25 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Strategi dan Jenis Investasi Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga mempunyai peran penting dalam mengelola keuangan keluarga dengan baik meski ia memang tidak menghasilkan uang secara aktif. Namun, penting juga bagi ibu rumah tangga untuk mempelajari strategi dan jenis investasi terbaik agar ia juga dapat memperoleh penghasilan.

Di samping itu, tanpa pengelolaan keuangan yang baik, tentu saja semua anggota keluarga bakal terdampak oleh kondisi buruk lantaran pengambilan keputusan yang keliru.

Strategi Investasi untuk Ibu Rumah Tangga

1. Mulai dengan Mempersiapkan Dana Darurat

Ibu rumah tangga yang belum memiliki rekening tabungan, disarankan untuk mulai melakukan hal itu. Tujuannya adalah untuk mengamankan dana darurat bagi keluarga. Adapun dana darurat yang disimpan pada rekening tabungan itu akan digunakan ketika terjadi keadaan darurat pada keluarga.

Sebagai contoh, saat di-PHK oleh perusahaan, tentu diperlukan tambahan dana ketika anggota keluarga sedang sakit dan sebagainya. Karena itu, idealnya, seorang ibu rumah tangga harus mempersiapkan dana darurat minimal untuk 6 bulan biaya hidup.

Keberadaan dana darurat juga akan membuat ibu rumah tangga tidak perlu lagi bingung ketika kondisi darurat terjadi dan tidak perlu meminjam uang kepada orang lain yang dapat menambah beban.

2. Siapkan Beberapa Asuransi

Selanjutnya, strategi investasi untuk ibu rumah tangga yang bisa diterapkan adalah asuransi. Adapun asuransi paling awal yang perlu dipersiapkan, yaitu asuransi jiwa untuk suami yang menjadi tulang punggung dan pihak yang mencari nafkah utama. Asuransi jiwa ini menjadi program perlindungan apabila suami meninggal atau tidak dapat mencari nafkah disebabkan oleh keadaan tertentu.

Ketika hal itu terjadi, ibu rumah tangga beserta anak-anak bakal memperoleh manfaat untuk bertahan hidup ketika suaminya tidak mampu memberikan nafkah. Di samping itu, perlu juga untuk mempersiapkan asuransi kesehatan untuk semua keluarga. Dalam hal ini, asuransi kesehatan yang berkualitas dan memiliki premi yang tetap terjangkau harus menjadi pilihan.

3. Sisihkan Uang yang Diberikan Suami untuk Berinvestasi

Untuk mengembangkan uang yang dimiliki, ibu rumah tangga perlu melakukan investasi. Pasalnya, dengan berinvestasi, uang yang dimiliki ibu rumah tangga akan berkembang nilainya di atas laju inflasi tahunan. Tentu saja hal itu berbeda dengan menabung di bank.

4. Manfaatkan Waktu untuk Bekerja Sampingan

Berikutnya, ibu rumah juga dapat menerapkan strategi investasi berupa memanfaatkan waktu luang untuk mencari uang tambahan, misalnya dengan bekerja sampingan. Dalam hal ini, semua ibu rumah tangga memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan uang dari rumah dengan cara bekerja lepas atau yang sering disebut freelancer.

Misalnya, keterampilan desain grafis, menulis, dan media sosial, yang sangat dibutuhkan oleh banyak pihak dan dapat dikerjakan secara remote oleh ibu rumah tangga untuk menambah pemasukan.

5. Terus Menambah Ilmu Keuangan

Berhenti belajar tentu tidak akan pernah membuat seseorang dapat berkembang menjadi lebih baik, termasuk bagi ibu rumah tangga. Karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan berkaitan tentang keuangan, mempelajari seni berinvestasi, cara membuat anggaran yang baik, dan sebagainya. Pasalnya, pengetahuan itu pun tidak hanya digunakan di dalam rumah tangga, melainkan juga dapat diajarkan kepada anak-anak.

Jenis Investasi yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

1. Reksa Dana Pasar Uang

Investasi ini cocok untuk ibu rumah tangga dalam rangka memperoleh pendapatan. Secara sederhana, reksa dana adalah kumpulan dana dari investor yang nantinya akan dikelola oleh manajer investasi. Karena itu, ibu rumah tangga hanya perlu melakukan top-up sesuai jumlah yang diinginkan, kemudian dana itu akan dikelola oleh MI kepercayaan.

