25.5 C
Jakarta
Jumat, 4 Desember, 2020

Mengenal Tokoku, Aplikasi Dengan Fitur Paylater Untuk Warung

DuniaFintech.com – Aplikasi Tokoku layanan paylater yang dapat digunakan di outlet atau warung jaringan IRMA. IRMA senidiri merupakan perusahaan penyedia perangkat lunak untuk distributor dan outlet produk digital. Tokoku, yang menjadi rilisan produk digital tersebut.

Ada pun fitur paylater pada aplikasi Tokoku ditujukan untuk pembelian barang dan jasa yang bisa dibayarkan pada akhir bulan. Co-Founder IRMA, Panji Pramana mengatakan pengguna yang mendapatkan layanan tersebut merupakan pengguna yang sudah pernah bertaransaksi di gerai IRMA dalam enam bulan terakhir. Pengguna juga harus berlokasi tidak jauh dari berbagai gerai. 

Berita terkini: Amankah Mengajukan Pinjaman Online dengan Bunga Rendah? Perhatikan Hal Ini

“Outlet IRMA harus menyetujui kebih dulu bahwa pelanggan tersebut adalah pelanggan loyal outlet kami. Produk ini diluncurkan di tengah pahitnya pandemi Covid-19 yang telah meresahkan berbagai lapisan ekonomi,”

Berita Terkait: Blibli Hadirkan Fitur Paylater dengan Menggandeng Indodana untuk Permudah Transaksi

Panji mengklaim, sebanyak 70 persen orang yang datang ke outlet IRMA adalah pelanggan tetap, seperti berdomisili di sekitaran gerai mau pun yang sering melintas.

“Kami mengerti di tengah waktu yang sulit seperti sekarang, banyak orang yang tidak memiliki cukup uang dan fasilitas paylater. Di Tokoku, diharapkan dapat membantu banyak orang untuk tetap produktif di tengah kesulitan yang dialami,”

Berita Terkait: Indodana PayLater, Solusi Kekinian untuk Pembayaran

Fitur Paylater untuk Warung di Aplikasi Tokoku

Panji mengatakan, sebanyak seribu outlet IRMA dapat menerima pengguna aplikasi Tokoku. Di masa uji coba, jumlahnya akan dibatasi untuk memastikan seluruh masalah operasional telah berhasil diatasi.

“Di akhir tahun, proses edukasi dan roll-out akan dilakukan di seluruh Indonesia dan seluruh 350 ribu outlet IRMA yang dapat melayani pengguna Tokoku. Diharapkan 500 ribu sampai 750 ribu pelanggan aktif menggunakan paylater Tokoku dan akan meningkat pada 2021,”

Panji mengatakan, peluncuran Tokoku diikuti oleh layanan pinjaman yang tersedia sebanyak 350 ribu outlet IRMA di seluruh Indonesia. Layanan tersebut diperkenalkan pada akhir September 2020, dengan sebutan Bayar Tempo. Bayar Tempo memberikan pinjaman kepada outlet IRMA untuk membeli lebih banyak produk digital guna meningkatkan omzet dan pendapatan mereka. 

Fasilitas paylater Tokoku dan Bayar Tempo didukung Kredit Pro yang merupakan P2P lending yang merupakan afiliasi dari Digiasia Bios dan telah mempunyai izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak akhir 2019.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

KoinWorks Siap Dukung Ekonomi Digital untuk UMKM di 2021

DuniaFintech.com - Penyelenggara layanan keuangan digital, KoinWorks ​menyatakan akan mendukung pemanfaatan ekonomi digital pada industri UMKM Indonesia. Dalam Webinar bertajuk '#BangunResolusi Talks: Digitalisasi Keuangan...

Persiapkan Digital Hub untuk Indonesia, Telkomsigma Rilis Flou Cloud

Duniafintech.com - Perusahaan information communication & technology (ICT) solutions, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya Telkomsigma rilis Flou Cloud untuk mendukung pemerintah...

Facebook Membeli Startup Kustomer? Ternyata Ini Alasannya

DuniaFintech.com - Facebook membeli startup Kustomer? Kira-kira untuk apa ya? Startup Kustomer sendiri merupakan customer service startup. Startup ini mengintegrasikan layanan pelanggan online di...

Perusahaan Fintech STACS dan Bursa Malaysia Manfaatkan Blockchain untuk Pasar Obligasi

DuniaFintech.com - Perusahaan fintech STACS mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan ikatan blockchain proof-of-concept ("POC") dengan Bursa Efek Nasional Malaysia, Bursa Malaysia. Kerja sama ini dilakukan...

Pinjam Duit Cepat Hingga 100 Juta Tanpa Jaminan Kini Bisa Lewat Fintech

Duniafintech.com - Kini layanan keuangan berbasis online bernama financial technology (fintech), sudah mulai banyak bermunculan. Hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang membutuhkan layanan finansial...
LANGUAGE