25.4 C
Jakarta
Jumat, 19 Agustus, 2022

Ingin Kembangkan Bisnis? Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan ini Bisa Dicoba

DuniaFintech.com – Saat ini, banyak bisnis mengalami stagnan atau kesulitan untuk maju dikarenakan keterbatasan modal dalam melakukan inovasi. Hampir seluruh tindakan bisnis baik itu ekspansi, inovasi, atau produksi akan memaksa Anda untuk memiliki modal yang cukup. Pastinya hal ini akan menyulitkan bagi sebuah bisnis, sehingga alternatif untuk ajukan pinjaman modal usaha tanpa jaminan pun dilakukan.

Jika Anda adalah pemilik bisnis di Indonesia yang sedang membutuhkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan untuk mengembangkan bisnis, khususnya pemilik bisnis online, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengajukan pinjaman modal dari peer to peer lending. Mengajukan pinjaman di P2P lending tentunya akan lebih mudah didapatkan karena tidak perlu persyaratan berbelit. Berikut ini adalah 3 lembaga penyedia modal usaha yang memberikan pinjaman tanpa jaminan.

1. Akseleran

Akseleran adalah fintech P2P lending terdaftar OJK. Akseleran memberikan pinjaman kepada pelaku usaha berbentuk usaha perseorangan, firma, CV atau PT. Akseleran juga menawarkan plafon pinjaman mulai Rp 75 juta sampai Rp 200 juta dengan masa tenor 1 bulan sampai 24 bulan.

Suku bunga yang ditawarkan adalah 6.48% – 17% per tahun (bunga flat). Namun, besaran suku bunga ditentukan oleh Akseleran berdasarkan grade dari pinjaman tersebut yang didapatkan dari hasil analisis kelayakan dan risiko usahamu. Karena berbasis Fintech P2P, jadi pengajuan pinjaman modal usahanya secara online di Akseleran.

Baca Juga:

2. Tokopedia Pinjaman Modal

Pinjaman modal usaha tanpa jaminan yang selanjutnya adalah Tokopedia. Meskipun platform ini merupakan e-commerce namun menawarkan pinjaman modal usaha secara online kepada merchant yang berjualan di platform Tokopedia. Pinjaman ini khusus untuk merchant di Tokopedia.

Tokopedia Pinjaman Modal ini adalah program kerja sama Tokopedia dengan mitra penyedia pinjaman. Bukan Tokopedia yang memberikan pinjaman tetapi kerjasama mitra dengan lembaga lain yang memiliki izin memberikan pinjaman.

Proses pengajuan pinjaman modal di Tokopedia adalah calon peminjam menentukan jumlah dan tenor pinjaman, lalu muncul penawaran pinjaman dari mitra Tokopedia, kemudian peminjam mengajukan kredit usaha ke mitra Tokopedia penyedia pinjaman yang paling sesuai.Jangan khawatir soal mitra penyedia pinjaman.

Saat ini, Tokopedia bekerjasama dengan 24 perusahaan mitra penyedia pinjaman. Persyaratan utama yang perlu diperhatikan untuk mengajukan pinjaman modal di Tokopedia adalah: Penjual aktif yang sudah membuka toko di Tokopedia selama minimum 6 bulan dan memiliki tingkat penjualan mencukupi.

3. Toko Modal

Perusahaan P2P lending yang satu ini mengklaim bahwa hingga saat ini perusahaanya bisa mencetak tingkat keberhasilan pengembalian pada hari ke-90 (TKB 90) sempurna di angka 100%. Toko Modal termasuk Fintech unik yang menawarkan pinjaman khusus untuk pemilik warung. Syaratnya yaitu Warga Negara Indonesia usia minimal 21 tahun, memiliki KTP, memiliki smartphone, wiraswasta.

Dan yang terpenting adalah sudah menjadi anggota binaan Outlet Binaan Alfamart (OBA), jika belum menjadi mitra OBA belum dapat mengajukan pinjaman. Jadi pemilik warung harus belanja stok barang di warung melalui aplikasi khusus dengan harga yang lebih murah 12-20% dari mini market Alfamart.

Plafon dan tenor dan bunga adalah hal yang harus sangat di perhatikan oleh calon peminjam, tanyakan lebih jelas sebelum melakukan pinjaman, agar tidak ada kesalahpahaman di kemudian hari. Plafon yang di tawarkan Toko Modal adalah bertahap mulai dari Rp.300.000-Rp.4.500.000 dengan nilai plafon maksimal Rp.10.000.000.

Jadi Platform ini memberikan kebebasan kepada peminjam untuk bisa mengajukan kembali walaupun pinjaman pertama masih aktif, tapi dengan syarat pinjaman belum mencapai plafon tertinggi, jika peminjam sudah di tahap plafon Rp10.000.000 sudah tidak dapat mengajukan pinjaman kembali, kecuali pinjaman sudah di lunasi. Tenor pinjaman mulai dari 3, 7, 10 dan 14 hari dengan bunga 1% per 14 hari atau 24% pertahun.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Penambahan Modal BUMN, Erick: Jangan Dibilang Utang Lagi 

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan penjelasan gamblang mengenai rencana penambahan modal sejumlah BUMN  seperti PT Bank Tabungan...

Cara Top Up OVO lewat ATM Permata hingga Internet Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat ATM Permata dan beberapa metode lainnya berikut ini perlu disimak oleh pengguna layanan ini. Kalau kamu sering...

Cara Cek Tagihan Kartu Kredit BCA dengan 6 Metode Termudah

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cek tagihan kartu kredit BCA dengan beberapa metode termudah berikut ini tentunya penting untuk diketahui. Di samping kartu debit, Bank BCA...

Cara Isi E-Money via ATM Mandiri dan Update Saldonya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara isi e-money via ATM Mandiri dalam ulasan berikut ini sangat penting diketahui oleh para pengguna layanan yang satu ini. Kalau kamu...

Langkah Erick Thohir Stabilkan Harga Tiket Pesawat

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan sejumlah langkah agar maskapai penerbangan nasional dapat menstabilkan harga tiket pesawat. Erick...
LANGUAGE