25.9 C
Jakarta
Sabtu, 4 Juli, 2020

Penggiat Fintech, Blockchain, dan Aset Kripto Memeriahkan BlockJakarta

duniafintech.com – BlockJakarta telah kembali digelar, terdapat beberapa booth penggiat fintech baik dari blockchain maupun aset kripto memeriahkan acara tersebut. Para pembicara yang berkompeten dalam bidang ini pun turut hadir dalam seminar yang kerap digelar.

Melalui seminar yang digelar dalam BlockJakarta tersebut, para pembicara mulai dari penggiat fintech, blokchain, dan aset kripto membahas tujuan pengaturan aset kripto, kelembagaan aset kripto, serta pokok pengaturan juknis dalam perdagangan aset kripto. Dalam pengaturan juknis perdagangan aset kripto dijelaskan, pedagang komoditi (exchanger) harus melakukan KYC/CDD berdasarkan Program Anti Pencucian Uang Dan Pencegahan Pendanaan Terorisme.

Baca juga

Tidak hanya itu, kewajiban pedagang komoditi juga dibahas dalam seminar tersebut, meliputi penyampaian laporan transaksi, penyediaan sistem dan sarana, penyelesaian perselisihan, kerja sama dengan bursa berjangka, menjadi anggota bursa berjangka dan lembaga kliring berjangka.

Disisi lain, CFO (Chief Financial Officer) dari BlueShare.io, Dr. Zlatin Sarastov dalam event BlockJakarta 2019 menyampaikan bahwa ada 5 alasan mengapa security token akan menjadi yang paling berhasil di antara jenis-jenis token lainnya.

Baca juga

Berikut adalah alasan-alasan yang diungkap:

  1. Akses lebih awal terhadap startup (early access)
    Perusahaan atau investor bisa mengakses proyek lebih awal untuk bisa ikut mengembangkan dan berpartisipasi dalam proyek tersebut. Dengan adanya early access, maka hal ini akan berkaitan dengan nilai dari startup tersebut.
  2. Meningkatkan likuiditas
    Hal ini berkaitan dengan early access karena tentunya dengan adanya akses lebih awal, maka bisa meningkatkan likuiditas dari proyek tersebut. Peningkatan likuiditas berkaitan dengan pertumbuhan (growth), keuntungan (return), dan nilai (value).
  3. Kualitas lebih tinggi dikarenakan regulasi
    Dikarenakan security token sudah lebih teregulasi, maka tentunya token ini lebih aman dan mengurangi risiko dari penipuan (scam).
  4. Meningkatkan efisiensi
    Tidak ada middlemen yang mengatur atau menjadi perantara bagi investor dan perusahaan, sehingga keduanya bisa saling berhubungan secara langsung dengan lebih efisien.
  5. Mobilitas yang sangat baik
    Dengan token yang sudah teregulasi, maka mobilitasnya akan menjadi lebih baik dibandingkan dengan jenis token yang belum/tidak teregulasi.

Begitu banyak informasi yang disampaikan dalam acara yang digelar di Ritz Carlton Pacific Place ini, bahkan pengunjung dapat menanyakan informasi terkait secara langsung oleh para pakarnya. Marketplace digital asset ternama Indonesia, Indodax yang salah satunya kerap hadir dalam acara tersebut.

Baca juga

-Press Release-

 

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Shopee Jadi Pilihan Belanja Online di Tahun 2020. Ini Rahasianya!

DuniaFintech.com - Shopee jadi pilihan belanja online di tahun 2020 menurut survei Snapchart. Tentunya Shopee memiliki daya tarik tersendiri yang menjadikannya marketplace...

Pentingnya Detoks Keuangan Sejak Dini, Lakukan Sekarang Juga!

DuniaFintech.com - Detoks keuangan merupakan cara terbaik mengembalikan kondisi kronis keuangan. Jika sebelumnya Anda mengalami masalah keuangan dengan pengeluaran yang lebih besar...

3 Kota Ini Dikategorikan Sebagai Wilayah ‘Ramah’ Mobile Game

DuniaFintech.com - Mobile game menjadi kegiatan yang semakin diminati di Indonesia. Sebagai negara dengan wilayah yang luas, tak ayal Indonesia menjadi sebuah...

Fintech Lending Memiliki Peran Besar dalam Inklusi Keuangan

DuniaFintech.com – Apakah fintech lending memiliki peran besar dalam inklusi keuangan? Untuk membuktikan hal tersebut, Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas...

Bangun Data Center Ketiga di Indonesia, Alibaba Cloud Optimis

DuniaFintech.com - Tulang punggung teknologi digital dan intelijen, Alibaba Cloud mengumumkan peluncuran untuk bangun data center ketiga di Indonesia awal tahun depan....
LANGUAGE