28.7 C
Jakarta
Minggu, 29 Januari, 2023

PENGAWASAN SEC TERHADAP PERTUMBUHAN BLOCKCHAIN TERKAIT SEKURITAS

duniafintech.comThe U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) terus meningkatkan pengawasan perusahaan yang mungkin memanfaatkan antusiasme investor transaksi Blockchain dan cryptocurrency untuk menaikkan harga saham mereka dan mengumpulkan dana.

Baca juga : duniafintech.com/mandiri-sekuritas-jadi-jawara-bloomberg-league-table-dengan-raihan-transaksi-rp-173-triliun/

Dilansir dari fintechupdate.com, pada tanggal 8 Januari 2018, SEC menangguhkan trading sekuritas UBI Blockchain yang berbasis di Hongkong, setidaknya paling lambat pada tanggal 22 Januari 2018. Tindakan ini mengikuti suspensi SEC atas trading sekuritas The Crypto Company yang diumumkan pada bulan Desember 2017 dan tiga perusahaan lain yang terkait blockchain.

Baca juga : duniafintech.com/baru-melantai-bei-suspensi-perdagangan-saham-kioson/

Pada tahun 2016, JA Energy mengubah namanya menjadi UBI Blockchain dan mengumumkan rencananya untuk menggunakan teknologi Blockchain guna melacak produk makanan dan obat-obatan. Sekuritas di perusahaan tersebut mengalami kenaikan dari 0,55 USD per saham pada bulan Februari 2017 menjadi 115 USD per saham sebelum perdagangan SEC dihentikan..

SEC juga baru-baru ini menunda perdagangan sekuritas The Crypto Company. Sekuritas The Crypto Company diperdagangkan  sekitar 0,05 USD per saham pada bulan September 2017, ketika nilainya mulai naik dan akhirnya mencapai 642 USD pada bulan Desember sebelum SEC menghentikan perdagangan.

UBI Blockchain dan The Crypto Company tidak sendiri. Dalam beberapa bulan terakhir, sebuah perusahaan es teh, produsen rokok, dan perusahaan sports-bra memasukkan Blockchain ke dalam rencana bisnis mereka dan mendapati  kenaikan harga yang melonjak dalam harga saham mereka.

Written by : Dinda Luvita

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Allianz vs Prudential, Pilih Mana? Simak Perbandingan Selengkapnya

JAKARTA, duniafintech.com – Allianz vs Prudential, pilih mana? Sejatinya, keduanya adalah perusahaan asuransi terbesar yang ada di Indonesia. Seperti diketahui, ada banyak perusahaan asuransi global...

Malacca Trust: Profil, Produk, hingga Cara Klaim Asuransinya

JAKARTA, duniafintech.com – Malacca Trust Finance merupakan sebuah perusahaan multifinance yang memiliki berbagai macam jasa pembiayaan. Di antara pembiayaannya, yaitu produk asuransi umum yang berdiri...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Menguat Tipis, Cek Harga Kripto Hari Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini terkait harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya menjelang akhir pekan, Sabtu (28/1/2023). Pada perdagangan hari ini, Bitcoin cs...

Cara Beli Koin Shopee: Syarat hingga Manfaatnya bagi Customer & Seller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara beli koin Shopee tentu akan sangat penting diketahui, khususnya oleh seller di platform e-commerce ini. Pasalnya, koin ini bisa digunakan untuk...

Normalisasi APBN, Pemerintah tidak Tanggung Biaya Pasien Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seluruh belanja APBN 2023 telah dinormalisasi atau normalisasi APBN. Artinya, seluruh belanja APBN...
LANGUAGE