27.1 C
Jakarta
Kamis, 29 September, 2022

PENGAWASAN SEC TERHADAP PERTUMBUHAN BLOCKCHAIN TERKAIT SEKURITAS

duniafintech.comThe U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) terus meningkatkan pengawasan perusahaan yang mungkin memanfaatkan antusiasme investor transaksi Blockchain dan cryptocurrency untuk menaikkan harga saham mereka dan mengumpulkan dana.

Baca juga : duniafintech.com/mandiri-sekuritas-jadi-jawara-bloomberg-league-table-dengan-raihan-transaksi-rp-173-triliun/

Dilansir dari fintechupdate.com, pada tanggal 8 Januari 2018, SEC menangguhkan trading sekuritas UBI Blockchain yang berbasis di Hongkong, setidaknya paling lambat pada tanggal 22 Januari 2018. Tindakan ini mengikuti suspensi SEC atas trading sekuritas The Crypto Company yang diumumkan pada bulan Desember 2017 dan tiga perusahaan lain yang terkait blockchain.

Baca juga : duniafintech.com/baru-melantai-bei-suspensi-perdagangan-saham-kioson/

Pada tahun 2016, JA Energy mengubah namanya menjadi UBI Blockchain dan mengumumkan rencananya untuk menggunakan teknologi Blockchain guna melacak produk makanan dan obat-obatan. Sekuritas di perusahaan tersebut mengalami kenaikan dari 0,55 USD per saham pada bulan Februari 2017 menjadi 115 USD per saham sebelum perdagangan SEC dihentikan..

SEC juga baru-baru ini menunda perdagangan sekuritas The Crypto Company. Sekuritas The Crypto Company diperdagangkan  sekitar 0,05 USD per saham pada bulan September 2017, ketika nilainya mulai naik dan akhirnya mencapai 642 USD pada bulan Desember sebelum SEC menghentikan perdagangan.

UBI Blockchain dan The Crypto Company tidak sendiri. Dalam beberapa bulan terakhir, sebuah perusahaan es teh, produsen rokok, dan perusahaan sports-bra memasukkan Blockchain ke dalam rencana bisnis mereka dan mendapati  kenaikan harga yang melonjak dalam harga saham mereka.

Written by : Dinda Luvita

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indodax Trading Fest Oktober 2022 Berhadiah Ratusan Juta, Komitmen Indodax Demi Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com – Indodax, platform kripto terbesar di Indonesia dengan 5,5 juta member terdaftar kembali menggelar Indodax trading fest Oktober 2022 secara rutin.  Pelaksanaan lomba atau...

Sri Mulyani Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, tertinggi se-Asia Tenggara. Hal itu tercermin sejak...

Erick Keluhkan Generasi Saat Ini Tidak Mau Jadi Petani

JAKARTA, duniafintehch.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai generasi muda saat ini enggan menjadi Petani lantaran tidak memiliki jaminan masa...

Pertamina Bantah Tudingan Produk Pertalite Bikin Boros

JAKARTA, duniafintech.com - Pertamina buka suara terkait beberapa hari ini viral mengenai keluh kesah konsumen pengendara yang menggunakan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite. Para...

Cara Cicil iPhone di iBox, Bisa Pakai Shopee Juga Lho!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cicil iPhone di iBox dengan kartu kredit hingga Shopee berikut ini penting banget lho untuk diketahui. Pasalnya, hingga detik ini, iPhone...
LANGUAGE