33.6 C
Jakarta
Selasa, 28 September, 2021

Telegram Terima Lonjakan Pengguna Imbas dari Kebijakan Baru WhatsApp

Duniafintech.com – Aplikasi chatting Telegram terima lonjakan pengguna secara tiba-tiba pada waktu lalu. Hal ini karena imbas dari pesaingnya WhatsApp yang memperbaharui kebijakan layanannya.

WhatsApp, yang menggunakan teknologi enkripsi Signal, mengeluarkan persyaratan baru pada hari Rabu lalu, yang mengharuskan pengguna setuju untuk mengizinkan pemilik Facebook Inc dan anak perusahaannya untuk mengumpulkan data pengguna, termasuk nomor telepon dan lokasi mereka.

Dilansir dari laman Reuters, beberapa aktivis privasi sempat mempertanyakan melalui cuitan twitternya mengenai langkah yang diambil WhatsApp berisi “Terima Kebijakan” atau “Keluar dari Aplikasi”. Para aktivis menyebutkan langkah yang di ambil WhatsApp ini bersifat memaksa sehingga menyarankan penggunanya untuk beralih ke aplikasi Telegram.

Popularitas aplikasi chatting Telegram semakin meningkat setelah pengakuan oleh Elon Musk, salah satu akun yang paling banyak diikuti di Twitter dan CEO Weibo.com yaitu Jack Dorsey.

Baca Juga:

Perusahaan analisis data Sensor Tower menunjukkan catatan bahwa dalam dua hari terakhir ini lebih dari 100.000 pengguna telah menginstal Signal. Lalu aplikasi Telegram terima lonjakan pengguna hampir 2,2 juta unduhan di Play Store dan Apple Store.

Selain itu, data Sensor Tower mengatakan jumlah pengguna baru yang menginstall WhatsApp turun 11% dalam 7 hari pertama di tahun 2021 dibandingkan minggu sebelumnya, tetapi masih ada sekitar 10,5 juta unduhan di seluruh dunia.

Fitur Teranyar Telegram

Untuk diketahui, saat ini pengguna IOS dan Android dapat menikmati fitur baru yang disediakkan oleh aplikasi Telegram. Salah satu fitur terbarunya adalah Theme Editor 2.0 yang memungkinkan pengguna dapat mengubah warna latar belakang.

Fitur terbaru lainnya yang dapat dinikmati oleh pengguna Telegram adalah fitur send when online. Fitur ini memudahkan pengguna dalam mengirim pesan dapat menyesuaikan ketika pengguna yang dituju sedang online. Tak heran jika aplikasi Telegram terima lonjakan pengguna menyaingi WhatsApp.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Kucurkan Kredit Rp2,24 triliun, Modal Rakyat Berhasil Jaga NPL 0,03%

Platform digital berbasis pinjaman, Modal Rakyat, berhasil menjaga tingkat kredit macet atau non performing loan (NPL) di level yang sangat rendah yaitu sebesar 0,03%. CEO...

Trade Expo Indonesia : Mendag Target Transaksi Rp21,4 triliun 

Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 dengan tema ‘Reviving Global Trade'. Pameran ini digelar secara digital dan melibatkan aktor global. Menteri Perdagangan Muhammad...

Daftar Aplikasi Menambang Bitcoin di Android

Bitcoin saat ini semakin dikenal di tanah air. Adapun harganya yang melambung tinggi dengan cepat, diketahui telah menarik perhatian para investor untuk mulai terjun...

OJK dan Industri Jasa Keuangan Dukung Pengembangan UMKM

Komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech, yaitu akan meningkatkan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan...

Modal Rakyat Beri Pinjaman untuk Usaha dengan Bunga Kompetitif

Modal Rakyat merupakan layanan pinjaman uang berbasis digital yang menjadi wadah pertemuan antara peminjam, yaitu usaha kecil dan menengah (UKM) dan pendana, yaitu individu...
LANGUAGE