27.1 C
Jakarta
Sabtu, 2 Juli, 2022

Paypal Mundur dari Deretan Investor Libra Mengikuti Jejak Visa dan Mastercard

duniafintech.com – Dikabarkan sebelumnya bahwa Visa dan Mastercard sedang dalam pertimbangan kembali keterlibatannya terhadap rencana peluncuran uang digital (cryptocurrency) besutan facebook yaitu libra. Saat ini kabar kencang mulai muncul kepermukaan mengenai Paypal mundur dari deretan investor libra mengikuti jejak Visa dan Mastercard.

Dilansir dari laman Financial Times, kabar ini mulai beredar ketika tidak hadirnya perwakilan Paypal pada pertemuan Asosiasi Libra pada hari Kamis kemarin. Banyak asumsi beredar bahwa kemunduran Paypal pada proyek libra menandai kekacauan yang sedang terjadi di intern libra.

Beberapa peneliti mengungkapkan alasan utama Paypal mundur dari deretan investor libra adalah Paypal dan yang lainnya tidak ingin menjadi objek pengawasan ketat para regulator dan menolak permintaan facebook untuk secara terbuka mendorong proyek tersebut. Terdapat 24 perusahaan yang dikabarkan terlibat dengan uang digital ini telah dipanggil pada pertemuan di Washington DC.

Facebook pertama kali merenacakan libra pada bulan Juni dan mengungkapkan adanya ambisi besar dalam peluncuran libra sebagai mata uang crypto untuk menyediakan layanan keuangan kepada lebih dari satu miliar orang yang tidak memiliki rekening bank dan dan digantikan oleh stablecoin yang dapat diakses oleh smartphone manapun.

Baca Juga : 

Kepala Kebijakan dan Komunikasi Libra, Dante Disparte mengatakan kepada Financial Times bahwa proyek seperti libra bukanlah jalan yang mudah. Pihak dari libra menyadari bahwa perubahan itu sulit, dan bahwa setiap organisasi yang memulai perjalanan ini harus membuat penilaian sendiri atas resiko dan imbalan dari komitmen untuk melihat sesuatu yang akan dijanjikan oleh libra.

Sejauh ini belum ada tanggapan pasti mengenai Paypal mundur dari deretan investor libra dari pihak manapun. Namun David Marcus dari Facebook, yang bertanggung jawab atas peluncuran libra memberikan tanggapan melalui akun twitter pribadinya. Ia mengatakan tidak mengetahui adanya rencana perusahaan tertentu untuk menarik diri dari proyek ini. Beberapa laporan diluar sana menunjukan bahwa libra sedang dalam kondisi yang mencemaskan, tapi kami yakin dapat mengatasi kekhawatiran para organisasi dan masyarakat diluar sana.

Sejumlah bank sentral memang telah menyatakan penolakan pada Libra Facebook karena mata uang digital ini tidak bisa diawasi secara langsung padahal bisa berdampak sistemik pada sistem keuangan global. Terbaru Perancis mendesak Uni Eropa (UE) untuk membuat seperangkat aturan yang mengatur mata uang virtual ini untuk melawan risiko yang mungkin muncul dari kehadiran Libra, cryptocurrency milik Facebook.

-Vidia Hapsari-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi Indonesia Terdaftar BEI, Ini Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tentunya dapat menjadi pilihan untuk investasi. Di samping memiliki produknya, kamu pun...

Cara Bayar Kredivo Lewat Alfamart, Ini Panduan Mudahnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Kredivo lewat Alfamart sebenarnya sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Kredivo sendiri menjadi salah satu layanan kredit online...

Daftar Fintech Berizin OJK Jadi 102, Ini Rinciannya

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar fintech berizin kembali dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 22 April 2022 lalu. Dalam catatan OJK, total jumlah penyelenggara fintech...

Cara Investasi Emas untuk Pemula, Gampang Banget!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas untuk pemula, apakah susah? Tentu saja tidak. Bahkan, caranya gampang sekali. Seperti diketahui, emas memang bukan hanya populer sebagai...

Secara Analisis Teknikal, Penurunan Harga Bitcoin Saat Ini Masih Wajar

JAKARTA, duniafintech.com - Penurunan harga Bitcoin yang saat ini berada pada level sekitar Rp300 jutaan masih dalam batas wajar jika ditinjau dari analisis teknikal....
LANGUAGE