25 C
Jakarta
Minggu, 27 November, 2022

PENYEDIA LAYANAN KESEHATAN MODERN DARI STARTUP MEDICO

duniafintech.com – Kesehatan merupakan suatu hal yang selalu didambakan, terutama bila sedang jatuh sakit. Menjaga kesehatan dengan baik boleh dikatakan suatu hal yang tidak mudah, tapi juga sebenarnya tidaklah sulit dilakukan. Oleh sebab itu, banyak cara yang dilakukan untuk menjadi sehat, misalnya saja dengan minum obat, minum vitamin, berolahraga, menjaga makanan, dan sebagainya.

Banyak layanan kesehatan yang menawarkan produknya. Sayangnya terkadang produk tersebut bisa sesuai, tapi ada pula yang tidak atau kurang sesuai. Pengguna harus pandai memilih produk terbaik yang disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk itulah layanan kesehatan yang terbaik amat diharapkan bisa menarik konsumennya.

Tentang Startup Medico

Startup Medico didirikan oleh Grace Tahir, yang mengembangkan layanan Hospital Management System (HMS) menggunakan sistem SaaS (Software as a Service). Pengguna dapat memanfaatkan platform kesehatan ini, karena memiliki :

  • Tracker interaksi obat, dimana dapat memberitahu pengguna tentang potensi salah
  • Meningkatkan keselamatan pasien dengan mencegah kesalahan obat.
  • ICD 10 yang akan membantu kode bahasa dengan cepat.
  • Memantau kinerja klinik pengguna pada ponsel pengguna.
  • Pembelian obat-obatan yang efisien dengan kontrol terpusat.
  • Dengan Billing System mendukung berbagai penagihan.

Dilansir dari laman MetroTV News, Pihak Medico merasa, HMS yang digunakan oleh sebuah penyedia layanan kesehatan merupakan faktor kunci yang menentukan apakah sebuah penyedia layanan kesehatan dapat bekerja dengan efisien atau tidak. Karena itulah, Medico ingin dapat membantu para penyedia layanan kesehatan sehingga mereka dapat memiliki HMS yang sesuai.

Berkantor di bilangan Jakarta Selatan, startup Medico berada di bawah naungan PT Silikon Digital Indonesia. Dengan misi menyediakan kualitas, produk yang komprehensif, terjangkau, dan dukungan yang sangat baik, Medico ingin membantu rumah sakit yang tidak memiliki IT. Tujuannya agar perusahaan tersebut dapat fokus pada menetapkan prioritas dan mengelola inefisiensi, sehingga rumah sakit, klinik dan apotek dapat berubah menjadi layanan kesehatan yang modern.

Source :

  • medico.id
  • metrotvnews.com

Written by : Fenni Wardhiati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Menghitung Obligasi pada Harga Diskonto dan Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghitung obligasi perlu dipahami oleh mereka yang memilih menggunakan instrumen investasi yang satu ini. Tujuannya adalah agar para investor, khususnya pemula,...

Cara Berinvestasi di Bank dan Beberapa Keuntungannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara berinvestasi di bank tentu saja akan sangat penting diketahui oleh masyarakat secara luas sekarang ini. Investasi di bank sendiri menjadi solusi...

Tipe Kemitraan Shopee Affiliate: Cashback hingga Mitra Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Tipe kemitraan Shopee Affiliate penting dipahami saat kamu akan mengisi formulir pendaftaran Shopee affiliate. Seperti diketahui, banyak orang yang tertarik dengan kemitraan...

Surat Berharga Negara: Jenis-jenis hingga Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Surat Berharga Negara (SBN) masih menjadi salah satu pilihan instrumen investasi yang bisa dipertimbangkan. Bagi para pemula, SBN pun layak untuk dimiliki....

Indonesia Krisis Beras dan Pemerintah Harus Impor?

JAKARTA, duniafintech.com - Indonesia saat ini harus dihadapi dengan adanya ancaman bahaya pangan, stok beras beras nasional sedang berada titik terendah atau krisis. Hal semacam...
LANGUAGE