25 C
Jakarta
Kamis, 19 Mei, 2022

Pemerintah India Semakin Positif Menanggapi Kripto dan ICO

duniafintech.com – Sebuah laporan baru menyebutkan bahwa pemerintah India sudah memandang kripto aset dan seluruh mekanisme di belakangnya termasuk ICO sebagai sesuatu yang positif. Mereka menyebut bahwa teknologi baru ini merupakan revolusi global di ranah teknologi finansial. Laporan tersebut juga mendiskusikan bagaimana nantinya pemerintah akan meregulasi koin dan token nantinya.

Kementerian Keuangan India mengumumkan pada hari Senin bahwa Komite Pengarah pada Masalah Terkait Fintech telah menyerahkan laporan terakhirnya kepada menteri keuangan. Komite tersebut dibentuk oleh Departemen Urusan Ekonomi (Department of Economic Affairs/DEA) di bawah kepemimpinan Subhash Chandra Garg yang merupakan Sekretaris DEA pada saat itu. Sejak itu ia telah dipindahkan ke Kementerian Tenaga. Laporan 150 halaman termasuk bagian tentang mata uang digital dan token.

Baca juga: AI Startup Pitch Jadi Incaran Para Penggiat Startup AI

Komite menjelaskan dalam laporannya bahwa penggunaan token digital dapat menyelesaikan masalah beberapa mata uang, meningkatkan likuiditas dan biaya kepatuhan modal, memungkinkan untuk pembayaran mikro dan mempercepat proses pembayaran, yang selanjutnya menghilangkan risiko likuiditas.

“Mekanisme seputar cryptocurrency, khususnya Blockchain dan penawaran koin awal (Initial Coin Offerings/ICO), sedang merevolusi lanskap fintech global,” ungkap perwakilan pemerintah.

Laporan tersebut juga merinci bagaimana ICO bekerja dan menekankan bahwa penerbitan token telah muncul sebagai cara inovatif peningkatan modal oleh bisnis fintech.  Hal ini terbukti dengan 790 ICO yang telah dikeluarkan pada 25 September 2018 yang terlah berhasil mengumpulkan total $ 20 miliar. Tahun ini, jumlah total dana yang dihimpun secara global di ICOs sejauh ini adalah lebih dari $ 346 juta, menurut situs web pelacakan penjualan token, ICOdata.

Mandat komite ini adalah untuk mencatat perkembangan di ruang fintech secara global dan di India, mempelajari iklim pengaturan di berbagai kondisi demografis, mengidentifikasi area aplikasi dan menggunakan kasus-kasus dalam tata kelola dan jasa keuangan, menyarankan peningkatan pengaturan kelembagaan yang memungkinkan inovasi fintech.

Baca juga: Xiaomi Kembali Jalin Kerjasama dengan Samsung

Berita ini masih termasuk permulaan mengenai semakin besarnya perhatian pemerintah India terhadap kripto aset. Banyak pihak menantikan bagaimana finalisasi dari permintaan komite nantinya. Namun tampaknya banyak orang berharap akan segera ada titik terang untuk penggunakan kripto aset dan ICO di India.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Lagi Cari Cara Investasi Emas dengan Mudah? Simak Ulasannya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas dengan mudah, apakah ada? Tentu saja. Ada banyak cara berinvestasi emas yang tersedia saat ini dan Anda bisa...

Yuk Dicoba! Panduan Cara Mengecek Taspen dengan Mudah

JAKARTA, duniafintech.com – Panduan cara mengecek Taspen sangat diperlukan oleh masyarakat, khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN)—disebut juga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seperti diketahui,...

Ekuitas Pemegang Saham: Klasifikasi hingga Komponennya

JAKARTA, duniafintech.com – Secara umum, pengertian ekuitas pemegang saham adalah nilai aset atau sejumlah uang yang akan diberikan oleh perusahaan kepada pemilik saham ketika...

Mudah! Begini Cara Blokir ATM BCA yang Hilang atau Tertelan

JAKARTA, duniafintech.com – Cara blokir ATM BCA berikut ini penting diketahui oleh Anda yang kebetulan kartu ATM-nya hilang atau tertelan ketika melakukan transaksi. Adapun...

Pasti Laris Manis! Yuk Ikuti Cara Posting Jualan di Facebook Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Cara posting jualan di Facebook memang banyak dicari oleh para penjual di lapak-lapak online yang tersedia di salah satu platform media...
LANGUAGE