31.5 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Next Insurance untuk Bisnis Konsumen

duniafintech.com – Belum lama ini startup Next Insurance melakukan inovasi, sebagaimana yang dilansir di media online Insurance Journal pada tanggal 3 Mei 2017, “In March, Next launched a chatbot that enables personal trainers to quote and buy liability insurance via Facebook Messenger”.

Startup ini akan merambah ke perusahaan kecil hingga bisnis menengah. Bukan itu saja, startup yang memiliki kantor pusat di Palo Alto, California ini, menerima suntikan dana dari Ribbit Capital, TLV Partners dan Zeev Ventures. Maka dari itu, Next Insurance menghadirkan layanan asuransi yang simple karena dapat diakses secara online, terjangkau dan transparan karena tidak ada hal yang disembunyikan.

Asuransi ini didirikan oleh Guy Goldstein (CEO), Nissim Tapiro dan Alon Huri pada tahun 2016. Nissim Tapiro merupakan alumni dari Tel-Aviv University, pernah bekerja di Hewlett Packard, Mercury sebagai R&D. Alon Huri merupakan alumni dari Academic Collage of Engineering, pernah berkerja di Hewlett Packard, Mercury sebagai Engineering and Chief Architect. Sedangkan CEO Next Insurance merupakan alumni dari Tel-Aviv University yang pernah bekerja di Israeli Air Force sebagai fighter pilot.

Pengguna dapat mengakses layanan asuransi ini melalui web portal atau ponsel. Pada halaman awal portal, tersedia fitur “pilih bisnis” yaitu personal trainer, fotografer dan kontraktor. Perlindungan bagi personal trainer salah satu di antaranya adalah jaminan untuk klien. Untuk fotografer, jaminan proteksi meliputi jaminan perlindungan cedera klien, klaim iklan, kerusakan properti, dan peralatan foto baik sebab hilang, rusak ataupun dicuri. Sedangkan pada kontraktor, diantaranya adalah jaminan untuk pembayaran medis, kerusakan properti, dan cedera.

Selain fitur tersebut, masih di halaman awal portal Next Insurance, pengguna dapat melihat di bagian bawah yang terdapat fitur “kelas bisnis”, terdiri dari handyman insurance, yoga insurance, carpenters insurance, janitorial insurance dan landscaping insurance. Ada pula menu “blog” yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan untuk menambah pengetahuan dengan artikel-artikel yang disajikan.

Dalam prosesnya, startup ini tidak memerlukan pengiriman dokumen melalui faksimil. Sebab Next Insurance, memanfaatkan teknologi untuk menghemat waktu dan uang. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan atau melakukan perubahan apapun dan startup asuransi akan membantu.

Pada dasarnya, setiap profesi memiliki risiko yang unik, startup ini berusaha untuk memahami risiko tersebut dengan mempelajarinya. Penawaran yang dilakukan dengan cepat dan instan. Oleh karena itu, Next Insurance percaya dalam menggunakan teknologi untuk memberikan kemudahan, layanan fenomenal dan transparansi.

 

Sumber: next-insurance.com

Written by: Fenni Wardhiati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...

Pajak Fintech Berikan Kontribusi Rp83,15 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan mencatat sektor keuangan digital atau financial technology (fintech) memberikan kontribusi (pajak) sebesar Rp83,15 miliar dari capaian bulan Juni 2022...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...

Menkeu Pusing Kuota Anggaran BBM Subsidi Makin Bengkak

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) mengkhawatirkan anggaran untuk subsidi energi akan membengkak lantaran harga BBM dan volume penggunaan BBM subsidi merangkak naik. Jika mengacu...
LANGUAGE