24.4 C
Jakarta
Jumat, 7 Oktober, 2022

MENAKJUBKAN – RIPPLE NAIK HINGGA 4000 PERSEN

duniafintech.com – Tahun 2017 ini tidak hanya tahun berjayanya Bitcoin, tapi juga menandai semakin bersinarnya mata uang digital lainnya, seperti Ripple. Ripple menjadi cryptocurrency terbesar ketiga berdasarkan marketnya yang meningkat hampir 4000% pada tahun ini, memperlihatkan keuntungan yang menakjubkan.

Sebagaimana dilansir dari investopedia.com, RT, startup berbasis di San Fransisco, menghasilkan transaksi sekitar $ 30 juta dalam transaksi kuartal kedua, di mana nilai itu tiga kali lebih besar daripada kuartal pertama yang tahun ini yang hanya sekitar $ 6,7 juta.

Seperti apa masa depan Ripple?

Menurut sebuah laporan, pembelian Ripple sebanyak sekitar $ 21 juta berasal dari investor institusi yang secara aktif memanfaatkan bisnis layanan uang berlisensi Ripple. Selain itu, sekitar $ 10.3 juta dari penjualan Ripple adalah melalui penjualan aset langsung dan telah digunakan untuk mendanai operasi perusahaan. Secara bersamaan kedua faktor ini mendorong harga Ripple hingga mencapai sekitar $ 0,263/XRP pada akhir kuartal kedua. Kenaikan yang mengesankan terjadi, yang semula hanya sekitar 1.159% pada akhir kuartal pertama, meningkat sebesar $ 3.977% dari sejak awal tahun.

Ripple telah menujukkan kesuksesannya dalam mengintegrasikan teknologi Blockchain yang menarik minat investor institusi. Sejumlah bank dan lembaga keuangan lainnya juga telah mengumumkan kemitraan dengan startup ini berkat teknologi sistem ledger yang inovatif. Ripple bertujuan untuk meningkatkan likuiditas mata uang global, sebuah tujuan yang akan bermanfaat bagi beragam institusi jasa keuangan.

Laporan dari CNBC mengatakan pertumbuhan Ripple ini juga didorong oleh rencana untuk membuat platform penjualan token Ripple. Keunikan Ripple adalah token ini sebagian besar dimiliki oleh jaringan Ripple sendiri dan tidak dapat ditambang. Nilai total Ripple sebesar $ 7,6 miliar menjadikannya sebagai kripto terbesar ke tiga di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. Di mana Bitcoin memiliki market cap sebesar  $ 44,8 miliar, sedangkan Ethereum bernilai sekitar $ 21 miliar.

Kepala pasar Ripple, XRP, Miguel Vias, mengatakan kepada CNBC bahwa Ripple memiliki strategi khusus yang berfokus pada pembayaran internasional dan telah bermitra dengan bank global besar. Saat ini Ripple telah bermitra dengan sekitar 30 perusahaan Digital Exchange, dan memposisikan dirinya di pasar sebagai jaringan faciliasi yang lebih cepat untuk transaksi internasional. Jaringan Ripple memproses transaksi senilai sekitar $ 11 miliar pada kuartal Juni lalu.

Sehubungan dengan XRP, kami sangat fokus pada pembayaran internasional, saya pikir kami mungkin satu-satunya aset digital yang memiliki konsep penggunaan yang jelas sehubungan dengan apa yang ingin kami lakukan dengan aset tersebut,” kata Vias.

Menurut businessinsider.com, Brad Garlinhouse, selaku CEO perusahaan, mengatakan bahwa Ripple memiliki kecepatan pemrosesan sekitar 70.000 transaksi perdetik. Hal ini sebanding dengan kapasitas volume Bitcoin saat ini, yaitu sekitar 7 transaksi perdetik. Komunitas pengembang Bitcoin sedang dalam proses menyiapkan platform baru yang diharapkan dapat melipatgandakan kecepatan transaksi.

Tahun lalu, Ripple mengumumkan tengah mempersiapan kelompok pembayaran global antarbank pertama, di antaranya yaitu Westpac, Bank of America Merril Lynch, dan Royal Bank of Canada.

Di Indonesia sendiri, Ripple merupakan salah satu kripto yang juga ramai ditradingkan, seperti halnya Bitcoin dan Ethereum. Berdasarkan data dari Bitcoin Indonesia (www.bitcoin.co.id), perusahaan Digital Exchange terbesar di Indonesia, saat ini volume transaksi untuk Ripple telah mencapai sekitar 125.963 XRP per24 jam. Apabila Anda berminat untuk mulai berinvestasi Ripple, Anda bisa membelinya dan melakukan trading di Digital Exchange tersebut.

Written by : Sintha Rosse

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ancaman Resesi Ekonomi Global 2023, Tetap Yakin Ingin Cicil Rumah?

JAKARTA, duniafintech.com - Ekonomi global diprediksi akan menghadapi resesi ekonomi global. Hal itu terlihat dari beberapa kebijakan bank-bank sentral di berbagai negara dengan mengeluarkan...

Pinjol Cepat Cair 2022 Limit Besar Resmi, Ini Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman yang diajukan via aplikasi di smartphone, dengan proses pencairan dana cepat. Saat ini, pinjol yang berizin Otoritas...

Berita Kripto Hari Ini: Apa Kabar Bursa Kripto Indonesia?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini akan mengulas soal perkembangan bursa kripto Indonesia yang masih belum diluncurkan. Adapun sebelumnya, bursa kripto pun sempat molor—sebagai...

Berita Bitcoin Hari Ini: Sempat Menguat, Bitcoin Melemah!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas soal harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya dengan pergerakan yang beragam. Pada perdagangan pagi ini, mayoritas...

Kerangka Kerja Inklusi Keuangan Fokus Digitalisasi dalam Presidensi G20 Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Presidensi G20 Indonesia menyusun Kerangka Kerja Inklusi Keuangan sebagai panduan bagi setiap negara untuk mendorong digitalisasi guna menciptakan ekonomi yang inklusif...
LANGUAGE