32.8 C
Jakarta
Selasa, 3 Agustus, 2021

Online Shop Cuma Habisin Uang? Fitur E-Commerce Ini Justru Dulang Cuan!

DuniaFintech.com – Layanan pasar daring atau E-Commerce menjadi pilihan bagi masyarakat modern saat ini, khususnya di masa pandemi COVID-19. Terkenal dengan nama beken, online shop, layanan ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk bertransaksi segala kebutuhan tanpa khawatir terinfeksi virus.

Namun, popularitas yang didapatkan online shop karena teknologinya justru menghadirkan ironi. Tak sedikit anggota rumah tangga mengeluh dengan layanan tersebut, lantaran menjadikan pola hidup menjadi konsumtif.

Seperti diketahui, Bank Indonesia telah merilis data jumlah transaksi di E-Commerce per Maret 2020. Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Filianingsih Hendarta mengatakan adanya peningkatan transaksi selama masa pandemi sebanyak 18% dengan nilai Rp98,3 juta transaksi. Sementara, persentase keseluruhan nilai transaksi mencapai 9,9% atau senilai Rp20,7 triliun.

Baca juga:

Menanggapi hal ini, DuniaFintech memberikan informasi yang perlu diketahui secara keseluruhan tentang online shop, khususnya soal mendulang keuntungan dari layanan E-Commerce. Oleh sebab itu, mari kita simak di halaman selanjutnya.

Online Shop yang Kasih Cuan

Tokopedia

Online shop yang berdiri tahun 2009 ini memiliki fitur yang mampu menghasilkan keuntungan di tengah situasi pandemi. Bernama Tokopedia ReksaDana, para pengguna bisa melakukan investasi dimulai dari harga Rp10 ribu secara daring dengan berbagai cara pembayaran yang mudah. Dengan perkiraan keuntungan mencapai 6,5% setahun, investasi reksadana di E-Commerce tidak dikenakan pajak.

Program investasi reksadana di Tokopedia terhitung menggiurkan, lantaran pencairan keuntungan yang cukup instan. Dalam hitungan menit, dana keuntungan pengguna bisa dicairkan selama 24 jam setiap harinya. Selain itu, penyelenggara layanan keuangan salah satu unicorn ini didukung oleh Bareksa, salah satu jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) yang sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga keamanan dalam mengikuti layanan pun terjamin.

Layanan Keuangan di Online Shop

Bukalapak

Selanjutnya, E-Commerce yang memiliki fitur layanan keuangan di sektor produktif adalah Bukalapak. Salah satu unicorn Indonesia ini juga membuka investasi reksadana yang bernama BukaReksa. Pada fitur ini Bukalapak juga menggaet Bareksa, serta TanamDuit sebagai penyelenggara program.

Sama seperti layanan investasi berbasis digital lainnya, kelebihan yang ditonjolkan pada fitur ini meliputi pencairan dana yang instan. Fleksibilitas waktu yang disediakan, juga menjadi keuntungan yang brelipat ganda untuk para pengguna.

DuniaFintech/FauzanPerdana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Semester I/2021 : BAPPEBTI Blokir 622 Situs Bursa Berjangka Tanpa Izin

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti Kementerian Perdagangan telah memblokir 109 situs web di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK). Situs-situs tersebut tidak berizin...

OJK : Semester I/2021 Sektor Jasa Keuangan Mulai Stabil

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga data semester I 2021 sektor jasa keuangan tetap stabil. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki ekonomi Indonesia. Ini karena...

Apa Itu NFT? Apa Hubungannya NFT dengan Aset Kripto?

NFT saat ini sedang hype atau sedang ramau di dunia kripto dan dunia digital. Apa itu NFT? Mari kita pelajari penjelasannya. Era digitalisasi saat ini...

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp570 Jutaan, Ethereum Juga Bisa Naik

Harga Bitcoin hari ini masih bertahan di Rp570 jutaan. Penurunan harga wajar masih bisa terjadi. Namun, tidak demikian dengan Ethereum. Harga Bitcoin hari ini...

Tanpa Syarat, Indodax Gratskan Biaya Trading dan Withdraw Selamanya

Indodax, startup Bitcoin and crypto exchanges Indonesia terus meningkatkan pelayanan kepada para member dan komunitas aset kripto di Indonesia. Kali ini, Indodax menerapkan gratis...
LANGUAGE