25.8 C
Jakarta
Selasa, 16 Agustus, 2022

Nick Szabo, Sosok yang Bisa Lebih Populer dari Satoshi Nakamoto

duniafintech.com – Bicara tentang sosok yang paling berpengaruh dalam dunia Blockchain tidak akan lengkap tanpa memasukkan Nick Szabo. Pria ini terkenal dengan risetnya terhadap kontrak digital dan kripto aset.

Pada tahun 1998 silam, dia menciptakan Bitgold, mekanisme awal untuk mata uang virtual terdesentralisasi. Istilah smart contract atau kontrak cerdas juga konon dicetuskan pertama kali oleh Nick Szabo. Meski banyak orang menyebut Szabo bisa jadi lebih populer daripada Satoshi Nakamoto sang penemu Bitcoin, namun dia membantahnya.

Szabo lulus dari University of Washington pada tahun 1989 dari jurusan ilmu komputer. Dia lalu melanjutkan pendidikannya di George Washington University Jurusan Hukum. Szabo juga menjadi professor kehormatan di Universidad Fransisco Marroquin.

Ungkapan dan konsep kontrak pintar pertama kali dikembangkan oleh Szabo untuk tujuan praktik hukum yang kemudian berkembang lalu digunakan untuk perdagangan elektronik atau e-commerce. Kontrak pintar menjadi fitur utama dalam bahasa pemrograman dan kripto aset.

Baca juga: 

Mendirikan Bitgold dan Dugaan Bahwa Dirinya adalah Sosok di Balik Nakamoto

Pada tahun 99, Nick Szabo merancang mekanisme mata uang digital yang terdesentralisasi, Bitgold. Meski tidak pernah diterapkan, banyak orang percaya bahwa mekanisme ini adalah rujukan awal untuk pembentukan Bitcoin.

Karena inilah, saat Bitcoin muncul di tahun 2008, banyak orang menduga bahwa Szabo adalah Satoshi Nakamoto yang sebenarnya. Namun berdasarkan riset oleh Dominic Frisby, dia berhasil membuktikan bahwa Szabo memang bukanlah Nakamoto. Szabo sendiri sudah berulang kali menyangkal dugaan orang-orang bahwa dirinya sosok di balik tokoh anonim pencipta Bitcoin itu.

Meskipun beberapa kali menyangkal tentang dugaan dan hubungannya dengan sang pencipta Bitcoin tersebut, hingga saat ini masih banyak para pelaku industri kripto aset percaya bahwa Szabo adalah sosok asli dari Satoshi Nakamoto.

Dianggap sebagai ‘Bapak Kontrak Pintar’, hingga saat ini pria yang berusia 50 tahunan itu masih terus menyumbangkan ide dan pemikirannya terkait kripto aset dan Blockchain. Terlepas mengenai hubungan Nick Szabo dengan Nakamoto, tidak bisa ditampik bahwa Szabo sudah melakukan banyak hal dalam mendukung perkembangan kontrak pintar, kripto aset dan Blockchain dunia.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Kesehatan Rawat Jalan, Inilah Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi kesehatan rawat jalan adalah salah satu manfaat yang diberikan oleh asuransi asuransi kesehatan secara umum. Dalam hal ini, perusahaan asuransi akan...

Minimum Pembayaran Akulaku per Transaksi, Segini Besarannya

JAKARTA, duniafintech.com – Minimum pembayaran Akulaku atau minimum payment di Akulaku ini tentunya sangat penting diketahui oleh para penggunanya. Seperti diketahui, meski terbilang baru, tetapi...

Cara Top Up OVO lewat Maybank, dari ATM sampai SMS Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Maybank berikut ini menawarkan kemudahan bagi kamu yang ingin isi ulang saldo OVO dengan cepat. OVO sendiri...

Memahami Apa Itu DeFi dan Keuntungannya Dalam Dunia Kripto

JAKARTA, duniafintech.com - Penting sekali bagi seorang trader kripto untuk memahami apa itu DeFi. Saat ini, hampir semua layanan keuangan menggunakan sistem teknologi terpusat.  Artinya,...

Cara Bayar Tiket Kereta Api Via Bank Mandiri, Cepat & Mudah!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar tiket kereta api via Bank Mandiri berikut ini menjadi salah satu kemudahan yang harus ketahui sekarang juga. Bagi kamu yang...
LANGUAGE