24.6 C
Jakarta
Sabtu, 15 Agustus, 2020

Kumpulan Kutipan Soal Masa Depan Blockchain di Konferensi Unitize

DuniaFintech.com – Sesi konferensi pengembang blockchain dunia, Unitize telah berakhir. Konferensi yang diadakan oleh BlockShow dan San Francisco Blockchain Week berahir pada Jumat lalu dalam 5 hari. Pada konferensi virtual tersebut, banyak kutipan menarik dari berbagai tokoh advokasi dan pengembang blockchain ternama dunia. 

Setidaknya, nama besar seperti Vitalik Buterin, co-founder Ethereum, Brock Pierce seorang pesohor dan peminat kripto yang mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat turut memberi sumbangsih dan gagasanya di Unitize. Beberapa pernyataan di sesi tersebut layak untuk dijadikan refleksi sekaligus potensi dalam menjawab tantangan blockchain di masa depan. Apa saja itu? Mari simak berikut ini.

Brock Pierce

Mantan sineas ini menjelaskan alasannya untuk menyalonkan diri sebagai orang nomor 1 di negeri Paman Sam. Ia menegaskan ingin menyelipkan teknologi blockchain sebagai agenda politik. Ia merasa pemerintahan Amerika Serikat tidak mampu memanfaatkan potensi warganya dalam berinovasi.

“Melihat sejarah, Amerika selalu dikenal sebagai pabrik inovasi, terutama pada teknologi blockchain,”

“Saya merasa saat ini Amerika bukan menjadi lingkungan yang layak untuk para inovator dalam berkembang. Banyak dari mereka pindah ke Asia dan Eropa karena mereka tidak merasa aman untuk bereksperimen disini,”

Baca juga:

Kutipan Masa Depan Blockchain di Unitize

Sheila Warren

Perwakilan forum ekonomi dunia (WEF) menyampaikan pandangannya tentang manfaat blockchain di masa depan. Menurutnya, masyarakat non-perbankan (underbank & unbankable) akan beramai-ramai melirik blockchain apabila salah satu badan usaha berhasil menjembatani kesenjangan teknologi.

“Kita harus melihat ‘buah yang tergantung rendah di pohon’. Anehnya, orang-orang yang tersingkir dari sistem tradisional dan terlihat sulit untuk membangun dirinya adalah orang-orang yang hendak mencoba dan mengakomodasi sesuatu yang baru,”

Ali Loveys

Pimpinan pengembang blockchain , Consensys menilai perlunya penciptaan nilai dan manfaat oleh pengembang. 

“Pembicaraan tentang blockchain lebih banyak soal bisnis ketimbang teknologi itu sendiri. Saya tidak datang untuk menjualnya (blockchain). Saya datang untuk menangani kendala suatu bisnis, menemukan kecocokannya dan saya berkembang olehnya,”

Vitalik Buterin

Petinggi Ethereum ini membuka bantuan dan kolaborasi dari sesama pengembang untuk menyelesaikan proyeknya. Diketahui Ethereum sedang meningkatkan layanannya (Ethereum 2.0) kepada klien berbasis non-kenegaraan. Adanya keterbatasan secara mendasar membuatnya menyampaikan hal tersebut.

“Berbagai teknik aritmatika level tinggi untuk memangkas ukuran data yang perlu diunduh oleh klien pada jaringan kami,”

“Kami secara aktif menyambut bantuan dan riset akademik untuk hal ini,”

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

5 E-Commerce Terbesar dengan Pengguna Terbanyak di Indonesia, check!

DuniaFintech.com – Apa saja perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia tahun 2020? Simak ulasannya berikut ini! Pasar e-commerce Indonesia diproyeksikan akan semakin melejit hingga tahun-tahun kedepan....

Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis di Indonesia, Raih Keuntungan Optimal Dengan Ini

DuniaFintech.com - Masih bingung bagaimana cara mendapatkan Bitcoin gratis di indonesia? Berikut beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan keuntungan investasi...

Daftar Nama Besar Perusahaan Pemberi Modal Startup Indonesia

DuniaFintech.com - Ekosistem usaha rintisan, atau dikenal dengan sebutan startup telah menjadi tren positif dalam mendukung ekonomi digital Indonesia. Adopsi dan perkembangan...

Aplikasi Penghasil Saldo Gopay yang Banyak Diburu Kaum Milenial, Apa Saja? Simak Disini

DuniaFintech.com - Generasi milenial kini semakin dimudahkan dalam mencari sumber pendapatan tambahan dengan kemajuan teknologi internet. Selain banyaknya pekerjaan sampingan dengan sistem...

Fintech P2P Lending Jadi Primadona, Pinjaman Meroket Di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - Fintech P2P Lending jadi primadona? Pinjaman online lewat fintech peer to peer (P2P) lending meroket di tengah pandemi Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan...
LANGUAGE