26.1 C
Jakarta
Minggu, 25 Juli, 2021

Ini Beberapa Tahap Pendanaan untuk Pelaku Startup

DuniaFintech.com – Sejak pertumbuhan ekosistem ekonomi digital terus meningkat di Indonesia, semakin banyak istilah asing yang hadir mewarnai publik. Mulai dari unicorn, joint venture hingga angel investor, berbagai istilah tersebut mulai tergaung seiring dengan berkembangnya teknologi di Indonesia.

Meningkatnya ekosistem ekonomi digital juga tidak terlepas dari hadirnya berbagai startup (usaha rintisan) di bidang teknologi. Seperti diketahui, Indonesia memiliki 5 unicorn, julukan untuk startup dengan valuasi senilai USD 1 miliar. Namun, sebelum menyandang level unicorn, biasanya beberapa startup melalui beberapa tahap pendanaan yang membuatnya mampu mencapai titik tersebut.

Sebagai pelaku startup, pendanaan dinilai penting dalam menjalankan operasional, seperti ruang kantor, pemasaran hingga sumber daya. Selain memanfaatkan pendanaan, beberapa startup mengandalkan aset dan sumber keuangannya sendiri, namun hal tersebut tidak bisa menjadi pilihan tunggal, lantaran perkembangan usaha yang terus membutuhkan pasokan dana.

Kendati demikian, beberapa startup menginginkan tahap pendanaan dengan mekanisme pembagian saham. Kemudahan akses investasi, baik dari dalam mau pun luar negeri membuat ekosistem usaha rintisan Indonesia berkembang pesat. Oleh karena itu, mari kenali beberapa tahap pendanaan startup yang sering terjadi di Indonesia.

Pre-seeds/Seeds Funding

Early Stage Funding merupakan nama lain pada tahap ini, pendanaan ditujukan untuk membuat pengembangan internal pada startup. Mulai dari rekrut sumber daya manusia, kantor dan menemukan potensi produk serta mengidentifikasi calon pasar yang sesuai dengan produk.

Pendanaan ini mengharuskan pendiri startup untuk membagi status kepemilikan bisnisnya dengan pendana. Nantinya jika startup tersebut berkembang, pendana akan menjual kepemilikan sahamnya. Ada pun kisaran jumlah dana yang disuntikkan sebesar USD 50-600 ribu.

Baca juga:

Tahap Pendanaan Startup

Seri A-C

Tahap ini merupakan serangkaian runutan dari pendanaan yang dilakukan untuk startup paska seeds funding. Di tahap seri A, sudah menemukan layanan yang sesuai dengan pasar yang dikembangkan. Pada tahap ini, pemanfaatan dana ditujukan untuk pengembangan layanan.

Pada tahap seri B, kas keuangan startup akan ditinjau oleh auditor publik sebagai syarat masuknya dana investor. Dalam tahap ini, pemberi dana juga memberikan posisi Kepala Keuangan (CFO) yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan finansial usaha rintisan tersebut. Umumnya, usia startup yang mendapatkan pendanaan ini sudah mencapai 2 hingga 4 tahun dengan kisaran dana USD 5 hingga 20 juta.

Selanjutnya, tahap seri C akan diberikan ke beberapa startup yang sudah mapan dan dewasa. Pendanaan ditujukan untuk perluasan area bisnis, baik di tahap nasional mau pun mancanegara. Ada pun tahap tersebut memiliki kisaran dana mencapai USD 25 hingga 10 juta.

IPO

Tahap ini juga diartikan sebagai penawaran umum perdana. Pada tahap ini startup akan terdaftar di pasar modal dengan publik mampu menjadi pendana. Sampai sejauh ini, startup Indonesia yang disebut-sebut melenggang di bursa saham ialah Gojek. Sebagai sebuah startup, Gojek memang sudah memenuhi karakteristik perusahaan yang layak mendapatkan IPO, dengan usia mencapai 5-10 tahun.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Qoala Insurtech Ungkap Strategi Digital Marketing Tahun 2021

DuniaFintech.com - Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan di berbagai aspek bisnis, termasuk gaya pemasaran di setiap industri. Namun, pandemi justru memberi peluang bagi perusahaan...

Fintech Santara, Investasi di Bisnis UMKM dengan Sistem Equity Crowdfunding

DuniaFintech.com - Fintech Santara merupakan platform equity crowdfunding yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Equity crowdfunding itu sendiri adalah istilah untuk layanan urun...

Jenis-jenis Produk Pinjaman Bank Syariah Indonesia

Sebagaimana bank-bank lainnya, Bank Syariah Indonesia atau BSI juga memiliki produk pinjaman bagi nasabahnya. Apa saja jenis pinjaman bank syariah? Perlu diketahui, Bank Syariah...

PasarPolis, Perusahaan Asuransi dengan User Experience Terbaik

PasarPolis merupakan perusahaan asuransi yang telah hadir sejak tahun 2015 untuk merevolusi industri asuransi yang selama ini cenderung sulit. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, PasarPolis...

Bareksa, Marketplace Investasi Digital Pertama di Indonesia

Bareksa merupakan marketplace investasi reksadana digital terintegrasi pertama di Indonesia. Startup financial technology (fintech) ini milik PT Bareksa Portal Investasi yang berdiri pada 17...
LANGUAGE