24.1 C
Jakarta
Senin, 6 Desember, 2021

Ini Cara Nvidia Beri Tahu VGA Bekas Mining, Gamers Masuk!

Produsen VGA Nvidia tampaknya tak ingin mengganggu pasar gamenya karena mining. Mereka punya cara tersendiri untuk mengingatkan gamers. 

Kartu grafis yang terpengaruh akan berlabel dengan pengenal sehingga konsumen tahu apa yang mereka beli. Nvidia mengurangi kemampuan kartu grafis yang baru yang mana produksinya untuk menambang cryptocurrency untuk menjaga inventaris para gamer.

Baca Juga : Gojek Akhirnya Merger dengan Tokopedia, Simak Ulasan Ini

Baca Juga : Tak Mampu Beli PS5, Xbox atau PC? Cloud Gaming Bisa Kamu Coba

Raksasa pembuat chip yang berbasis di California itu mengumumkan melalui blognya pada hari Selasa. Mereka akan menerapkan pengurangan hashrate (ETH, -26.15%)ETH (ETH, -26,15%) ke  beberapa VGA Nvidia. Jenis-jenis VGA NVidia tersebut adalah  RTX 3080, RTX 3070 dan RTX 3060 Ti yang baru.

VGA Nvidia akan berlabel dengan “Lite Hash Rate” atau pengenal “LHR”. Ini  untuk “memastikan bahwa pelanggan tahu persis apa yang mereka dapatkan”. Perusahaan itu akan menerapkannya pada pengiriman akhir bulan ini. 

Nvidia mengatakan bahwa prioritasnya adalah memastikan kartu game-nya berakhir “di tangan para gamer”. Nvidia pertama kali mengumumkannya pada bulan Februari.  Semua VGA Nvidia GeForce RTX 3060 akan bertanda dengan hashrate Ethereum yang berkurang.

Namun, masih belum ada konfirmasi soal bagaimana keberpihakan Nvidia terhadap permintaan dari miners atau penambang. 

Namun, sepertinya miners juga banyak yang beralih ke staking. Karena memang aset kripto semakin lama akan semakin sulit dari sisi pertambangan. Ini untuk menjaga supply maksimal ke depannya. 

Masih Sulitkah Menambang, Meski VGA Nvidia Melakukan Hal Itu

Namun, masih ada upaya pihak developer untuk mempermudah pertambangan atau skema proof of work. Pemberi pinjaman crypto memasuki penambangan Bitcoin di tengah booming di industri penambangan bitcoin Amerika Utara.

Produk Blockstream, pembangun Bitcoin dan infrastruktur blockchain. Blockstream Mining adalah salah satu dari segelintir perusahaan yang mengoperasikan mesin atas nama dirinya sendiri dan orang lain.

Ini biasa disebut fasilitas colocation. Yang terbesar, Core Scientific, baru – baru ini memperluas kapasitas operasionalnya. Ini untuk mengakomodasi pesanan chip baru dalam jumlah besar untuk dirinya sendiri dan mitranya. 

Dengan demam penambangan bitcoin Amerika Utara dalam kecepatan penuh, mesin penambangan dipesan – tunggak selama berbulan-bulan. Dan penambang berjuang untuk menemukan ruang gudang untuk menyimpan komputer-komputer itu.

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Target Tahun Ini Hampir Tercapai, Akseleran Pasang Target Baru: Rp4 Triliun di 2022 

JAKARTA, duniafintech.com - Fintech pembiayaan bersama atau peer to peer (P2P) lending, Akseleran, terus menggenjot kinerjanya hingga tutup tahun ini. Platform penyedia layanan pinjaman...

Mengenal Private Equity dan Venture Capital di Dunia Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Private Equity dan Venture Capital merupakan istilah populer dalam dunia permodalan yang mungkin asing bagi para investor pemula. Namun, kedua istilah...

Mengenal Biaya Asuransi JNE dan Syarat Pengiriman Paketnya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi JNE adalah produk pertanggungan dari JNE, sebuah perusahaan ekspedisi yang dalam beberapa tahun terakhir ini melayani jasa antar barang bagi...

Ini Cara Memahami Sentimen Pasar bagi Investor di Dunia Trading dan Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Sentimen pasar atau market sentiment merupakan konsensus atau sikap secara keseluruhan dari pelaku pasar atau investor terhadap pergerakan harga suatu pasar....

Biaya Asuransi: Pengertian dan Jenis-jenisnya

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya asuransi pada dasarnya terdiri dari berbagai macam. Umumnya, ketika memiliki asuransi, pemegang polis diwajibkan untuk tahu apa saja jenis biaya...
LANGUAGE