28.7 C
Jakarta
Kamis, 16 Juli, 2020

Kerja Sama dengan Theta Labs, Google Terjun ke Blockchain

DuniaFintech.com – Theta Labs bekerja sama dengan Google dalam suatu proyek yang dimaksudkan untuk membantu jaringan pengiriman video untuk para penggunanya melalui Google Cloud.

Sebagai bagian dari kemitraan, raksasa teknologi ini membantu Theta dengan peluncuran Mainnet 2.0-nya, hard fork ini terjadi sekitar tengah hari waktu Pasifik pada hari Rabu, kata CEO Theta Labs, Mitch Liu.

“Theta unik karena jaringan pengiriman video mereka membutuhkan jaringan yang andal dan berkinerja tinggi. Inilah yang kami sediakan melalui tingkat jaringan premium kami. Dengan bantuan operator simpul terkemuka untuk memastikan keamanan protokol,”  kata advokat developer Google Cloud, Allen Day.

Google akan menjadi simpul validator eksternal kelima protokol. Theta Labs mempertaruhkan 5 juta token THETA (bernilai sekitar $ 2,4 juta dengan harga waktu pers masing-masing $ 0,48) untuk Google di jaringan.

Theta menghadiahkan kepada peserta jaringan untuk menyampaikan konten video ke pengguna lain menggunakan bandwidth cadangan dan sumber daya komputasi mereka.

Menurut Liu, hasil akhirnya harus menjadi jaringan mesh relay yang didesentralisasi besar-besaran.

Baca Juga:

Google Telah Bergabung dengan Beberapa Perusahaan Blockchain

Google bergabung dengan beberapa perusahaan seperti Binance, Blockchain Ventures dan gumi Cryptos sebagai validator perusahaan eksternal yang mengusulkan dan memvalidasi blok baru di Blockchain Theta.

Misi akhirnya, Theta berharap untuk memiliki 31 validator perusahaan eksternal. Google Cloud juga menjadi penyedia cloud yang paling diandalkan oleh Theta saat ini.

“Saya tidak bisa berspekulasi tentang apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi kami menantikan untuk bekerja dengan pengguna yang ingin bergabung dengan jaringan Theta,” kata Day.

Pengguna dapat meluncurkan simpul Theta Guardian dari pasar GCP. Dengan beberapa klik, mereka dapat menggunakan Guardian dan memanfaatkan jaringan Theta.

Google akan menjadi validator perusahaan Eropa pertama Theta karena raksasa teknologi itu akan melakukan langkah yang sama untuk kantor mereka di Irlandia, yang selanjutnya mendesentralisasikan jaringan secara geografis.

Pada bulan Februari, Hedera Hashgraph mengumumkan bahwa Google Cloud akan menjalankan node pada jaringan seperti Blockchain dan membuat analisis hashgraph tersedia untuk pengguna.

Kerja sama Google dengan beberapa perusahaan Blockchain ini memang bukan hal yang mengejutkan mengingat masing-masing memiliki peran penting dalam teknologi.

Tapi tak bisa ditampik bahwa akan semakin banyak orang menunggu langkah lanjutan apa yang akan dilakukan oleh raksasa teknologi ini di bidang Blockchain.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Paypal Hadirkan Layanan Aset Kripto di Platformnya Telah Terkonfirmasi

DuniaFintech.com - Apa benar Paypal hadirkan layanan aset kripto? Hal tersebut kini bukan hanya rumor belaka karena PayPal telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya...

Cara Mudah Mendaftarkan Bisnis di Dompet Digital

DuniaFintech.com - Kini tak perlu lagi bingung mencari bagaimana cara mudah mendaftarkan bisnis di dompet digital. Beberapa informasi ini pastinya wajib dibaca,...

Kondisi Ekonomi Indonesia di Masa Pandemi, Apakah Mampu Bertahan Hadapi Krisis?

DuniaFintech.com - Bagaimana kondisi ekonomi Indonesia di masa pandemi? Sebagai salah satu negara dengan perekonomian yang patut diperhitungkan di ASEAN, Indonesia mampu...

Jadi Jutawan di Usia Muda? Inilah yang Harus Dilakukan

DuniaFintech.com - Siapa yang tidak mau jadi jutawan di usia muda, memang masalah uang merupakan hal yang sensitif. Hidup di masa sekarang...

Ethereum Menuju 5 Tahun, Siap jadi Terdepan di DeFi dan Kripto

DuniaFintech.com - Pengembang blockhain ternama, Ethereum telah memasuki usianya yang ke 5 tahun sejak didirikan pada 2015. Menurut para pengamat industri terkait, di...
LANGUAGE