25.8 C
Jakarta
Sabtu, 15 Agustus, 2020

MENKOP: UKM JANGAN SAMPAI KETINGGALAN TEKNOLOGI INFORMASI

duniafintech.com – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan bahwa koperasi harus memiliki kemampuan mengoperasionalkan teknologi informasi. Menurutnya, para pelaku Koperasi dan UKM akan ketinggalan bila tidak segera melakukan inovasi di bidang teknologi informasi, khususnya dalam melayani anggotanya.

“Untuk meningkatkan pelayanan terhadap anggota, koperasi harus melakukan inovasi teknologi. Jika sudah melakukan hal itu, bisa meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” kata Puspayoga pada acara sosialisasi hasil Rapat Anggota Tahunan Elektronik (e-RAT) Tahun Buku 2016 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama, di Kota Bogor, Minggu (14/5/2017).

Dengan berkembang ekonomi digital saat ini semua orang dapat melakukan usaha dan menghasilkan uang. Seseorang dapat menjadi broker antara peminjam dan pemberi, antara penjual dan pembeli serta penumpang dan pengemudi dan lain sebagainya.

“10 tahun yang lalu, kita tidak pernah bisa membayangkan seorang pengusaha hotel besar tapi tidak memiliki satu buah kamar pun. Demikian juga dengan pengusaha taksi, yang tidak memiliki satu unit mobil pun untuk taksi. Saat ini itu terjadi, lihat Agoda, Traveloka, dan sebagainya. hal itu bisa dilakukan karena mereka telah menguasai teknologi dan inovasi pelayanan,” jelasnya.

Tidak ada hal yang mustahil di dunia ini, segala hal akan tercapai jika seseorang mau melakukan inovasi dan bekerja keras serta mengembangkan diri terhadap tuntutan perkembangan zaman.

“Koperasi pun bisa melakukan hal itu dalam meningkatkan pelayanan kepada para anggotanya,” jelas Puspayoga.

Tambah Puspayoga, kini penerapan teknologi merupakan bagian dari program Reformasi Total Koperasi yang digulirkan Kemenkop dan UKM. program reformasi koperasi tersebut meliputi rehabilitasi koperasi, reorientasi koperasi, dan pengembangan koperasi.

“Tujuannya adalah membangun koperasi yang berkualitas. Jumlah koperasi tak perlu banyak, tapi berkualitas. Jumlah anggota koperasinya yang harus terus kita tingkatkan,” imbuh Puspayoga.

Dalam kesempatan tersebut, Menkop Puspayoga mengapresiasi kemajuan teknologi yang dilakukan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan layanan.

Salah satunya Advance Cooperative Online System atau biasa disebut Artos Mobile dan mesin ATM khusus koperasi yang bisa menarik dan menyetor dana secara tunai.

Sumber: pixabay.com

Written by: Andriani Supri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis di Indonesia, Raih Keuntungan Optimal Dengan Ini

DuniaFintech.com - Masih bingung bagaimana cara mendapatkan Bitcoin gratis di indonesia? Berikut beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan keuntungan investasi...

Daftar Nama Besar Perusahaan Pemberi Modal Startup Indonesia

DuniaFintech.com - Ekosistem usaha rintisan, atau dikenal dengan sebutan startup telah menjadi tren positif dalam mendukung ekonomi digital Indonesia. Adopsi dan perkembangan...

Aplikasi Penghasil Saldo Gopay yang Banyak Diburu Kaum Milenial, Apa Saja? Simak Disini

DuniaFintech.com - Generasi milenial kini semakin dimudahkan dalam mencari sumber pendapatan tambahan dengan kemajuan teknologi internet. Selain banyaknya pekerjaan sampingan dengan sistem...

Fintech P2P Lending Jadi Primadona, Pinjaman Meroket Di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - Fintech P2P Lending jadi primadona? Pinjaman online lewat fintech peer to peer (P2P) lending meroket di tengah pandemi Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan...

Facebook Berencana Akuisisi Perusahaan Aplikasi Saingan TikTok

DuniaFintech.com - Bukan TikTok, raksasa jejaring sosial Facebook berencana akuisisi perusahaan aplikasi Dubsmash sebagai ancang-ancang atas upaya Microsoft mengakuisisi Tiktok. Menurut sebuah...
LANGUAGE