31.7 C
Jakarta
Senin, 13 Juli, 2020

Pebisnis Beken Ini Pemain Fintech Juga Lho! Siapa Aja Sih Mereka?

duniafintech.com – Tren teknologi dan inovasi keuangan (fintech) menjadi sangat booming dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi yang semakin berkembang membuat setiap pihak berlomba untuk menciptakan bisnis yang dibantu dengan sentuhan teknologi.

Tidak dipungkiri, muncul berbagai usaha rintisan (startup) yang bergerak di sektor teknologi keuangan. Namun di sisi lain, tidak sedikit juga para pebisnis mapan yang juga bermain di sektor fintech. DuniaFintech pun merangkum beberapa pebisnis beken yang mendanai jasa keuangan, ini lah beberapa namanya.

Jack Dorsey

CEO sosial media Twitter ini juga merupakan salah satu pendana dari Square Inc, salah satu perusahaan fintech yang memiliki ragam layanan. Di Square Inc, terdapat beberapa layanan solusi keuangan, mulai dari aggregator marketpayment gateway serta beberapa program lainnya.

Berlatar belakang wirausahawan yang memanfaatkan internet, sosial media tak hanya sebagai produk yang ia gagas, tapi juga di layanan keuangan. Square Inc digagas oleh Jack dengan temannya, Jim Mckelvey pada 2009 di San Francisco, Amerika Serikat. Sementara untuk bentuk platform sendiri di rilis pada 2010. Pada 2015, Square Inc melakukan Initial Public Offering (IPO) dan terdaftar di bursa efek New York.

Baca juga:

Pebisnis Beken Gagas Perusahaan Fintech

Warren Buffett

Selanjutnya, pebisnis beken yang menjadi penggagas perusahaan fintech adalah Warren Buffett. Sebagai pemegang saham mayor di perusahaan Apple Inc, Pria berusia 89 tahun dengan taksiran kekayaan mencapai USD 81,2 milyar ini juga menggagas jasa teknologi keuangan.

Bernama StoneCo, perusahaan fintech yang digawangi Buffett tersebut menunjukkan tren positif, seperti mencatatkan 3 kali kenaikan sebanyak 12% untuk S&P 500 sejak perusahaan ini masuk bursa NASDAQ di tahun 2018.

StoneCo yang berbasis di Brazil mendapatkan IPO sejak 2016 dan membuka layanan e-commerce berbasis komputasi cloud serta menjadi solusi jasa pembayaran dan ekosistem  para pedagang.

Bill Gates

Selanjutnya, ada nama Bill Gates. Bos raksasa teknologi Microsoft ini juga membuka jasa keuangan berbasis teknologi. Sebagai layanan yang mengurus keuangan, fintech memiliki prinsip yang sama dengan perbankan, yakni untuk mengatur keuangan milik personal mau pun suatu kelompok.

Beberapa waktu lalu, Gates mengungkapkan keinginannya untuk menyelesaikan kasus kemiskinan di beberapa negara tertinggal di wilayah Afrika. Ia pun menilai bahwa perbankan harus menjadi solusi tanpa perlu hadir secara fisik.

“Bukan bank yang diperlukan, tapi prinsip perbankannya,”

“Dalam 15 tahun kedepan, perbankan digital akan memberikan keleluasaan untuk orang miskin mengatur hartanya serta mengubah hidup mereka,”

Berangkat dari pernyataan tersebut, Gates pun menggagas layanan jasa keuangan bernama Mojaloop. Layanan ini merupakan sebuah ekosistem yang terintegrasi dengan infrastruktur pasar, bank sentral, penyelenggara fintech untuk membantu mengentaskan kemiskinan di Afrika.

DuniaFintech/FauzanPerdana

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Aset Kripto untuk Para Pecinta Game Telah Listing di Indodax

DuniaFintech.com - Kabar gembira untuk gamers Indonesia!! Sudah tak perlu diragukan lagi, selain sebagai hiburan, industri game juga bisa dijadikan sarana untuk...

Strategi Sukses Jualan Online dengan Untung Jutaan Rupiah, Wajib Dicoba

DuniaFintech.com - Tak bisa dipungkiri, dengan adanya internet telah mengubah sebagian besar cara hidup kita sehari-hari. Jika sebelumnya kita lebih sering berbelanja...

Kemkominfo Klaim Indonesia Segera Miliki 3 Unicorn Baru

DuniaFintech.com - Kemkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) mengklaim Indonesia akan memiliki 3 unicorn baru hingga tahun 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika,...

Bukan Dilarang, Ini Sebab Mengapa Regulasi Kripto Aset Itu Penting

DuniaFintech.com – Regulasi kripto aset sebagai teknologi yang masih terbilang baru, banyak negara yang mengkhawatirkan tentang bagaimana kripto aset akan memengaruhi iklim perekomian...

Blockchain Velas Mampu Selesaikan 30 Ribu Transaksi Per Detik?

DuniaFintech.com - Apa benar Blockchain Velas mampu selesaikan 30 ribu transaksi per detiknya? Dirancang dan dikembangkan sejak tahun 2019, Virtual Expanding Learning...
LANGUAGE