33 C
Jakarta
Rabu, 24 Juli, 2024

Sukses Jual NFT Rp 14 M, “Raja Bollywood” Amitabh Bachchan Ditagih Pajak Rp 1,9 M

JAKARTA, duniafintech.com – Setelah sukses jual NFT (Non-Fungible Token) yang menyentuh angka fantastis, yakni sekitar Rp14 miliar, sang Raja Bollywood, Amitabh Bachchan, dilaporkan telah ditagih pajak oleh otoritas setempat.

Adapun aktor Bollywood tersebut yang NFT-nya dimuat di situs BeyondLife itu dilaporkan harus membayar sekitar 1 crore atau sekitar US$136 ribu. Diketahui, nilai pajak yang setara dengan Rp1,9 miliar ini dibayarkan oleh Bachchan usai petugas pajak setempat mengirimkan pemberitahuan.

Hal itu pun diketahui dari laporan seorang sumber, seperti dikutip dari Coindesk via Detik.com, Kamis (31/3/2022). Sekarang ini, Divisi Hyderabad dari Direktorat Jenderal Intelijen Pajak Barang dan Jasa (DGGI) India tengah menyelidiki platform dimaksud dan menemukan perbedaan.

Usai pemberitahuan tindak lanjut itu dikirim, Bachchan pun segera membayar pajak atas penjualan token NFT-nya itu, senilai kurang lebih Rs 7 crore atau $1 juta (sekitar Rp14, 3 miliar dengan asumsi kurs saat ini).

Sebagai informasi, BeyondLife.club merupakan kemitraan antara Rhiti Entertainment dan platform bernama GuardianLink.io, sebuah pertukaran NFT tanpa kode. Diketahui, Bachchan pun sudah bermitra dengan Rhiti Entertainment untuk penjualan NFT-nya.

Sementara itu, NFT yang dijual ini termasuk pembacaan puisi megastar dari Madhushala, koleksi puisi terkenal oleh ayahnya Harivansh Rai Bachchan, punk berjudul Big B, yang merupakan julukannya, poster vintage digital dari penampilannya di film India, serta poster dengan momen yang sudah ditandatangani.

Menurut D. Purushottam dari divisi Hyderabad dari Ditjen Perhubungan Udara, penyelidikan pajak ini aktif dan tengah berjalan. Namun, di sisi lain, baik Bachchan maupun orang-orang yang terkait dengan Rhiti Entertainment tidak memberikan komentar. Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Intelijen Pajak Barang dan Jasa pun bertanggung jawab untuk mengidentifikasi penghindaran pajak dan pemungutan.

Demam NFT di India

Belakangan ini, sebagaimana terjadi di banyak belahan bumi lainnya, termasuk Indonesia, diketahui memang sedang berlangsung demam NFT di India. Demam aset digital yang satu ini bahkan merambah kalangan selebritas Bollywood hingga atlet kriket.

Orang-orang papan atas di India itu pun kini berlomba-lomba untuk mendulang keuntungan dari aset tersebut. NFT sendiri merupakan aset digital yang menggunakan blockchain untuk mencatat kepemilikan barang karya seni, misalnya berupa gambar, video, dan koleksi lainnya. Melalui NFT, karya seni digital tersebut kemudian dapat diperjualbelikan.

Beberapa superstar Bollywood seperti Amitabh Bachchan dan Salman Khan, ikut ambil bagian dalam peluncuran karya seninya lewat NFT. Bachchan pun mengumumkan peluncuran poster dari film-filmnya dengan tanda tangannya, sedangkan Khan baru hanya mengumumkan rencana peluncuran NFT-nya.

Ayaan Agnihotri selaku  pemilik platform penjualan NFT, Bollycoin, menyatakan bahwa kendati NFT masih asing di India, tetapi di platform-nya sendiri telah ada sebanyak 8 juta token NFT yang terjual dari total 20 juta. Adapun satu BollyCoin ini bernilai 10 sen dolar AS.

Bukan hanya merebak di kalangan selebritas, atlet kriket India seperti Dinesh Karthik pun terlihat lebih dahulu mencari cuan lewat NFT. Sang atlet diketahui sudah menjual videonya ketika bertanding dan memperoleh 6 kemenangan pertandingan. Harga yang dipatok adalah 5 ethereum atau sekitar US$20.000.

Kemudian, juga ada Manish Malhotra,  perancang busana papan atas India, yang telah menjual NFT sketsa digital dari beberapa kreasinya yang paling terkenal. Untuk harganya sendiri adalah US$4.000 per unit.

 

Penulis: Boy Riza Utama

Editor: Rahmat Fitranto

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU