29.6 C
Jakarta
Jumat, 1 Juli, 2022

Pemerintah Perancis Galang Dana untuk Para Startup

duniafintech.com – Dalam upaya mendorong kemajuan investasi para startup di bidang teknologi, Pemerintah Perancis mengumpulkan dana sebesar 5 miliar euro atau sekitar US$5,53 miliar untuk investasi di perusahaan-perusahaan startup.

Dilansir dari laman reuters, Presiden Perancis Emmanuel Macron menjelaskan persaingan startup di negara-negara maju begitu ketat. Jika para startup di Perancis ingin berkembang, maka harus menghasilkan lebih banyak pemodal jauh lebih cepat dan harus lebih kuat.

Baca Juga : Eropa Tolak Pengembangan Mata Uang Digital Libra

Dari awal jabatannya sejak tahun 2017, Macron telah berupaya untuk mendorong investasi di bidang teknologi melalui konferensi besar-besaran termasuk mengumpulkan para pemodal ventura asing dan para startup di Negaranya. Perancis sebenarnya sudah banyak melakukan pendanaan untuk startup dalam beberapa tahun terakhir. Negara ini juga mengenakan pajak yang lebih rendah.

Pemerintah Perancis sedang berlomba dengan negara-negara Eropa lainnya untuk memikat investor dan perusahaan teknologi yang sedang berkembang, serta turut mendukung London sebagai pusat startup.

Macron menambahkan upaya pendanaan sebesar itu akan dilakukan selama 3 tahun kedepan. Secara rinci disebutkan dana tersebut berasal dari pengumpulan dana investor institusi Prancis terkemuka. Selain dikenal sebagai sebagai Presiden dengan citra yang ramah pada bisnis, Macron pun adalah seorang bankir investasi.

Baca Juga : Perancis Meminta Adanya Regulasi Kripto untuk Seluruh Uni Eropa

Menurut konsultan Ernst and Young menjelaskan, pemodalan di sektor ini naik 42% secara tahunan menjadi 3,6 miliar euro pada 2018. Negara ini menduduki posisi ketiga di Eropa setelah Inggris dan Jerman. Tetapi meskipun semakin banyak perusahaan digital, Perancis belum menghasilkan perusahaan teknologi signifikan yang mampu menyaingi perusahaan-perusahaan dari negara Eropa lainnya.

Kedepannya Prancis ingin memancing unicorn dari tempat lain di Eropa, termasuk Italia dan Belanda, dan mendorong mereka untuk mendaftarkan saham mereka di Paris. Upaya pendanaan 5 miliar euro akan dilakukan selama tiga tahun ke depan, kata Macron. Sekitar 2 miliar euro akan diperuntukkan bagi startup tahap akhir, dengan sisanya akan dihabiskan untuk mereka yang sudah terdaftar.

-Vidia Hapsari-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Daftar Fintech Berizin OJK Jadi 102, Ini Rinciannya

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar fintech berizin kembali dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 22 April 2022 lalu. Dalam catatan OJK, total jumlah penyelenggara fintech...

Cara Investasi Emas untuk Pemula, Gampang Banget!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas untuk pemula, apakah susah? Tentu saja tidak. Bahkan, caranya gampang sekali. Seperti diketahui, emas memang bukan hanya populer sebagai...

Secara Analisis Teknikal, Penurunan Harga Bitcoin Saat Ini Masih Wajar

JAKARTA, duniafintech.com - Penurunan harga Bitcoin yang saat ini berada pada level sekitar Rp300 jutaan masih dalam batas wajar jika ditinjau dari analisis teknikal....

Nomor 6 Terbanyak di Twitter, Elon Musk Punya 100 Juta Followers

JAKARTA, duniafintech.com - Orang terkaya di bumi, Elon Musk kini memiliki 100,2 juta followers di Twitter, platform media sosial yang juga dimilikinya tersebut.  Menurut data...

Mengenal Helium Jaringan Nirkabel Berbasis Blockchain, Pemilik Token Kripto HNT Coin

JAKARTA, duniafintech.com - Helium (HNT) adalah jaringan bertenaga blockchain terdesentralisasi untuk berbagai perangkat yang berhubungan dengan Internet of Things (IoT).  Dilansir dari Coinmarketcap, mainnet Helium...
LANGUAGE