30.4 C
Jakarta
Jumat, 27 Mei, 2022

Pembiayaan Mikro dapat Dukungan dari Asosiasi Modal Ventura

DuniaFintech.com – Upaya untuk membangun perusahaan pembiayaan mikro, atau micro financing menjadi gagasan yang dinilai tepat untuk mendorong perekonomian bangsa. Melalui badan modal ventura (capital venture), potensi untuk pembiayaan dapat secara optimal dilakukan pelaku bisnis.

Ketua Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo), Jefri R.Sirait menyebutkan industri modal ventura menghadapi tantangan yang bermacam-macam seiring dengan meningkatnya bisnis. Ada pun tantangan yang akan menjadi sorotan pada 2021 adalah inovasi teknologi dan pengembangan jenis pembiayaan mikro.

Jefri mengklaim, Amvesindo memiliki sejumlah anggota yang bermain di sektor pembiayaan mikro dengan prospek bisnis yang menjanjikan. Oleh karena itu, potensi yang ada perlu ditingkatkan melalui dukungan regulator dalam pembentukan perusahaan capital venture yang telah bermain dalam micro financing.

“Wacana pembentukan perusahaan pembiayaan yang fokus kepada micro financing bisa menjadi wacana yang baik,”

Lebih lanjut Jefri mengatakan, pengembangan jenis bisnis khusus industri mikro dapat mendukung pertumbuhan ekonomi pada skala yang sama, termasuk pemulihan ekonomi nasional paska pandemi COVID-19. Ia mengklaim bahwa performa micro financing dapat memperlihatkan hasil yang baik, lantaran industri capital venture secara keseluruhan dapat mencatatkan peningkatan aset saat pandemi menekan perekonomian.

Baca juga:

Wacana Capital Venture untuk Pembiayaan Mikro

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menyatakan micro financing harus terus digalakkan demi mendukung kelayakan ekonomi masyarakat di banyak area, khususnya para pelaku usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM).

Menurutnya, saat ini masih banyak pelaku UMKM dan lapisan masyarakat yang terjebak oleh layanan pembiayaan informal seperti rentenir. Hadirnya lembaga pembiayaan yang mencakup level mikro tidak hanya membantu masyarakat dari sistem bunga yang tinggi, tetapi juga meningkatkan inklusifitas keuangan.

“Inovasi ruang tumbuh di [segmen] mikro itu banyak sekali, masih banyak masyarakat yang belum mengakses pembiayaan formal. Kami mendukung agar pembiayaan menjadi lebih luas dan cepat, serta tentunya baik,”

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pengusaha Kelapa Sawit Merespon Begini

JAKARTA, duniafintech.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) angkat bicara terkait diberlakukannya kebijakan domestic market obligation (DMO) dan pencabutan subsidi minyak goreng curah...

Harga Kripto 27 Mei 2022 Masih Loyo, Bitcoin Cs Bertengger di Zona Merah

JAKARTA, duniafintech.com - Harga Kripto masih lesu. Bitcoin dan kripto jajaran teratas terpantau kembali mengalami pergerakan harga yang kompak pada Jumat (27/5/2022) pagi. Mayoritas...

Ganti Kulit! Kripto Terra LUNA Jenis Baru Meluncur Jumat Ini, Dipastikan Tanpa UST

JAKARTA, duniafintech.com - Proposal untuk meluncurkan blockchain baru kripto Terra LUNA Terra 2.0 tanpa stablecoin algoritmis telah lolos. 65,5 persen peserta memilih mendukung proposal...

Peringatan Keras dari Jokowi, APBN dan APBD Tak Boleh Beli Barang Impor! 

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mewanti-wanti kementerian/lembaga hingga kepala daerah tidak membelanjakan APBN sebesar Rp 2.714,2 triliun dan APBD sebesar Rp...

Mantap, Perusahaan Properti Mulai Terima Bitcoin Sebagai Alat Bayar Jual Beli Apartemen

JAKARTA, duniafintech.com - Salah satu pengembang properti di Brazil, Livecoin secara resmi mengumumkan mereka menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin untuk pembelian apartemen mereka. Tidak hanya...
LANGUAGE