25.5 C
Jakarta
Senin, 5 Desember, 2022

KENAPA PENGIRIMAN UANG LEWAT REMITTANCE MEMBANTU MASYARAKAT?

duniafintech.com – Sudahkah Anda pernah mendengar istilah “Remittance” dalam dunia perbankan? Jika Anda belum pernah mendengarnya. Remittance merupakan transfer atau pengiriman uang dalam bentuk valuta asing, yaitu penerimaan (incoming) maupun pengiriman (out going) dan demand draft dari dan ke luar negeri maupun dalam negeri.

Dengan munculnya layanan bisnis remittance di Indonesia, diprediksi sangat membantu masyarakat Indonesia yang sedang bekerja di luar negeri ataupun bagi mereka yang memiliki saudara yang tinggal di luar negeri. Dengan demikian hadirnya startup remittance di Indonesia, masyarakat bisa lebih mudah dalam melakukan pengiriman atau transfer uang hingga ke mancanegara.

Apalagi saat ini sudah cukup banyak bank konvensional di Indonesia yang sudah memiliki layanan bisnis remittance,  seperti BCA, Permata Bank, dll.

Jenis Remittance

Dalam pelayanan bisnis Remittance di perbankan, Remittance dibagi ke dalam dua jenis, sebagai berikut:

-Incoming

Penerimaan uang dari bank luar negeri atau dalam negeri dalam mata uang asing ke Indonesia.

-Out Going

Transaksi pengiriman uang dari Indonesia ke bank luar negeri atau asing dalam mata uang asing.

Baca juga: duniafintech.com/kompetisi-artikel-how-technology-changes-your-life

Manfaat Layanan Remittance bagi Masyarakat Luas

Sebagai metode pengiriman uang dalam mata uang asing baik ke luar negeri atau dalam negeri, layanan remittance yang saat ini sudah beredar di Indonesia tentu saja memiliki manfaat yang dapat membantu memudahkan para pekerja Indonesia yang merintis karir di luar negeri yang ingin mengirimkan uangnya ke keluarga tercinta di Indonesia maupun sebaliknya. Apalagi pengiriman uang lewat remittance sebagian besar bisa dilakukan transfer melalui web. Tentu hal ini membuat pengiriman uang lewat remittance semakin mudah saja untuk dilakukan. Kehadiran layanan remittance juga dapat membantu masyarakat yang tinggal di daerah kecil yang  belum tersentuh oleh layanan perbankan.

Jadi, layanan remittance yang saat ini ada, baik di Indonesia maupun dunia sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat yang ingin melakukan pengiriman dana lintas negara, mengapa?

Hal ini dikarenakan anggota negara-negara G8 dan bank dunia sudah sepakat untuk menekan biaya transfer yang relatif besar untuk memindahkan uang ke negara lainnya melalui remittance. Oleh karena itu, saat ini bagi Anda yang ingin mengirimkan uang Anda ke luar negeri atau sebaliknya, menggunakan layanan Remittance bisa jadi pilihan baik, agar pengiriman uang Anda ke luar negeri lebih mudah, aman, fleksibel, dan tentunya mendapatkan keuntungan dari biaya transfer yang relatif rendah.

Written by: Febrian Surya

 

 

 

 

 

 

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Simulasi Saham Online Terbaik, Coba di 7 Platform Ini!

JAKARTA, duniafintech.com – Simulasi saham online tentunya perlu diketahui saat ingin terjun ke dunia penanaman modal lewat instrumen saham. Saham sendiri adalah salah satu pilihan...

Tips Menabung Ibu Rumah Tangga Setiap Hari di Rumah

JAKARTA, duniafintech.com – Tips menabung ibu rumah tangga tentu saja akan sangat penting diketahui oleh para ibu yang ada di Indonesia. Ibu rumah tangga alias...

Portofolio Investasi adalah: Contoh hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Portofolio Investasi sejatinya adalah satu istilah penting yang perlu diketahui dalam dunia penanaman modal. Saat ini, investasi sendiri memang telah menjadi salah...

Istilah Forex yang Penting Diketahui, Simak Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Istilah forex sangat penting diketahui dan dipahami oleh mereka yang terjun dan menekuni instrumen investasi ini. Dalam trading forex, ada banyak istilah...

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...
LANGUAGE