28 C
Jakarta
Jumat, 1 Juli, 2022

INDUSTRI OTOMOTIF BERKEMBANG DI ERA DIGITAL?

duniafintech.com – Industri otomotif Indonesia memiliki perkembangan yang cukup signifikan di era digital ini. Salah satu contoh, dengan dirilisnya berbagai produk kendaraan bermotor baru menandakan perkembangan positif industri dan investasi otomotif yang dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat.

Baca juga: INDODAX MEMBERIKAN LAYANAN JUAL-BELI ASET DIGITAL YANG AMAN DAN TRANSPARAN

Industri otomotif Indonesia telah menjadi sebuah pilar penting dalam sektor manufaktur negara ini karena banyak perusahaan mobil yang terkenal di dunia membuka (kembali) pabrik-pabrik manufaktur mobil atau meningkatkan kapasitas produksinya di Indonesia, negara dengan ekonomi dan populasi terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga: TREN INDUSTRI FINTECH YANG DIPREDIKSI POPULER TAHUN 2018

Terlebih lagi, Indonesia juga mengalami transisi yang luar biasa karena berubah dari hanya menjadi tempat produksi mobil untuk diekspor (terutama untuk wilayah Asia Tenggara) menjadi pasar penjualan (domestik) mobil yang besar karena meningkatnya produk domestik bruto (PDB) per kapita. Bagian ini mendiskusikan industri mobil di Indonesia.

Hal ini juga terbukti dari pendapat Airlangga Hartanto selaku Menteri Perindustrian dalam metrotvnews.com, yang mengatakan bahwa produksi otomotif meningkat dan industri otomotif juga meningkat membuktikan daya beli masyarakat bertenaga.

Baca juga: TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DIADOPSI CARREFOUR UNTUK APA?

Sedangkan dari sisi tenaga kerja, menurut Sekretaris Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan RI Kunjung Masehat industri otomotif di Indonesia dianggap paling siap menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) karena banyak memiliki tenaga kerja terampil sesuai standar.

Kedepannya pihak pemerintah bersama produsen otomotif akan turut membina keahlian tenaga kerja untuk MEA. Dengan program pembinaan dari produsen otomotif diharapkan tenaga kerja menguasai proses teknis dari awal produksi mobil hingga proses pengiriman. Selain itu pemerintah juga membuat standar kompetensi tenaga kerja sehingga bisa dipertukarkan dalam rangka MEA melalui program Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Ikuti terus berita terkait teknologi dan startup fintech di sini.  Tuliskan komentar berharga Anda di kolom komentar!

Picture: Pixabay.com

Written by : Dinda Luvita

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Terseret Gejolak Pasar Kripto, Negara Ini Terancam Bangkrut 

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari negara El Salvador. Keputusan negara yang terletak di Amerika Tengah untuk mempertaruhkan ekonomi negaranya pada...

Mengenal Protokol DeFi Synthetix Pengembang Token Kripto SNX Coin

JAKARTA, duniafintech.com - Synthetix adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang menyediakan eksposur on-chain ke berbagai aset kripto dan non-kripto. Protokol ini didasarkan pada blockchain...

Wow! Tarif Listrik Pelanggan 3.500 VA ke Atas Naik Mulai 1 Juli Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) untuk pelanggan 3.500 VA ke atas mulai 1 Juli 2022 atau...

Makin Berkembang, 3.765 Token Baru Muncul di Tengah Kondisi Pasar yang Loyo

JAKARTA, duniafintech.com - Pasar kripto telah kehilangan nilainya lebih dari 50 persen pada 2022. Namun, menurut Finbold, jumlah token baru atau mata uang digital...

Dear Ibu-ibu, Harga Minyak Goreng Kemasan Turun Nih! Cek Harganya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Harga minyak goreng kemasan di Alfamart dan Indomaret terpantau turun mulai Rabu (29/6/2022) kemarin.  Sebagaimana diketahui perkembangan minyak goreng terus menjadi fokus...
LANGUAGE