26 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Jaman Digital, E-Money Menyusahkan atau Meringankan?

duniafintech.com – Harus diakui saat ini memang penggunaan teknologi dalam beberapa aspek kehidupan di masyarakat kian hari kian meningkat. Hal ini dikarenakan, banyak kalangan yang percaya dan beranggapan bahwa teknologi bisa menjadi solusi atas permasalahan-permasalahan yang sering terjadi di masyarakat di jaman digital ini, contoh saja dalam hal pembayaran.

Saat ini, masyarakat Indonesia memiliki 2 jenis metode embayaran yaitu  tunai dan uang elektronik (E-money). Seiring dengan semakin berkembangnya jaman, saat ini banyak masyarakat Indonesia perlahan-lahan mulai beralih dari pembayaran konvensional ke pembayaran uang elektronik.

Hal ini juga didorong oleh kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI). Dimana Bank Indonesia telah mengizinkan beberapa jenis E-money yang diterbitkan oleh perbankan, operator seluler, dan pihak lainnya.

Jika ada yang menanyakan, apakah penggunaaan E-money di masyarakat Indonesia saat ini meringankan atau menyusahkan dalam hal melakukan pembayaran. Pasti masyarakat Indonesia akan menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban yang cukup beragam, ada yang memberikan respon positif dan negatif.

Jika kita melihat hal tersebut dari berbagai sudut pandang, tentu saja ada kelebihan dan kekurangan dari penggunaan uang elektronik di masyarakat saat ini seperti berikut ini:

Kelebihan Penggunaan E-money di Jaman Digital

-Tidak memerlukan tempat atau wadah yang besar, karena E-money hanya berupa kartu dan aplikasi (E-toll, Flazz BCA Card, DokuWallet, T-Cash, Gopay dan masih banyak lagi).

-Transaksi pembayaran atau keuangan menjadi lebih cepat, praktis, dan aman. Dimana penggunaan E-money saat ini sudah bisa digunakan di minimarket, toko online, dan lain sebagainya.

-Meningkatkan Keamanan dengan menekan angka peredaran uang di masyarakat.

-Memberikan dampa-k positif dari segi efektif dan efisien, dikarenakan dengan menggunakan uang elektronik masyarakat bisa lebih cepat menyelasaikan transaksi pembayaran seperti penggunaan E-toll di seluruh ruas tol di Indonesia.

-Mengurangi biaya yang dikeluarkan dibandingkan dengan menggunakan pembayaran konvensional (uang logam dan kertas).

-Memiliki database customer yang berguna untuk mengetahui jumlah transaksi yang telah Anda lakukan.

Nah, itulah beberapa kelebihan yang diperoleh jika masyarakat menggunakan E-money sebagai metode pembayaran, tetapi nampaknya tidak adil jika hanya memberikan informasi mengenai kelebihan E-money saja, ada baiknya kekurangan dari penggunaan E-money ini juga harus dinformasikan sehingga masyarakat lebih mengenal dan mengetahui kelebihan  dan kekurangan dari beredarnya uang elektronik di masyarakat saat ini. Seperti berikut ini.

Kekurangan Penggunaan E-money di Jaman Digital

-Menuntut seseorang untuk mempelajari hal baru, apalagi bagi mereka yang belum melek teknologi. Tentu ini merupakan salah satu kendala saat penggunaan metode pembayaran dengan E-money di masyarakat.

-Masih kurangnya fasilitas-fasilitas penunjang penggunaan E-money di sejumlah daerah, apalagi jika Anda sedang berada di daerah-daerah pelosok yang minim akses khususnya internet. Jadi penggunaan E-money masih terbatas untuk kota-kota besar saja.

-Berisiko mengalami peretasan, dikarenakan berhubungan langsung dengan penggunaaan internet, namun untuk beberapa layanan E-money tentu sudah memiliki proteksi yang dapat diandalkan.

-Jika kartu atau aplikasi e-money dimana Anda menyimpan uang tersebut bisa saja hilang, dikarenakan kesalahan software dan lain sebagainya.

Demikianlah informasi yang bisa kami berikan untuk Anda, dimana pada dasarnya penggunaan E-money di Indonesia memiliki dampak positif dan negatif bagi masing-masing penggunanya. Oleh karena itu, sangat diharapkan kebijaksanaan dalam hal menggunakannya.

Namun, dibalik respon positif atau negatif yang diberikan oleh masyarakat dalam pemberlakuan metode pembayaran E-money saat ini, harus diakui memang E-money menjadi terobosan dan solusi yang dapat diandalkan untuk mempermudah transaksi keuangan dan pembayaran di masyarakat. Dimana ekonomi digital bisa menjadi solusi atas permasalahan ekonomi yang sering terjadi di dunia saat ini.

-Febrian Surya-

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE