31 C
Jakarta
Senin, 6 Desember, 2021

Pemerintah Dorong Pengusaha Kuliner Jadi Food Startup

DuniaFintech.com – Pemerintah dorong pengusaha kuliner jadi food startup ditengah pandemi seperti saat ini. Pandemi COVID-19 membuat banyak industri gulung tikar akibat jatuhnya perekonomian. Namun, bisnis di sektor kuliner tampaknya memiliki tingkat ketahanan yang tinggi ditengah terpaan krisis.

Untuk itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung pelaku usaha ekonomi kreatif di bidang kuliner untuk bertransformasi dan memnfaatkan peluang di tengah pandemi seperti sekarang ini.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Kemenparekraf, Fadjar Hutomo menyampaikan Pemerintah dorong pengusaha kuliner jadi food startup dengan berbagai program, salah satunya program FoodStartup Indonesia (FSI) MMXX. Dengan program tersebut, dia berharap lebih banyak pelaku usaha muda di bidang kuliner yang ingin mendirikan food startup, terutama di masa pandemi COVID-19.

“Kami berharap melalui program food startup ini dapat membantu pelaku ekonomi kreatif kuliner untuk bangkit dan produktif kembali, sehingga usaha kuliner mereka bisa berkembang dan memaksimalkan potensi yang ada,” ujarnya.

Selain itu, Fadjar mengungkapkan, situasi pandemi telah mengubah komposisi jenis perusahaan yang mendaftar FSI 2020. Di tahun ini, lanjutnya, jenis perusahaan food service mendominasi tiga kali lebih banyak dari food manufacture dengan jumlah masing-masing 4.749 perusahaan berbanding 1.700 perusahaan.

“Data ini menunjukkan, kemampuan bertahan kedua jenis perusahaan kuliner berbeda di masa pandemi dalam 4 bulan terakhir,” tutur Fadjar.

Sementara itu, Plt. Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Hanifah Makarim menjelaskan, dengan terbatasnya anggaran, seluruh peserta yang mendaftar akan dipilih menjadi seribu peserta. Nantinya peserta yang terpilih akan mendapatkan video edukasi tentang bisnis kuliner online, aplikasi kasir serta aplikasi akuntansi.

Selanjutnya seribu peserta terpilih wajib mengirimkan pitchdeck yang kemudian akan dikurasikan hingga menjadi seratus peserta. Peserta ekraf yang masuk sebagai finalis berhak mengikuti kegiatan Demoday yang rencananya dilaksanakan pada September 2020 di Yogyakarta. Demoday FSI merupakan kegiatan mentoring dan pitching forum pelaku usaha kuliner.

“Peserta Demoday berkesempatan mengikuti mentoring langsung, business coaching, mendapat akses permodalan, sekaligus akses pemasaran. Penyelenggaraan secara offline ini akan ditiinjau kembali melihat perkembangan terkini pandemi nanti,” tutupnya.

(DuniaFintech/Drean M.I)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Dukung Produksi Susu Nasional, ADB pesan 19,4 Juta Lembar Saham Cimory

JAKARTA, duniafintech.com - Asian Development Bank (ADB) telah memesan sebanyak 19,4 juta lembar saham sebagai bagian dari rencana penawaran saham perdana (initial public offering/IPO)...

Turun 20% Hal Biasa di Dunia Kripto, Ini Momentum Tepat untuk Membeli

JAKARTA, duniafintech.com - Pasar aset kripto dalam beberapa hari terakhir sedang mengalami penurunan harga lebih dari 20% yang menyebabkan para investor pemula di kripto...

Ini Syarat Pihak Asuransi Mau Tanggung Kerusakan Kendaraan Akibat Bencana Alam

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi mobil bencana alam menjadi hal yang mesti dipersiapkan di tengah ketidakpastian bencana yang terjadi di tanah air. Misalnya saja dari...

Panduan Cara Klaim Asuransi Astra hingga Cara Cek Polis

JAKARTA, duniafintech.com  - Cara klaim asuransi Astra penting diketahui oleh nasabah perusahaan asuransi yang satu ini atau bagi Anda yang berminat untuk menjadi nasabahnya....

5 Faktor yang Mempengaruhi Harga Crypto, Trader Harus Tahu!

JAKARTA, duniafintech.com - Faktor yang mempengaruhi harga crypto? Apa saja faktor-faktornya? Sebelum mulai membahas tentang faktor hal tersebut, perlu diketahui sebelumnya, bahwa crypto sama...
LANGUAGE