Dengan demikian, tak perlu lagi melihat pergerakan pasar modal yang memakan banyak waktu dan dapat mengerjakan hal rumah tangga lainnya. Para MI itulah yang akan bertugas memantau pasar modal dan mencari tahu saham terbaik untuk dibeli investor.

Reksa dana diketahui terbagi menjadi 4, yakni pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Dalam hal ini, ibu rumah tangga dapat memilih jenis investasi terbaik berupa reksa dana pasar uang yang memang memiliki risiko minim dan cenderung stabil.

2. Emas atau Logam Mulia

Diklaim lebih stabil dan cenderung lebih mudah dilakukan, jenis investasi terbaik satu ini masih menjadi bentuk investasi yang populer dilakukan banyak orang. Ibu rumah tangga pun dapat melakukan investasi ini hanya dengan membelinya lalu menyimpannya dalam jangka waktu yang lama. Emas atau logam mulia ini termasuk investasi jangka panjang sehingga populer di kalangan investor yang hendak berinvestasi dalam kurun waktu lebih dari 5 tahun.

Adapun keuntungan dari berinvestasi emas, yaitu sifatnya yang likuid atau mudah dicarikan sehingga ketika nanti ada kebutuhan dana mendesak, dapat digunakan. Namun, dalam memilih emas, sebaiknya tetap berhati-hati sebab bisa saja terdapat oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang memalsukan emas.

Oleh sebab itu, perlu untuk lebih cermat dalam membedakan antara emas asli dan palsu agar nantinya investasi berjalan sesuai harapan.

3. Peer-to-Peer Lending

Pengertian Peer-to-Peer Lending (P2P) adalah sebuah marketplace tempat bertemunya pendana dan peminjam yang ingin mewujudkan tujuan keuangan mereka masing-masing. Apabila berinvestasi melalui sistem P2P, ibu rumah tangga berkesempatan untuk dapat mendanai individu atau pelaku bisnis. P2P sendiri cocok sebagai investasi untuk ibu rumah tangga lantaran modalnya yang tidak besar.

4. Surat Utang Negara

Surat Utang Negara atau SUN merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah dan bertujuan untuk mencari dana pembiayaan APBN. Apabila ibu rumah tangga menjadi investor di situ, artinya ia seolah memberikan pinjaman kepada pemerintah dan akan mendapatkan imbal hasil berupa bunga atau kupon.

Boleh dibilang, investasi SUN ini investasi untuk ibu rumah tangga yang aman dan menguntungkan sebab pembayaran kupon dan pokok dijamin oleh negara sehingga tak ada risiko gagal bayar. Produk-produk SUN terdiri dari ORI (Obligasi Ritel Indonesia), Sukri (Sukuk Ritel), dan SBR (Saving Bond Ritel).

5. Berbisnis

Investasi yang juga cocok untuk ibu rumah tangga adalah berbisnis. Pasalnya, dengan membuka bisnis, ibu rumah tangga dapat meluangkan waktu untuk membuat makanan ringan yang nantinya dijual dan menghasilkan untung. Bukan itu saja, ibu rumah tangga pun dapat menyalurkan hobinya, seperti membuat kerajinan tangan atau menjahit, yang kemudian dijual secara online untuk menambah pendapatan.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

OJK Dorong Pertumbuhan Teknologi Finansial Urun Dana

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran industri teknologi finansial urun dana atau securities crowdfunding (SCF) untuk meningkatkan skala bisnis pelaku UMKM di Indonesia. Pasalnya,...

Regulatory Sandbox: Strategi Jitu Tangkal Kealpaan Regulasi Fintech

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, penggunaan regulatory sandbox atau ruang uji coba terbatas bagi para perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi atau...

Kesenjangan Akses Keuangan antara Kota dan Desa, Ini Kata OJK

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengungkapkan bahwa masih tercipta gap atau kesenjangan yang cukup lebar...

Disinggung OJK, AFPI Putus Keanggotaan Penagih Utang PT ITN

Kantor milik PT Indo Tekno Nusantara (ITN) digerebek kepolisian pada Kamis, (14/10) lalu. ITN merupakan perusahaan penagih utang yang mengoperasikan 13 perusahaan pinjol, di...

Tentang Waktu dan Petunjuk Cara Ikut Lelang Pegadaian

Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara dilelang kepada khalayak masyarakat. Mengingat debitur tidak sanggup melunasi pinjamannya, Pegadaian pun berhak untuk...
LANGUAGE