33 C
Jakarta
Kamis, 21 Oktober, 2021

Menghadapi Revolusi Industri 4.0 untuk Para UMKM? Berikut Kata Sandiaga Uno

duniafintech.com – Demam revolusi industri 4.0 tidak dapat dipungkiri lagi, hal tersebut seakan telah menyebar ke seluruh lini tanpa terkecuali. Dalam era revolusi industri 4.0 ini menjadi gebrakan yang berimbas pada UMKM dan model bisnisnya. Lalu, bagaimana cara menghadapi revolusi industri 4.0 bagi para UMKM?

Dalam acara pada International Conference on Global Innovation and Trends in Economy (InCoGITE) 2019, Sandiaga Salahuddin Uno, pengusaha dan politikus, dalam kapasitasnya sebagai mahasiswa program Doktor Manajemen UPH mempresentasikan hasil penelitiannya yang membahas kiat-kiat UMKM dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Konferensi yang digagas oleh 3 kampus besar di Tangerang yaitu, UPH, UMN, dan SGU tersebut tidak hanya menghadirkan Sandiaga Uno yang membahas UMKM dalam menghadapi revolusi industri 4.0 tapi juga menghadirkan lebih dari 50 peneliti lain yang mempresentasikan hasil penelitiannya.

Baca juga :

Hasil temuan Sandiaga Uno yang berfokus pada UMKM dalam menghadapi revolusi industri 4.0 ini dengan judul “The Effect if Entrepreneurial Values and Entrepreneurial Orientation on the Micro, Small, Medium Business’s Financial Performance”.

“Dalam penelitian yang saya sampaikan sektor UMKM memerlukan inovasi, pengambilan risiko, dan secara proaktif mengambil peluang. Hal ini akan menentukan kesuksesan perekonomian Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Ini semua terbalut dalam semangat kewirausahaan atau entrepreneurial orientation”, tutur Sandiaga.

Menurutnya, revolusi industri 4.0 turut melibatkan digitalisasi yang menjangkau berbagai lapisan, karenanya para perlaku UMKM juga perlu untuk mengadaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi agar dapat mencapai tujuan dari revolusi industri 4.0 itu sendiri.

“Caranya bisa dengan mengadakan pelatihan (training), membentuk jejaring (networking), dan silahturahmi di antara para pelaku UMKM. Jika mereka dapat mengadaptasi teknologi dengan lebih cepat, kemampuan mereka untuk berinovasi dan bersaing akan meningkat, serta revolusi industri 4.0 itu bisa terwujud”, tambahnya.

Penelitian yang dilakukan Sandiaga Uno sendiri merupakan kombinasi dari 3 variabel yang terdiri dari, variabel entrepreneurial values, entrepreneurial orientation, dan financial performance, dengan mengambil sampel 32 UMKM sebagai objek penelitiannya. Penelitiannya ini menghasilkan hubungan yang positif antara satu variabel dengan variabel lainnya.

Pada akhir paprannya, dia menegaskan agar para pelaku UMKM harus cepat untuk mengadopsi berbagai inovasi teknologi terkini, sehingga efisiensi dari UMKM semakin meningkat dan juga daya saing semakin kuat.

– Dinda Luvita –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Bitcoin Pecah Rekor Sepanjang Masa, Analis Berharap Lewati US$100.000

Reli terbaru Bitcoin ke harga tertinggi sepanjang masa di atas US$66.000 sudah memunculkan gelombang prediksi bullish baru, dengan harga cryptocurrency sudah lebih dari dua...

Komite Senat Australia Buat 12 Rekomendasi untuk Regulasi Crypto

Komite Terpilih Senat Australia sudah menyerahkan laporan terakhirnya tentang tinjauan selama setahun terhadap pendekatan negara ini terhadap peraturan kripto dan blockchain. Seperti dikutip dari...

Bitcoin Lewati Rp932 Juta Setelah Peluncuran ETF di NYSE

Harga Bitcoin (BTC) terus naik. Harga Bitcoin sempat dijual Rp932 juta di marketplace Indodax, Kamis (21 Oktober 2021) dini hari. Hal ini terjadi semenjak...

Keuntungan dan Daftar Produk Asuransi Rawat Inap Terbaik di Indonesia

Produk asuransi kesehatan dengan manfaat asuransi rawat inap sangat berperan untuk membebaskan dari kekhawatiran dan kegelisahan terkait kondisi keuangan yang terganggu akibat tidak adanya...

Kasus Pinjaman Online: Contoh dan Cara Melaporkan

Belakangan ini marak terjadi kasus pinjaman online, mulai dari penipuan yang mengatasnamakan pinjaman online terpercaya, pinjaman online ilegal, kasus pinjaman online tidak dibayar, hingga...
LANGUAGE