25.1 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Pembiayaan Mikro dapat Dukungan dari Asosiasi Modal Ventura

DuniaFintech.com – Upaya untuk membangun perusahaan pembiayaan mikro, atau micro financing menjadi gagasan yang dinilai tepat untuk mendorong perekonomian bangsa. Melalui badan modal ventura (capital venture), potensi untuk pembiayaan dapat secara optimal dilakukan pelaku bisnis.

Ketua Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo), Jefri R.Sirait menyebutkan industri modal ventura menghadapi tantangan yang bermacam-macam seiring dengan meningkatnya bisnis. Ada pun tantangan yang akan menjadi sorotan pada 2021 adalah inovasi teknologi dan pengembangan jenis pembiayaan mikro.

Jefri mengklaim, Amvesindo memiliki sejumlah anggota yang bermain di sektor pembiayaan mikro dengan prospek bisnis yang menjanjikan. Oleh karena itu, potensi yang ada perlu ditingkatkan melalui dukungan regulator dalam pembentukan perusahaan capital venture yang telah bermain dalam micro financing.

“Wacana pembentukan perusahaan pembiayaan yang fokus kepada micro financing bisa menjadi wacana yang baik,”

Lebih lanjut Jefri mengatakan, pengembangan jenis bisnis khusus industri mikro dapat mendukung pertumbuhan ekonomi pada skala yang sama, termasuk pemulihan ekonomi nasional paska pandemi COVID-19. Ia mengklaim bahwa performa micro financing dapat memperlihatkan hasil yang baik, lantaran industri capital venture secara keseluruhan dapat mencatatkan peningkatan aset saat pandemi menekan perekonomian.

Baca juga:

Wacana Capital Venture untuk Pembiayaan Mikro

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menyatakan micro financing harus terus digalakkan demi mendukung kelayakan ekonomi masyarakat di banyak area, khususnya para pelaku usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM).

Menurutnya, saat ini masih banyak pelaku UMKM dan lapisan masyarakat yang terjebak oleh layanan pembiayaan informal seperti rentenir. Hadirnya lembaga pembiayaan yang mencakup level mikro tidak hanya membantu masyarakat dari sistem bunga yang tinggi, tetapi juga meningkatkan inklusifitas keuangan.

“Inovasi ruang tumbuh di [segmen] mikro itu banyak sekali, masih banyak masyarakat yang belum mengakses pembiayaan formal. Kami mendukung agar pembiayaan menjadi lebih luas dan cepat, serta tentunya baik,”

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

5 Fungsi Manajemen Keuangan dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Salah satu fungsi manajemen keuangan adalah bagaimana mengelola keuangan dari satu perusahaan dengan baik dan benar tentunya. Dari fungsi tersebut, usaha yang sedang dijalankan...

Gandeng Fintech Batumbu, CIMB Niaga Salurkan Rp50 Miliar Bagi UMKM

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berkolaborasi dengan perusahaan financial technology (fintech) pembiayaan berbasis aplikasi atau fintech lending PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu). Head...

Ini Alasan Maudy Ayunda Jadi Salah Satu Investor Startup Segari

Satu tahun beroperasi di Indonesia, Segari, startup grocery commerce terus catat pertumbuhan bisnis yang signifikan. Segari baru saja menyelesaikan pendanaan Seri A dari para...

Anuitas: Pengertian, Jenis, Contoh dan Cara Kerja

Anuitas adalah metode penghitungan bunga pinjaman dalam rangka memudahkan nasabah membayar angsuran setiap periodenya. Biasanya, sistem yang diterapkan adalah bunga mengambang atau efektif (floating...

Belum Punya Asuransi Kartu Kredit? Simak Pertimbangannya di Sini

Asuransi kartu kredit adalah produk perlindungan finansial yang diberikan oleh penerbit kartu kredit (CC atau credit card) kepada nasabah mereka. Proteksinya meliputi pembebasan tagihan...
LANGUAGE