23.7 C
Jakarta
Sabtu, 13 Juli, 2024

Mampukah Teknologi Blockchain Serap Bisnis Marketing? Simak Disini!

DuniaFintech.com – Teknologi blockchain belum sepenuhnya mengeluarkan potensinya di beberapa industri, salah satunya periklanan dan marketing. Namun, beberapa pendapat mengatakan hal tersebut akan segera terwujud di masa depan. Industri modern saat ini memungkinkan para pelaku blockchin menempatkan teknologinya di berbagai area bisnis. Pemanfaatan di logisitik, manufaktur, game hingga teknologi pengenalan wajah pun terserap oleh teknologi open source tersebut.

Meski pun beberapa proyek blockchain hanya menghadirkan prinsip dan tidak secara kualitatif menghadirkan inovasi di beberapa sektor, beberapa inisiatif telah menunjukkan manfaat dan keuntungan secara praktis. Beberapa pendapat lain secara ilusional menganggap teknologi blockchain tidak memiliki hubungan dengan industri marketing dan periklanan. Namun sejumlah pengembang terbukti memanfaatkan teknologi desentralisasi tersebut dalam memecahkan masalah pemasaran. 

Babs Rangaiah, pimpinan IBM unit solusi marketing dunia mengatakan bahwa manfaat blockchain dalam berbagai bidang menekankan prinsip kepercayaan dan validasi yang bisa dipertanggung-jawabkan. 

“Jika dihubungkan terhadap media pemasaran dan periklanan, blockchain mampu menyediakan setiap sumber terpercaya untuk setiap pihak yang menerapkannya. Teknologi tersebut mengeliminasi keraguan dan ketidak-jelasan informasi yang marak terjadi hari ini,”

Selain itu, pemanfaatan blockchain untuk industri marketing menghapuskan pihak perantara. Hal ini merujuk ke berbagai sumber yang menyatakan adanya monopoli besar pendapatan periklanan dari berbagai layanan seperti Google dan Facebook. Meski pelaku industri menerapkan kebijakan yang transparan kepada klien, beberapa pendapat menyatakan banyaknya pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk memakai layanannya.

Baca juga:

Blockchain Hadirkan Wajah Baru Industri Marketing

Beberapa pendapat hanya menilai bahwa manfaat blockchain hanya terkait dengan pembentukan mata uang kripto. Sementara pendapat tersebut tidak sepenuhnya mewakili entitas dari solusi yang ditawarkan blockchain. Perlu ditegaskan, teknologi buku kas canggih ini bisa mencetak mata uang kripto, namun tidk sebaliknya.

Sebagai teknologi yang menghadirkan rantaian blok dengan informasi yang terus menerus bertambah secara realtime dan diberikan ke setiap anggota yang terlibat, membuat validasi data dan efektivitas industri semakin meningkat. Setiap transaksi data dan informasi yang telah terkonfirmasi oleh partisipan mengurangi kemungkinan kesalahan informasi dari rangkaian datanya.

Vitalik Buterin, pendiri Ethereum memiliki pandangannya terhadap blockchain sebagai solusi untuk industri modern saat ini.

“Saat sebagian besar teknologi melakukan automasi pekerja untuk mengerjakan pekerjaan teknis melalui jaringan luar, blockchain justru mengotomatiskan jaringan pusatnya,”

“Alih-alih membuat supir taksi kehilangan pekerjaan, blockchain justru menghilangkan pihak ketiga seperti Uber dan memberi supir taksi kesempatan untuk bertemu dengan pelanggan secara langsung,”

DuniaFintech/Fauzan

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU