakat, salah satunya karena munculnya berbagai aplikasi yang mendukung, yakni OneAset adalah suatu...

Asuransi Kesehatan Syariah untuk Keluarga, Inilah Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kesehatan syariah untuk keluarga penting dimiliki sebagai upaya pertanggungan atas segala risiko yang akan terjadi. Tentu saja, setiap orang ingin memiliki...
LANGUAGE