31.2 C
Jakarta
Jumat, 2 Desember, 2022

KAPAN WAKTU YANG TEPAT UNTUK MEMBELI BITCOIN DAN ETHEREUM

duniafintech.com – Sekitar dua bulan lalu, miliarder hedge fund Michael Novogratz membuat pengumuman yang berani: Dia akan menempatkan 10% kekayaan bersihnya ke mata uang digital termasuk Bitcoin dan Ethereum. Banyak yang bisa terjadi dalam beberapa bulan ini, khususnya untuk harga Bitcoin menjadi dua kali lipat, dan harga Ethereum telah berlipat ganda.

Jadi ketika mata uang digital mencapai titik tertinggi sepanjang masa di awal bulan Juni, dengan harga Bitcoin mencapai $3000 dan Ethereum memecahkan $400 keesokan harinya, Novogratz mengira ledakan mata uang digital saat ini telah berakhir. Dia menjual “sekumpulan” koin digital miliknya.

“Saya pikir pasar memiliki kecepatan yang spektakuler, dan pepohonan tidak tumbuh ke langit,” kata Novogratz saat berbicara di Konferensi Masa Depan CBInsights Fintech di New York. “Jadi saya mungkin masih memiliki sekitar 10% dari kekayaan bersih saya di mata uang digital, tapi jalannya sudah kembali.” “Saya memiliki lebih sedikit koin, tapi harganya lebih berharga,” Novogratz menambahkan.

Pedagang cryptocurrency telah terbiasa dengan harga yang naik turun dalam perdagangan cryptocurrency. Novogratz, yang sebelumnya mengelola nilai perlindungan dana di Fortress Investment Group dan sekarang berinvestasi di perusahaan-perusahaan Blockchain, berpikir bahwa mata uang digital telah memuncak untuk sementara waktu. Dan bisa saja terjadi penurunan beberapa saat sebelum mereka kembali ke tingkat rekor.

Saya pikir kita mungkin telah mencapai puncak di tahun ini untuk Ethereum, dan Anda akan berkonsolidasi perlahan,” katanya di konferensi tersebut.

Yang pasti, miliarder masih meremehkan mata uang digital dalam jangka panjang, dia hanya menunggu waktu yang tepat untuk membeli lagi. Dan dia punya ide bagus saat itu.

Baca juga : https://duniafintech.com/bitcoin-marketplace-where-buyer-meet-seller/

Jika Bitcoin turun kembali ke $1600, katanya, dia akan “membeli banyak dari harga itu.” Dan jika harga Ethereum turun menjadi antara $150 dan $200, akan cukup murah untuk membeli lebih banyak lagi, tambahnya. Harga tersebut akan memberi Ethereum nilai pasar keseluruhan sekitar $20 miliar.

Jika Anda membeli Ether seharga $400 dan harganya mencapai $200, saya tidak peduli dengan apa yang Anda pikir, rasanya sangat menyebalkan,” kata Novogratz.

Novogratz yakin bahwa ia merasakan Blockchain, Bitcoin, Ethereum, dan revolusi ICO akan menjadi gelembung terbesar dalam hidup kita, prediksinya. Saat gelembung itu muncul, mungkin saja itulah saat yang tepat untuk membeli kembali mata uang digital.

Source : fortune.com

Written by : Arina Calista Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Fintech Indonesia: Open Finance akan Jadi Masa Depan Fintech

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini mengulas soal open finance dan masa depan financial technology (fintech). Seperti diketahui, transformasi digital yang berjalan kian...

Cek Resi Standard Express Shopee dari Korea, Begini Caranya

JAKARTA, duniafintech.com – Cek resi Standard Express Shopee dari Korea sangat penting diketahui dan dipahami oleh para pengguna Shopee. Sebagai informasi, Standard Express merupakan layanan...

Cara Investasi Emas di Shopee Plus Kelebihan & Kekurangannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas di Shopee bisa menjadi salah satu investasi jangka panjang yang mudah, praktis, dan aman. Saat ini di Shopee memang...

Cara Menggunakan NFC: Cek Saldo ATM hingga Top Up e-Money

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menggunakan NFC tentu penting diketahui oleh para pengguna smartphone yang memiliki fitur canggih ini. Merupakan singkatan dari Near-field Communication, NFC adalah...

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, sesuai kurs, menguat pada level Rp 15.732 di perdagangan pasar spot Rabu (30/11). Rupiah diketahui menguat 0,13%...
LANGUAGE