Harga Bitcoin menunjukkan ketahanan kuat di tengah tekanan global, bahkan berhasil mencatat kenaikan sekitar 20% sejak titik terendah Februari.
Di balik reli ini, ada satu faktor yang disebut paling dominan: aksi pembelian besar-besaran oleh MicroStrategy (kini dikenal sebagai Strategy).
MicroStrategy Jadi Penggerak Utama Reli BTC
Menurut Matt Hougan dari Bitwise Asset Management, pembelian Bitcoin oleh MicroStrategy menjadi pendorong utama kenaikan harga terbaru.
Dalam delapan minggu terakhir, perusahaan tersebut telah membeli BTC senilai sekitar US$7,2 miliar.
Saat ini, kepemilikan mereka mencapai sekitar 818.334 BTC, mendekati target ambisius 1 juta BTC.
Faktor Lain yang Mendukung Kenaikan BTC
Selain aksi dari MicroStrategy, ada beberapa faktor lain yang turut mendukung reli BTC :
1. Arus Masuk ETF yang Kuat
Sejak awal Maret, ETF Bitcoin mencatat inflow sekitar US$3,8 miliar, menunjukkan meningkatnya minat investor institusional.
2. Akumulasi Holder Jangka Panjang
Investor jangka panjang (long-term holders) kembali meningkatkan kepemilikan mereka, mengurangi suplai yang beredar di pasar.
3. Sentimen Pasar yang Membaik
Ketahanan Bitcoin di tengah ketegangan global meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset ini sebagai “safe haven digital”.
Peran STRC dalam Pendanaan Pembelian Bitcoin
MicroStrategy membiayai pembelian Bitcoin melalui instrumen saham preferen bernama STRC, yang menawarkan dividen sekitar 11,5%.
Strategi ini dinilai menarik karena:
- Imbal hasil lebih tinggi dibanding obligasi high-yield (di bawah 7%)
- Menarik aliran modal dari pasar tradisional
- Memberikan fleksibilitas untuk terus membeli Bitcoin
Bahkan, sepanjang 2026, pendanaan dari STRC disebut 10 kali lebih besar dibanding total inflow ETF Bitcoin spot AS.
Seberapa Jauh Reli Bisa Berlanjut?
Menurut Matt Hougan, kunci keberlanjutan reli ada pada kemampuan MicroStrategy untuk terus membeli BTC.
Saat ini:
- Total kewajiban perusahaan sekitar US$21 miliar
- Nilai kepemilikan Bitcoin mencapai US$63 miliar
- Rasio leverage berada di kisaran 33%
Selama rasio ini belum mendekati 50%, masih ada ruang bagi perusahaan untuk menerbitkan pendanaan baru hingga US$10–15 miliar atau lebih.
Prediksi: Bisa Lampaui Kepemilikan Satoshi?
Alex Thorn dari Galaxy Digital memperkirakan bahwa jika tren ini berlanjut, MicroStrategy berpotensi melampaui estimasi kepemilikan Satoshi Nakamoto yang sekitar 1,1 juta BTC dalam dua tahun ke depan.
Jika hal ini terjadi, dampaknya terhadap pasar bisa sangat besar, terutama dari sisi suplai dan sentimen.
Kritik dan Risiko yang Perlu Diperhatikan
Tidak semua pihak optimis. Peter Schiff mengkritik model ini dan memperingatkan potensi “death spiral”, di mana ketergantungan pada utang dan harga BTC bisa menjadi risiko besar jika pasar berbalik turun.
Risiko utama strategi ini meliputi:
- Ketergantungan tinggi pada kenaikan harga Bitcoin
- Potensi tekanan jika harga turun drastis
- Risiko leverage yang meningkat
Kesimpulan
Reli 20% BTC tidak terjadi secara kebetulan. Aksi agresif MicroStrategy menjadi faktor dominan yang mendorong harga naik, didukung oleh inflow ETF dan akumulasi investor besar.
Namun, keberlanjutan tren ini sangat bergantung pada:
- Kemampuan perusahaan untuk terus membeli
- Kondisi pasar global
- Sentimen investor terhadap risiko
Jika semua faktor tetap mendukung, bukan tidak mungkin Bitcoin akan melanjutkan reli ke level yang lebih tinggi.





