31.8 C
Jakarta
Sabtu, 2 Juli, 2022

Kominfo Evaluasi Transformasi Digital di Indonesia Demi Kembangkan Kota Cerdas

JAKARTA, duniafintech.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berencana melakukan evaluasi transformasi digital kepada seluruh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Hal ini dilakukan agar seluruh wilayah mampu menghadirkan layanan publik yang berbasis teknologi digital dalam rangka membangun dan mengembangkan kota pintar atau smart city di dalam negeri.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyebutkan, program tersebut telah berlangsung sejak tahun 2017. Mulanya, program itu hanya diikuti oleh 100 kabupaten dan kota.

“Namun, seiring dengan berjalannya waktu jumlah daerah yang mulai beranjak menuju layanan digital bertambah hingga mencapai 147 wilayah,” katanya dalam acara Indonesia Smart City Conference 2021, Selasa (14/12).

Adapun, beberapa indikator yang menjadi perhatian pemerintah pusat adalah terkait pelayanan publik, pemerintahan, perekonomian yang cerdas, kesehatan, dan lingkungan hidup.

Termasuk juga kecerdasan-kecerdasan yang berkaitan dengan penyelenggaraan dan pemanfaatan teknologi digital. Semuanya, lanjutnya, diberikan evaluasi secara berkala setiap tahun. Di dalam program ini, diharapkan partisipasi aktif dari seluruh kabupaten dan kota.

“Kami selalu siap memberikan pendampingan terhadap sumber daya manusia (SDM) di daerah sehingga bisa menghasilkan kota cerdas secara khusus ekonomi yang cerdas di kabupaten-kabupaten seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dia bilang, untuk memacu semangat kepala daerah dalam menjalankan transformasi menuju layanan digital, pemerintah pusat memberikan penghargaan terhadap capaian yang telah diraih.

Sehingga, diharapkan akan lebih memberikan perhatian terhadap pengembangan SDM dan talenta digital di wilayahnya.

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga akan memberikan perhatian dalam penciptaan talenta digital di daerah-daerah. Tak tanggung-tanggung, kerja sama dengan berbagai universitas terkenal seperti dari Singapura, China, dan Inggris pun dilakukan untuk memberikan pelatihan kepada talenta-talenta digital nasional.

Dia menargetkan, dengan adanya program tersebut akan melahirkan pemahaman mengenai kebijakan terkait dengan teknologi digital secara memadai.

“Kami berharap ini dapat memberikan pemahaman terkait dengan digital policy yang memadai sehingga bisa secara langsung memberikan penugasan-penugasan kepada berbagai kabupaten dan kota untuk membangun kota cerdas di Indonesia. Semoga ini bisa segera terlaksana,” ucapnya.

Penulis: Nanda Aria

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Luncurkan Fitur Baru, Aplikasi Anak Bangsa Ini Mudahkan Bikin NFT Kurang dari Satu Menit

JAKARTA, duniafintech.com - Aplikasi Media Sosial karya anak bangsa, Woilo meluncurkan fitur 'NFT Woilo'. Dengan fitur baru tersebut, Aplikasi asal Surabaya, Jawa Timur itu...

Tak Konsisten, Rusia Batalkan Rencana Pembayaran Ekspor Minyak Pakai Bitcoin

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah Rusia membatalkan rencana sebelumnya untuk menerima pembayaran Bitcoin untuk ekspor minyak. Kementerian keuangan negara itu menganggap bitcoin sebagai opsi pembayaran...

Dijuluki Ratu Kripto, Ternyata Perempuan Ini Tipu Investor Sampai Rp60 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - FBI menambahkan Dr. Ruja Ignatova, yang memproklamirkan diri sebagai 'Cryptoqueen' atau ratu kripto ke dalam daftar Sepuluh buronan Paling Dicari. Bahkan lembaga...

Menyasar Timur Indonesia, Pemerintah Tambah Kuota Ekspor Produsen Minyak Goreng 

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah akan memberikan insentif berupa penambahan kuota ekspor bahan baku minyak goreng bagi produsen yang memasok minyak goreng ke wilayah Indonesia...

Asuransi Mobil Bekas, Segini Besaran Preminya

JAKARTA, duniafintech.com – Kehadiran asuransi mobil bekas tentunya akan memberikan proteksi sekaligus kenyamanan bagi pemilik kendaraan. Bukan hanya untuk mobil baru, asuransi mobil memang sangat...
LANGUAGE