31.3 C
Jakarta
Kamis, 8 Desember, 2022

INDOTRADING, DIREKTORI BISNIS ONLINE DAN JASA DIGITAL MARKETING

duniafintech.comDi Tanah Air, sengitnya persaingan bisnis e-commerce justru menstimulus lahirnya perusahaan-perusahaan berbasis digital baru yang menawarkan berbagai jenis inovasi layanan. Salah satu perusahaan yang belum lama didirikan adalah Indotrading.com.

Perusahaan yang sebentar lagi menginjak usianya yang ke-lima ini awalnya bergerak di layanan Bussiness to Bussiness (B2B), didirikan oleh Handy Chang, layanan Indotrading.com didorong oleh harapan agar UKM menyadari akan pentingnya ekspansi bisnis di ranah online. Melalui situs yang dibangunnya ini diharapkan mampu menjawab kesulitan para pelaku UKM dalam bersaing dengan pemain-pemain besar di pasar lokal maupun internasional.

Pada awalnya, Indotrading.com memang dibangun sebagai situs direktori B2B marketplace, namun untuk mendorong UKM lebih maju, direktori situs pun diubah menjadi Bussiness to Customer (B2C), hal ini dilakukan karena banyak UKM Indonesia yang memasarkan produknya untuk dijual langsung ke pelanggan.

Untuk mendorong UKM Indonesia, Indotrading menawarkan layanan-layanan seperti; jasa pembuatan website, Search Engine Optimiation, Google Adwords, pemberian data statistik, serta manajemen konten dan pemasaran digital lainnya.

Untuk berlangganan Indotrading.com relatif terjangkau. Biaya yang diperlukan untuk mendapatkan jasa digital marketing lengkap dibandrol dengan kisaran harga Rp 1.9 juta hingga Rp 5 juta. Fasilitas member ini membantu Anda memaksimalkan penjualan di ranah digital, selain itu Anda juga mendapatkan revenue dari membership.

Namun, jika Anda tidak sampai memerlukan jasa digital marketing lengkap, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 2.3 juta saja.

Keunggulan lain dari Indotrading adalah, situs ini mencapai 4.500.000 pengunjung per bulan. Selain itu, produk yang dipasarkan mencapai 250.000 produk dari 40.000 perusahaan. Untuk kategori produk yang dipasarkan, boleh dibilang sangat lengkap, di antaranya ialah alat elektronik, konstruksi dan properti, mesin dan alat berat, alat ukur, alat proteksi diri dan keamanan, kerajinan, serta masih banyak lainnya.

Sumber : www.indotrading.com

Written by: Hendratanu Wijaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...

Jelang Akhir Tahun, Modalku Catat Pertumbuhan Positif Fasilitas Finansial Bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Modalku mencatatkan pertumbuhan positif dari berbagai fasilitas finansial karyawan antara lain fasilitas Modal Karyawan dan Modal Kasbon. Dalam menyediakan fasilitas finansial bagi...

Berita Kripto Hari Ini: Mantan CEO FTX Siap-siap Dipenjara?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini terkait sosok mantan CEO pertukaran kripto yang bangkrut, yaitu FTX, Sam Bankman-Fried. Menjadi salah satu sosok berpengaruh di...
LANGUAGE