28.7 C
Jakarta
Sabtu, 15 Agustus, 2020

Pengerjaan Infrastruktur Teknologi Indonesia Kembali Dipercepat

DuniaFintech.com – Pengerjaan infrastruktur teknologi di Indonesia terus-menerus dipercepat. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, transformasi digital mempercepat pemerataan dan kualitas dari sektor telekomunikasi Tanah Air.

Ian Joseph Matheus Edward, mewakili Program Studi Magister Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) berpendapat, pembangunan fasilitas dan pra-sarana internet sejalan dengan kerangka kerja kebijakan Pitalebar (broadband) Indonesia.

“Pemerintah sudah seharusnya menggunakan dana untuk membangun jaringan telekomunikasi untuk e-government dan sekolah ,”

“Efisiensi dana mampu diwujudkan dengan memangkas kebutuhan telekomunikasi di pemerintahan mau pun sekolah,”

Saat ini, pemerintah tengah menjalankan proyek pemerintahan berbasis teknologi (e-government), sebuah infrastruktur telekomunikasi yang mengakomodasi kebutuhan pemerintahan dan layanan umum. Dengan bantuan kabel serat optik, layanan dan birokrasi pemerintahan di level Satuan Kerja Perangkat Desaakan terhubung.

Baca juga:

Infrastruktur Teknologi Indonesia Hadapi Tantangan

Proyek pengerjaan infrastruktur teknologi dan telekomunikasi Indonesia sempat meenghadapi beberapa permasalahan, salah satunya anggaran. Saat ini, opsi yang tepat dalam menanggulanginya ialah dengan memanfaatkan jaringan yang dimiliki pengembang telekomunikasi.

Ian melanjutkan, bahwa dirinya menilai hadirnya Palapa Ring sebagai tindakan yang tepat oleh pemerintah. Sayangnya, ia menilai jaringan bersifat backbone tersebut belum mampu memiliki jangkauan langsung ke sektor pelayanan dan pemerintahan.

“Seharusnya Palapa Ring itu bisa menghubungkan setiap SKPD sehingga e-government dapat berjalan dengan baik. Namun kenyataannya Palapa Ring sudah selesai namun e-government tetap tak terimplementasi,”

Ada pun kendala yang membuat Palapa Ring tidak mampu berjalan optimal lantaran Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tidak membuat jaringan yang inklusif dan menyeluruh untuk semua lapisan masyarakat.

“menggenjot kembali pembangunan infrastruktur telekomunikasi dengan anggaran pemerintah dapat menambah jumlah jaringan backhaul dan lastmile di seluruh Indonesia. Tujuannya agar semua kegiatan di Indonesia menggunakan link lokal. Bukan link internasional,”

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Startup Insurtech Indonesia, Berikut Daftar Perusahaan yang Bisa Jadi Pilihan Anda

DuniaFintech.com - Setelah maraknya fintech p2p lending di masyarakat Indonesia, startup Insurtech Indonesia pun tidak kalah berkembang. Startup yang bergerak di bidang Insurtech (Insurance Technology) di...

Meski Dihadapi Sentimen, Huawei Justru Merangkak di Fortune Global 500

DuniaFintech.com - Perusahaan telekomunikasi berbasis di Tiongkok, Huawei justru merangkak ke posisi 49 dalam daftar Fortune Global 500 pada 2020. Salah satu...

Modal 1 Juta tapi Bisnis Untung Berlipat, Peluang Usaha Ini Wajib Dicoba

DuniaFintech.com - Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat banting stir untuk mencari penghasilan tambahan dari berbisnis. Namun, tak sedikit pula yang...

Terhapus dari Sistem, Pengembang Fortnite Gugat Apple dan Android!

DuniaFintech.com - Penerbit dan pengembang game Fortnite, Epic Game bakal melayangkan gugatan hukum kepada dua jenis pengembang gawai, yakni Apple dan Android....

Aset Kripto Sebagai Investasi? Berikut Alasan Mengapa Anda Perlu Investasi Aset Kripto

DuniaFintech.com - Aset kripto kini telah menjadi pilihan investasi di masyarakat Indonesia. Lalu, apakah Anda masih ragu menjadikan aset kripto sebagai investasi?...
LANGUAGE