24.7 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021

PEMERINTAH AS MEMPERLUAS PENGGUNAAN BLOCKCHAIN

duniafintech.com – Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di negara Amerika Serikat, masa pemerintahan Donald Trump terus melakukan terobosan-terobosan baru yang mencengangkan. Salah satunya adalah memperluas pemakaian teknologi Blockchain di berbagai sistem pemerintahan dan sektor swasta. Dengan serius Regulator dan para pejabat negara tersebut menyoroti potensi teknologi Blockchain dan mendukung untuk mengadopsi teknologi itu di berbagai bidang, khususnya untuk merampingkan birokrasi, memberdayakan konsumen, dan mendorong kemajuan ekonomi negara.

Mark Calabria, Kepala Ekonom di negara tersebut menyatakan bahwa progres masa pemerintahan presiden Trump didukung oleh perkembangan teknologi Blockchain. Dia mengatakan bahwa adanya peluang yang memungkinkan pengaplikasian teknologi Blockchain lebih jauh digunakan dalam sistem pemerintahan, keuangan dan pada tempat lainnya, terutama karena departemen keuangan melakukan review secara keseluruhan pada sistem keuangan yang telah berjalan. David Schweikert dari the Republican Cochair, Arizona, lebih lanjut menekankan bahwa salah satu tujuan utama dibuatnya kebijakan ini adalah untuk mengimplikasikan potensi teknologi informasi ini sebagai utusan yang bisa bertindak antara pemerintah, industri, dan akademisi.

Debbie Bucci, seorang arsitek Teknologi Informasi di Department of Health and Human juga mengemukakan tentang usahanya untuk mendorong eksplorasi teknologi Blockchain dalam departemennya. Pada tahun lalu departemennya itu pertama kali menerbitkan pernyataan bagaimana teknologi Blockchain bisa diterapkan dalam pengaturan kesehatan. Pada kesempatan lain, David Treat seorang Direktur Manajer dari Financial Services at Accenture, memperhitungkan penerimaan teknologi Blockchain bukan sekedar untuk kepentingan politik, melainkan sebagai bukti berlangsungnya pergeseran dari cara konservatif yang selama ini berjalan. Pendukung Blockchain mengatakan bahwa adopsi teknologi Blockchain oleh pemerintah akan membantu berjalannya sistem yang lebih baik pada berbagai sektor, dan terdapat bukti proses kejadian yang sedang terjadi.

Source: Coindesk

Written by : Sintha Rosse

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp550 Jutaan, Uruguay Susun RUU Bitcoin

Harga Bitcoin hari ini masih menyentuh Rp550 juta. Ini adalah masa sideways dimana Bitcoin sempat rally selama lebih dari satu pekan di akhir Juli...

Like It, Dorong Literasi Keuangan Perkuat Ekonomi Nasional

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar...

Sebanyak 66% Konsumen di Asia Tenggara Tertarik dengan Bank Digital

Survey Visa menungkapkan bahwa 66% konsumen di Asia Tenggara tertarik pada bank digital. Dua negara tertinggi adalah Thailand 83% dan Filipina 81%. Laporan dari...

Survey Visa : 85% Konsumen di Asia Tenggara Cashless, Indonesia Bagaimana?

Survey Visa mengungkapkan bahwa sebanyak 85% konsumen di Asia Tenggara mengadopsi pembayaran tanpa uang tunai atau cashless. Dari hasil survey Singapura (98%), Malaysia (96%)...

FinAccel, Perusahaan Induk Kredivo Siap Melantai di Bursa Nasdaq

FinAccel, perusahaan induk dari platform fintect P2P Lending Kredivo, berencana untuk go public di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat. FinAccel akan akuisisi dengan...
LANGUAGE