26.1 C
Jakarta
Jumat, 10 Juli, 2020

Instagram Luncurkan IGTV yang Akan Saingi Youtube?

duniafintech.com – Instagram dikabarkan pada hari Rabu (20/6) kemarin telah meluncurkan aplikasi mobile video panjang berdurasi hingga satu jam, bernama IGTV.

Dilansir dari CNN Indonesia, IGTV yang merupakan layanan video durasi panjang ini  akan berfokus untuk menggaet para selebriti internet daripada orang-orang yang populer di media mainstream merupakan bagian dari strategi IGTV.

Baca juga : Pinjaman Terjangkau dan Mudah di Akses di Sini

Tujuannya adalah membiarkan mereka yang memiliki keterampilan mengelola konten dengan gaya ini dan sudah memiliki audiens cukup besar di Instagram menunjukkan apa itu IGTV kepada pengguna Instagram lainnya.

Kabar mengejutkannya dengan peluncuran IGTV ini digadang-gadang akan menyaingi layanan streaming Youtube.

Berdasarkan laporan yang didapat dari TechCrunch, Instagram menolak untuk memberikan komentar terkait hal ini. TechChrunch mengumpulkan informasi tersebut dari berbagai sumber dan menyebut bahwa video-video di IGTV dapat ditonton secara full screen dengan orientasi vertikal, dan dapat mencapai resolusi 4K.

Baca juga : Credits Soroti Masa Depan Blockchain di India

Pengguna akan disambut dengan koleksi video-video terbaru yang populer dan akan diberikan opsi untuk melanjutkan menonton video yang tidak mereka selesaikan sebelumnya.

Video-video ini bukan dirancang untuk bersaing dengan video-video Netflix atau HBO, tetapi mirip video yang ada di YouTube. Pada video-video tersebut akan terdapat opsi agar para pembuat konten bisa mendapat jumlah kunjungan (traffic) pada laman situs pribadi mereka.

Instagram berencana untuk menawarkan monetisasi langsung, kemungkinan melibatkan pembagian keuntungan dari iklan, tetapi hal ini belum final.

Dikabarkan dari CNN Indonesia, peluncuran IGTV ini menjadi penting untuk Facebook mengingat Facebook merupakan induk usaha Instagram. Pasalnya, pusat video miliknya, yakni Facebook Watch dianggap sebagai produk gagal.

Facebook pun telah menyatakan akan melakukan ekspansi terhadap Facebook Watch untuk menjangkau lebih banyak pembuat konten. Mereka mencoba menawarkan fitur-fitur video interaktif yang memungkinkan pengguna untuk membuat permainan.

Baca juga : SEICO Model, Perlindungan Investor ICO di Dunia

Facebook juga meluncurkan Brand Collabs Manager yang membantu para pemilik usaha untuk menemukan pembuat konten yang dapat mereka sponsori. Hal ini dapat membantu bintang-bintang IGTV mendapatkan uang melalui penempatan produk atau konten video yang disponsori.

IGTV pun diyakini akan membuat Facebook lebih bersaing dengan YouTube, di mana pengguna dengan sengaja mencari dan menonton video-video yang spesifik dari para pembuat konten favorit mereka. Namun, YouTube masih terpaku pada era desktop yang membuat video-videonya berorientasi horizontal.

Written by : Dinda Luvita
Picture by : Pixabay.com

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

PNM Mekaar Berbasis Digital Luncur, Mudahkan Pencairan Pembiayaan Nasabah

DuniaFintech.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM berkolaborasi dengan LinkAja meluncurkan pilot project PNM Mekaar berbasis digital di Pasar Minggu,...

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mencapai Masa Pensiun

DuniaFintech.com - Mencapai masa pensiun kadang terasa melegakan karena mengucapkan selamat tinggal kepada pekerjaan menumpuk, di sisi lain juga menjadi beban bagi...

Layanan TokoCabang di Tokopedia Bantu Pengusaha di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - E-commerce Tokopedia mengungkapkan adanya peningkatan pemanfaatan fitur TokoCabang, sebuah layanan untuk ketersediaan pasokan hingga pemenuhan permintaan selama masa pandemi COVID-19....

Mau Dapat Beasiswa? Kunjungi Beberapa Situs Ini

DuniaFintech.com - Siapa yang tidak mau dapat beasiswa? Rasanya, hampir setiap orang punya impian untuk meneruskan studi ke jenjang lebih tinggi, bukan?...

Pandemi Covid-19 Jadi Ajang Menuju Reformasi Memanfaatkan Teknologi

DuniaFintech.com - Pemerintah memandang masa krisis yang terjadi hingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan reformasi memanfaatkan teknologi. Inilah hikmah...
LANGUAGE