28.9 C
Jakarta
Jumat, 7 Agustus, 2020

Selama Pandemi, Transformasi Digital Menjadi Prioritas Utama Perusahaan di Indonesia

DuniaFintech.com – Workday, sebuah perusahaan global penyedia teknologi manajemen keuangan dan sumber daya manusia, mengumumkan hasil studi independennya yang mengeksplorasi dampak pandemi Covid-19 terhadap proses transformasi digital perusahaan di Indonesia.

Studi ini menemukan bahwa 50% perusahaan Indonesia menjadikan transformasi digital prioritas utama selama masa pandemi, sedangkan 31% perusahaan justru memperlambat untuk merubah menjadi digital. Selain itu, pandemi juga membuat 41 persen perusahaan kesulitan mengelola cara-cara baru dalam merunut rantai perizinan (approval) dan kegiatan operasional lainnya.

Studi juga menunjukkan kurangnya kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan sarana digital menjadi salah satu tantangan terbesar perusahaan dalam mewujudkan transformasi digital selama pandemi. Sekitar 61 persen perusahaan di Indonesia tidak memiliki budaya kerja yang memberi penekanan pada ketangkasan dalam beradaptasi.

Sementara itu, 63 persen perusahaan menilai kurang dari setengah karyawan mereka memiliki kemampuan yang mumpuni dalam memanfaatkan sarana digital. Kemudian, hingga 6 persen perusahaan bahkan menilai karyawannya tidak ada yang memiliki kemampuan digital sama sekali.

Baca Juga:

Dalam keterangan tertulisnya, Presiden Workday Asia, Rob Wells mengatakan “tahun ini, banyak perusahaan yang harus memperbarui sistem bisnis mereka secara signifikan dalam waktu yang singkat. Studi kami membuktikan bahwa proses bisnis yang masih luring adalah salah satu rintangan terbesar.”

Laporan tahunan Accenture edisi ke-20 memprediksi bahwa tren teknologi utama yang akan menata ulang bisnis-bisnis selama tiga tahun ke depan. Accenture Technology Vision 2020 mengidentifikasi lima tren utama yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan-perusahaan untuk mewujudkan nilai bisnis baru.

Lima tren utama itu adalah, pertama, pentingnya personalisasi pengalaman. Kedua, Al dan Saya. Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/Al) harus memberikan kontribusi pada cara manusia melakukan pekerjaan mereka, bukan hanya menjadi pendukung otomatisasi. Ketiga, dilema kecerdasan. Asumsi-asumsi tentang siapa yang merupakan pemilik dari suatu produk sedang ditantang di dunia yang memasuki situasi “stagnan dalam tahap beta”. 

Keempat, robot di alam terbuka. Robotika tidak lagi terkurung di dalam gudang atau pabrik. Dengan 5G yang siap untuk secara signifikan mempercepat pertumbuhan tren, setiap perusahaan harus memikirkan kembali masa depannya melalui lensa robotika. Dan kelima, DNA inovasi. Perusahaan-perusahaan memiliki akses ke sejumlah besar teknologi disruptif yang belum pernah ada sebelumnya, seperti buku besar terdistribusi (distributed ledger), Al, extended reality, dan komputasi kuantum.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

P2P Lending Syariah Terpercaya dan Terdaftar di OJK

DuniaFintech.com - P2P lending syariah menjadi pilihan bagi masyarakat yang menghindari bunga pinjaman. P2P lending syariah tidak hanya menawarkan pinjam meminjam tetapi...

Mau Bisnis Untung Saat Corona? Peluang Usaha ini Cukup Menjanjikan untuk Dicoba

DuniaFintech.com - Saat ini usaha yang bisa dilakukan hanya dengan di rumah saja menjadi usaha yang paling cocok untuk dilakukan agar penghasilan...

Pinjam Uang Tanpa Riba, Ini Beberapa Jenis Pinjaman yang Bisa Jadi Pilihan Anda

DuniaFintech.com - Berencana pinjam uang tanpa riba? Banyak yang menganggap penyertaan bunga pada pinjaman konvensional sebagai riba yang seharusnya dihindari umat Muslim. Beberapa...

Fintech Bersaing jadi Penyedia Pembayaran di Saat Transaksi E-Commerce Meningkat

DuniaFintech.com - Pandemi covid-19 membuat transaksi digital semakin menggeliat. Pasalnya, imbauan untuk mengurangi penggunaan uang tunai yang digaungkan pemerintah membuat fintech bersaing...

Telunjuk.com Bantu Tingkatkan UMKM Lewat Basis Data

DuniaFintech.com - Layanan e-commerce aggregator berbasis digital, Telunjuk.com menekankan pentingnya pemanfaatan basis data elektronik untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)...
LANGUAGE