24.7 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021

Industri Remitansi Ini Segera Adopsi Kripto

duniafintech.com – Ripple, yang menjual perangkat lunak pembayaran Blockchain ke bank, mengumumkan berita penting hari Senin lalu: 3 klien perbankan telah beralih dari uji coba, ke penggunaan komersial penuh produk xRapid Ripple, yang menggunakan XRP cryptocurrency sebagai kendaraan likuiditas untuk industri remitansi.

Cuallix yang berbasis di Meksiko dan MercuryFX yang berbasis di London, yang merupakan perusahaan industri remitansi atau pengiriman uang, dan Catalyst Corporate Federal Credit Union, yang mewakili 1,400 anggota credit unions, semuanya telah memulai implementasi komersial xRapid. Ripple, dalam siaran pers, memuji bahwa ini adalah pertama kalinya aset digital digunakan dalam pembayaran komersial oleh lembaga keuangan.

Baca juga: Verizon Resmi Rilis Jaringan 5G Pertama Dunia!

Ripple Menawarkan Dua Produk Utama untuk Klien Perbankan: xCurrent dan xRapid

Perangkat lunak xCurrent adalah perpesanan real-time antara dua bank untuk berbagai skenario penyelesaian. Perangkat ini adalah pesaing SWIFT, sistem pesan yang ketinggalan zaman yang masih banyak digunakan oleh bank konvensional saat, di mana pembayaran sering dapat memakan waktu berhari-hari untuk diselesaikan sebagai pesan bolak-balik.

xRapid dibangun di atas xCurrent, yang dirancang untuk perusahaan remitansi untuk mengatasi masalah tertentu: dormant pools dari kas yang tidak digunakan yang tersimpan di berbagai negara di mana perusahaan perlu mengirim uang dan mengubahnya ke mata uang fiat lokal.

Ketika sebuah bank di Boston, misalnya, perlu mengirim dana ke bank di Meksiko, biasanya diperlukan waktu berhari-hari hingga dolar bisa dikonversi ke peso. Dengan xRapid, bank Boston memasukkan dolar ke XRP, mengirim XRP, dan di sisi lain bank Meksiko mengubah XRP menjadi peso. Itu semua terjadi dalam hitungan detik.

Baca juga: MAG Sediakan Ragam Solusi Produk Asuransi

Lebih dari 100 klien perbankan sudah menggunakan xCurrent, yang tidak menggunakan cryptocurrency. Hanya delapan pelanggan telah menguji xRapid, termasuk Western Union. Dan sekarang Cuallix, MercuryFX, dan Catalyst menempatkan xRapid ke dalam penggunaan komersial penuh. Ini menandai peluncuran komersial xRapid.

“Ini adalah langkah besar untuk Ripple,” kata CEO Ripple Brad Garlinghouse kepada Yahoo Finance. “Setahun yang lalu kami berbicara tentang produk ini sebagai sebuah ide, dan sekarang ini sedang diproduksi dan kami dapat berbicara tentang pelanggan secara nyata. Ini juga jadi sesuatu yang besar untuk ekosistem XRP, karena membantu mendorong likuiditas. Tetapi saya juga berpikir ini adalah masalah besar bagi seluruh industri kripto. Sebagian besar perdagangan kripto hanya bersifat spekulatif. Dan agar kripto dapat mencapai potensinya perlu dipastikan bahwa aset digital memecahkan masalah nyata bagi pelanggan nyata pula. Saat ini, kami unik karena kami dapat menunjukkan produksi nyata, dan saya pikir XRP diposisikan secara unik untuk memecahkan masalah pembayaran ini. ”

Source: finance.yahoo.com

Written by : Dita Safitri

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp550 Jutaan, Uruguay Susun RUU Bitcoin

Harga Bitcoin hari ini masih menyentuh Rp550 juta. Ini adalah masa sideways dimana Bitcoin sempat rally selama lebih dari satu pekan di akhir Juli...

Like It, Dorong Literasi Keuangan Perkuat Ekonomi Nasional

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar...

Sebanyak 66% Konsumen di Asia Tenggara Tertarik dengan Bank Digital

Survey Visa menungkapkan bahwa 66% konsumen di Asia Tenggara tertarik pada bank digital. Dua negara tertinggi adalah Thailand 83% dan Filipina 81%. Laporan dari...

Survey Visa : 85% Konsumen di Asia Tenggara Cashless, Indonesia Bagaimana?

Survey Visa mengungkapkan bahwa sebanyak 85% konsumen di Asia Tenggara mengadopsi pembayaran tanpa uang tunai atau cashless. Dari hasil survey Singapura (98%), Malaysia (96%)...

FinAccel, Perusahaan Induk Kredivo Siap Melantai di Bursa Nasdaq

FinAccel, perusahaan induk dari platform fintect P2P Lending Kredivo, berencana untuk go public di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat. FinAccel akan akuisisi dengan...
LANGUAGE